BIDADARI BESI

BIDADARI BESI
The End


__ADS_3

David meringis merasakan sakit, dia tak menyangka bocah perempuan itu akan memiliki tenaga yang sangat kuat, hingga membuat beberapa giginya langsung copot, kepalanya terasa sangat pusing, bahkan kini darah segar mulai mengalir di sudut bibirnya. Telinga David terasa berdengung, akibat tendangan yang begitu kencang dari kaki kecil milik Leona yang penuh tenaga dan emosi bercampur dendam, yang kini mulai terlampiaskan sedikit demi sedikit.


"Sakit?" tanya Leona.


Bocah kecil itu berjalan mendekat ke arah David, kemudian mencengkram rahang milik pria itu dan menghempaskannya dengan sangat kasar. Kali ini David merasa dilanda ketakutan, hanya karena melihat aura yang dikeluarkan oleh bocah itu. Meskipun selama ini ribuan orang tunduk di bawah kekuatan dan kekuasaannya, namun dalam tekanan yang ditunjukkan oleh bocah perempuan berusia 6 tahun, dia bahkan tak berkutik sama sekali.


"Siapa kau dan kenapa kau menyiksaku?" tanya David, sepertinya saat ini dia begitu penasaran dengan sosok Leona.


"Kau bertanya padaku? Baiklah, karena sebentar lagi kau akan segera dijemput oleh malaikat maut, aku tak akan segan untuk memberitahumu tentang identitasku yang sebenarnya. Namaku Leona, putri dari Adrian Romero dan Laura yang telah dibantai oleh anak buahmu satu tahun yang lalu." ucap Leona dengan sangat tenang, namun suaranya terdengar bergetar.


Saat ini hati dan pikirannya mulai kalut, mengingat kembali bagaimana kebrutalan yang dilakukan oleh anggota kelompok mafia Black Scorpion, pada saat pembantaian yang terjadi di dalam kediaman besar miliknya.


David sejenak tertegun, dia tak menyangka jika bocah perempuan di hadapannya itu merupakan anak dari Adrian Romero, mengingat anak buahnya tidak menemukan satupun foto keluarga di dalam kediaman besar itu.


Meskipun mereka telah berusaha untuk mengobrak-abriknya beberapa kali, bahkan Andreas hingga saat ini tidak pernah mengungkit tentang keberadaan putri kandung dari perwira, yang telah dihabisi oleh anak buahnya.


"Sial!" wajah David terasa memanas, seiring dengan kesadarannya yang hampir saja menghilang, kekuatan yang dimiliki oleh tubuh kecil Leona ternyata tak mampu ditahan oleh tubuh tuanya.


"Ciiih! Dasar pria lemah!" cibir Leona setelah melihat tubuh David yang tiba-tiba saja terjatuh kembali di lantai.


"Paman! Tolong ambilkan air!" ucap Leona kepada salah seorang anggota kelompok mafia Black Dragon, sedangkan Willson Smith duduk di pojok ruangan, sambil menikmati tontonan menarik yang disuguhkan oleh Leona.


Byur...


Untuk kedua kalinya, tubuh pria itu diguyur kembali dengan air dingin. Leona bahkan tak ragu-ragu menambahkan beberapa balok es batu ke dalamnya, hingga akhirnya pecahan tajam dari es batu itu mengenai tubuh David dan membuatnya terbangun dengan sangat cepat. Tak hanya karena rasa dingin yang mulai dirasakan oleh tubuhnya, namun beberapa bagian terasa kebas dan juga pedih.


Lagi-lagi David meringis, namun hal itu diabaikan oleh Leona, dengan cepat gadis kecil itu segera melayangkan kembali tamparan demi tamparan ke arah wajah pria itu, hingga berubah menjadi bengkak tak beraturan.

__ADS_1


Plak...


"Ini untuk papaku yang telah kau siksa, dasar laki-laki biadab!"


Plak...


"Ini untukku, yang telah kau buat menderita dan hidup yatim piatu di jalanan."


Plak...


"Ini untuk tanteku, yang telah kau serang karena memiliki wajah dan postur tubuh yang sangat mirip dengan mamaku."


Plak...


"Ini untuk dady, karena kau sudah membuat dia kelelahan mencarimu hingga ke mana-mana." ucap Leona, melampiaskan seluruh kemarahan di dalam hatinya menggunakan pukulan dan tamparan ke arah David.


Duagh...


Tubuh David lagi-lagi roboh, dia tak menyangka akan mendapatkan serangan yang sedemikian brutal dari seorang gadis berusia 6 tahun, entah bagaimana cara Willson Smith mendidik bocah di hadapannya, hingga mampu menjadi seorang petarung yang begitu hebat, bahkan memiliki kekuatan yang setara dengan dua orang pria bertubuh besar.


Leona melangkahkan kakinya ke arah Willson Smith, kemudian segera melompat dan duduk di pangkuan pria yang selama ini telah banyak membantunya. Tak hanya mendapatkan kasih sayang dan perlindungan, Leona bahkan mendapatkan segalanya yang selama ini tidak pernah dia impikan sama sekali.


Willson Smith tak hanya memanjakan Leona dengan kasih sayang berlimpah, namun juga harta kekayaan yang dia miliki. Dia tak pernah membeda-bedakan kasih sayangnya terhadap Kendrick dan Leona, keduanya dia anggap sebagai anak kandung yang pantas mendapatkan kasih sayang dan juga perlindungan.


"Aku serahkan pria itu padamu, Dady!" ucap Leona sambil menyandarkan kepalanya pada dada bidang milik Willson Smith.


Willson tersenyum tipis, kemudian mengelus surai hitam milik Leona, "Kau tidak perlu khawatir, little girl. Dady pasti akan memberikan pembalasan yang setimpal untuk semua yang telah dia lakukan terhadapmu dan juga kedua orang tuamu itu."

__ADS_1


Leona menganggukkan kepalanya, dia percaya, Willson pasti akan melakukan apapun demi untuk kebahagiaannya, apalagi saat ini mereka telah memiliki keluarga kecil yang utuh. Leona tak hanya memiliki seorang ayah yang penuh tanggung jawab dan pengertian, namun juga ibu yang begitu cantik dan penuh kasih sayang, beserta seorang adik laki-laki yang terkadang seringkali membuatnya sakit kepala, akibat terlalu dimanjakan selama ini.


Ya, kehidupan Leona telah sempurna, dia tak lagi menjadi seorang anak yatim piatu, ada Willson Smith yang begitu mengasihinya dan telah mengangkat dia sebagai putrinya.


Ada Liora, meskipun bukan ibu yang mengandung Leona selama ini, namun kasih sayangnya tidak jauh berbeda dengan Laura. Ada Kendrick, yang selalu mengisi hari-harinya dengan canda dan tawa. Ada Nyonya Sherly, meskipun awal pertemuan keduanya terjadi sebuah permasalahan, namun pada akhirnya wanita tua itu menerima kehadiran Leona dan menjadi cucu kesayangannya.


Ada Marlina, yang selalu menatapnya dengan penuh rindu, memberikan pelukan dan kasih sayang yang selama ini selalu dirindukan oleh Leona.


...----------END----------...


Author mengucapkan banyak-banyak terima kasih untuk reader semua, yang telah setia dengan karya receh author selama ini. Mohon maaf jika ada kata-kata author yang menyakitkan hati, jika reader masih ingin mengikuti kisah lanjut dari Leona, silahkan ikuti Facebook author dengan nama yang sama, Arlingga Panega atau klik profil author dan bergabung dengan grup chat Love Couple, untuk mengetahui info lebih lanjut tentang karya author selanjutnya.



Lanjutan kisah Leona ya...


Sinopsis:


Leona hidup bahagia bersama kedua orang tuanya, Willson Smith dan Liora. Namun, takdir buruk menghampiri ketika sebuah musibah mengerikan menimpa keluarganya. Pesawat yang mereka naiki meledak akibat turbulensi, menyisakan Leona yang selamat dengan luka fisik dan trauma batin yang mendalam.


Mengalami kehilangan kedua orang tua, Leona mulai berubah drastis. Kedukaan yang mendalam dan perasaan tak berdaya menguasai dirinya. Kehilangan mereka menghancurkan jiwanya, dan perlahan, Leona berubah menjadi sosok yang berbeda.


Mewarisi status dan tanggung jawab sebagai putri seorang ketua mafia, Leona terpaksa memasuki dunia gelap yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.


Namun, di balik kepribadian Leona yang seakan tenang, ia semakin terjerat dalam lubang kelam kehidupan. Rasa sakit dan kehilangan yang tidak bisa ia atasi membuatnya menjadi seorang gadis psikopat. Identitas barunya sebagai ketua mafia tidak hanya mencakup kekuasaan dan kekayaan, tetapi juga sisi gelap yang semakin menguasai dirinya.


Gadis yang dulunya penuh kasih sayang kini menghujani musuh-musuhnya dengan ketakutan dan kengerian.

__ADS_1


Apakah Leona akan kembali menjadi sosok sebelum tragedi itu terjadi? Ataukah ia akan tetap terperangkap dalam kepribadian psikopat yang telah menguasai dirinya sebagai ketua mafia Black Dragon, meneruskan jejak sang ayah dalam dunia kejahatan yang gelap? Itu menjadi pertanyaan besar yang mengiringi perjalanan hidup Leona yang telah berubah menjadi sebuah kisah yang mengerikan dan tragis.


__ADS_2