
Boom...
Duar...
Suara ledakan besar terdengar, membuat semua orang langsung keluar dari kediaman milik mereka, untuk melihat, di manakah letak munculnya pusat ledakan?
Apalagi saat ini si jago merah telah mulai merambat dari rumah ke rumah, membuat warga kelabakan. Mereka mencoba untuk memanggil pemadam kebakaran, namun tidak sedikit dari mereka yang bahu-membahu untuk saling membantu dalam memadamkan api.
Sebuah rumah besar yang sangat megah kini telah hancur, bangunan itu merupakan milik Andreas Romero, adik tiri dari Adrian Romero yang dalam 1 tahun terakhir telah berhasil mendapatkan seluruh harta kekayaan yang ditinggalkan oleh Kakak tirinya.
Kemunculan ledakan itu memicu kepanikan dari semua orang, mereka bahkan tidak menyadari ratusan sosok yang keluar dari kediaman besar itu, dengan membawa beberapa karung yang terlihat sangat berat.
Ya, saat ini Alana telah berhasil melakukan tugasnya, untuk mengamankan Andreas. Namun bukan berarti apa yang dilakukannya itu telah selesai. Kini dia harus menyusup ke dalam markas milik kelompok mafia Black Scorpion, sesuai dengan perintah yang diberikan oleh Wilson Smith.
Hal itu bukan masalah besar bagi seorang Alana, selain memiliki wajah cantik dan body yang aduhai, dia juga memiliki kemampuan yang tidak bisa dibandingkan dengan gadis-gadis lain yang seumurannya.
Sejak berusia 16 tahun, Alana memang telah bergabung dengan anggota kelompok mafia Black Dragon, sejak Rendra Aroon Smith mulai mengumpulkan orang-orang terpilih, yang memiliki kecakapan luar biasa dalam berbagai hal.
Alana tak hanya pandai dalam mencari informasi ataupun membuat kerusuhan, bahkan dia sangat mahir untuk menaklukkan pria-pria kaya. Tidak sedikit korban yang berjatuhan di tangan Alana, bahkan meskipun tanpa perintah dari Rendra Aroon Smith maupun Willson Smith, wanita itu akan dengan senang hati menggerakkan seluruh badannya, untuk selalu maju paling depan, dalam memberantas orang-orang yang berani menentang kelompok mafia Black Dragon.
Kemampuannya inilah yang akhirnya membuat Rendra Aaron Smith melirik ke arahnya dan menjadikan gadis kecil itu sebagai salah seorang kepercayaannya. Demi untuk mempertahankan posisi sekaligus menguatkan jabatannya di dalam kelompok mafia Black Dragon, Alana terus berusaha untuk memperkuat dirinya dengan berbagai macam latihan yang sangat melelahkan, dia juga belajar tentang bagaimana teknik penyusup dan juga perubah wajah, agar saat dia melakukan penyamaran, tidak akan disadari oleh orang-orang.
"Kalian semua bahwa mereka ke markas, aku akan menyelesaikan pekerjaan yang lain," ucap Alana memberikan perintah kepada anak buahnya.
"Apakah kau memerlukan orang untuk membantu pekerjaanmu?" tanya Shandy, pria itu sepertinya sangat tertarik dengan Alana, sehingga dia berpikir untuk mencari cara agar bisa terus berdekatan dengan gadis kecil yang menjadi incarannya selama 2 tahun terakhir.
__ADS_1
"Tidak perlu, aku akan menyelesaikan permasalahan kecil ini secepatnya, lebih baik jika kalian segera melapor kepada bos dan memberikan hukuman berat kepada orang-orang yang selama ini telah berkonfrontasi untuk menghancurkan Adrian Romero beserta istrinya," jawab Alana dengan sangat yakin.
Bukan dia tidak ingin membawa anak buahnya, namun apa yang dilakukannya kini memiliki presentase keberhasilan sekitar 30% saja. Jika sampai orang-orang David mengetahui keberadaannya, sudah bisa dipastikan jika dia akan segera mengalami berbagai macam masalah besar di masa depan.
Shandy hanya bisa menganggukkan kepala, kemudian segera mengajak anak buahnya untuk kembali ke kota C. Namun ternyata Shandy tidak ikut bersama mereka, kini dia telah memimpin sekitar 200 orang anggota mafia Black Dragon untuk bersiap di segala sudut dan titik yang berada di kediaman milik David, jangan sampai Alana mendapatkan masalah apapun.
Alana sengaja berpura-pura sebagai salah seorang pelayan yang berada di kediaman milik David, meskipun dirinya masih belum mengetahui tentang letak dari markas anggota kelompok mafia Black Scorpion, namun melihat situasi yang terjadi di dalam kediaman milik David, Dia sangat yakin jika orang-orang itu tidak mendapatkan kebahagiaan dalam hidupnya.
Perlahan-lahan Alana mengajak beberapa orang pelayan baru untuk mengobrol, dia bahkan tak sungkan-sungkan membantu pekerjaan mereka, agar bisa mendapatkan informasi sekecil apapun dari mereka.
Tap...
Tap...
Tap...
"Tuan!" panggil Alana sambil bergerak dengan sangat cepat menuju ke arah David.
Dia pun segera menerima tas kerja milik pria itu, kemudian membawanya ke ruang kerja, yang terletak tidak jauh dari ruang tamu di rumah besar itu.
Alana menyadari perubahan raut wajah David, saat ini pria itu pasti telah mendengar kabar kehancuran besar yang menimpa Andreas beserta keluarganya. Apalagi Alana juga telah dengan sengaja memberikan petunjuk kepada orang-orang yang menemukannya, jika ledakan yang terjadi di dalam kediaman besar itu merupakan ulah dari anggota kelompoknya.
"Sial! Sepertinya ada mata-mata di dalam kelompokku, aku harus segera memberitahukan hal ini kepada Samuel, agar dia lebih berhati-hati lagi. Menghilangnya Leonard saat ini jelas merupakan sebuah kesengajaan, mereka menggunakan orang kepercayaanku sebagai ancaman terhadap kelompok mafia Black Scorpion." gumam David, pria tua itu nampak berkali-kali menghembuskan nafas kasar sambil sesekali memijat keningnya yang terasa sangat pusing.
Alana bisa mendengar dengan sangat jelas semua yang dikatakan oleh pria itu, sudut bibirnya terangkat, menunjukkan seringaian kejam. Saat ini dia telah berhasil menemukan cara untuk menguntit David, setiap kali dia keluar dari kediamannya yang megah.
__ADS_1
David melangkahkan kakinya menuju ruangan kerja, dia harus sangat berhati-hati dalam melakukan berbagai macam tindakan mulai hari ini. Sepertinya memang ada orang-orang yang dengan sengaja memancing keributan, agar kelompok mafia Black Scorpion saling mencurigai mulai sekarang.
Booom...
Duar...
Pada malam harinya, kegemparan kembali merebak ketika markas mafia Black Scorpion tiba-tiba meledak dengan dahsyatnya.
Orang-orang yang tidak dikenal ini mulai bermunculan, sepertinya mereka telah menyusun rencana yang cermat dan menggempur markas tersebut, menimbulkan kehancuran dan kepanikan di antara para anggota mafia.
Kini, kota X dihadapkan pada misteri besar, sementara pihak berwenang berusaha mencari tahu siapa dalang di balik serangan ini.
David kembali dibuat kalang kabut, jika sampai pihak kepolisian berhasil mendapatkan informasi ataupun bukti-bukti kejahatan milik kelompok mafianya yang telah tersimpan dengan sangat rapi di dalam markas itu, maka kehidupan nyaman yang selama ini dilaluinya akan segera berakhir.
Apalagi selama ini semua orang hanya menganggap markas mafia Black Scorpion, sebagai tempat berkumpulnya orang-orang yang memiliki kemampuan dalam bertarung. Mereka didatangkan dari berbagai kota dan bergabung di bawah kepemimpinan David selama bertahun-tahun.
Berbagai macam kejahatan sudah pernah dilakukan oleh mereka, tak hanya karena alasan membalas dendam, bahkan mereka juga menerima imbalan yang tidak sedikit dari orang-orang yang mendatangi tempat itu dan meminta untuk memberikan pelajaran, kepada orang-orang tertentu yang mungkin saja pernah menyakiti hatinya.
David yang saat itu tengah terlelap dalam tidurnya seketika langsung tersentak, ketika ponsel miliknya berdering dan salah seorang anggota kelompok mafia Black Scorpion memberikan laporan, tentang hancurnya markas mafia mereka, akibat dari serangan orang-orang yang tidak dikenal. Mereka tanpa ragu melemparkan bom dan granat, hanya demi untuk meratakan bangunan yang merupakan markas mafia Black Scorpion itu.
Kepala David semakin dibuat bingung dengan kemunculan orang-orang itu, entah siapa yang tanpa sengaja telah mereka singgung, sehingga melakukan penyerangan telak dan membantai anggota kelompok mafia Black Scorpion. Bahkan tidak sedikit juga dari anggota kelompok mafia itu yang saat ini mengalami penculikan, setelah mereka semua berhasil diamankan.
Setelah mendapatkan informasi dari salah seorang anggota mafianya yang berhasil melarikan diri dari tempat itu, akhirnya David pun segera melakukan panggilan kepada Samuel, sepertinya mulai saat ini, anggota kelompok mafia Black Scorpion harus mengurungkan niat mereka untuk mencari keberadaan dari Leonard dan lebih berfokus kepada keselamatan pribadi masing-masing.
Orang yang saat ini memberikan ancaman terhadap David, mungkin saja adalah orang yang sama, yang telah menghancurkan kediaman milik Andreas, apalagi selama ini pria itu bahkan tidak pernah memiliki masalah dengan siapapun, terkecuali sang kakak yang telah berani mencuri kasih sayang dan semua perhatian yang seharusnya menjadi milik Andreas.
__ADS_1