BOS BUCIN_KU

BOS BUCIN_KU
Ajari Aku ya


__ADS_3

Yuni menikmati profesi barunya sebagai asisten pribadinya Grace. Dua puluh empat jam berada di samping sang nyonya besar tidak membuatnya bosan. Sang nyonya adalah bos yang asyik.


Waktu terus berlalu, tak terasa sudah lima bulan berlalu.


" Yuni, besok kita ke kampus, kita temui sepupuku."


kata Grace.


👵👵👵


Dia mendengar ketika Yuni bercerita di dapur. Ketika itu tak ada yang tahu kalau Grace juga mendengarkan dari balik pintu.


Yuni mengatakan terpaksa marantau ke ibukota karena tak ada biaya untuk kuliah. Dan dia akan bekerja keras dan menabung untuk biaya kuliahnya.


Grace tahu jika Yuni anak yang cerdas. pancaran matanya menunjukkan ketegasan dan tekat yang kuat.


"Kau calon orang besar Yuni." kata Grace dalam hati.


👵👵👵


" Maaf pak David. tamu dari Podorono Group sudah menunggu di ruang meeting." kata Nino, sekretaris David.


" ok. kamu sudah siapkan berkas kerjasama kita No'?"


" Sudah saya siapkan bererta hardcopynya Pak."


" Ok kamu juga panggil semua kepala bagian untyk ikut rapat. ini marger untuk proyek besar, semua KaBag harus terlibat." kata David lagi.


" Baik pak. segera saya informasikan kepada semua kepala bagian." Sambung Nino.


Kemudian dia mengetik notis di group KaBag untuk segera ke ruang meeting.


*****


" Hai Dav... sudah siap tempur nih.." Sapa Lily, tentu saja Lily ikut rapat. Dia kan menjabat kepala bagian Devisi keuangan. Semua tender harus sepengetahuan dia. karena dia yang meloloskan cek harus ada tanda tangannya.


" Siap dong.. Podorono group kali ini memberi tender besar kusus pada kita tanpa nego lagi. "


" Iya, mereka puas dengan kinerja kita. di apartemen Megahits yang lalu semua interior desainya punya kita. Ada beberapa tower dan tak ada komplain sedikitpun."


" Mereka ketagihan dengan desainmu David."


" Bukan aku. aku kan cuma direktur operasional. ini kerja team desain. juga semua yang terkait. kalian the best." Balas David memuji kinerja bawahannya.


Tak terasa meraka sudah sampai di meeting room. Mereka ngobrol sambil jalan, Lily sangat cakap di bidangnya.


****

__ADS_1


Wang Group sudah malang melintang di dunia properti sejak sebelum jaman kemerdekaan. pendahulu Wang Group adalah kakek buyutnya David. Beliau imigran asli China, datang ke Indonesia bersama istri dan putra mereka Wang Tsao Juan, ( kakeknya David). Dengan menaiki kapal dagang pemasok kain dari China.


Pendahulu Wang dahulunya hanya buruh bangunan pengikut Kompeni. kemudian naik jabatan dari mandor sampai pemegang proyek.


akhirnya memilih untuk membuka usaha sendiri sebagai penyuplai bahan bangunan.


Usaha itu semakin besar dan menjadi raksasa dimasa kini. Beribu karyawan bergantung dengan Wang Group, dari beberapa jenis usaha yang mereka miliki.


****


Keesokan harinya Yuni ditemani Grace bertandang ke Universitas Jakarta.


" Silahkan duduk dulu Grace. Kamu masih cantik kayak biasanya. Apakabar dengan Juan?" Tanya Antonio.


Dia sepupu Grace, mereka tumbuh besar bersama. Hanya keluarga mereka lebih mapan, Antonio lebih memilih jalur pendidikan.


Beberapa lembaga pendisikan dari playgroup sampai universitas di berbagai kota dan privinsi di seluruh kota besar yang ada di Indonesia ada namanya.


" ok. katakan apa yang bisa saya bantu. sampai mbakyuku mau menginjakkan kaki di kampusku ini?" Tanya Anton


" ini , aku punya gadis kecil. dia pingin belajar interior desain. piye nggonmu biso to..?" Tanya Grace.


" Biso banget. piye nduk.. masuk semester ini po piye?" tanya Antonio sambil memandang kepada Yuni.


" Ah itu... jika boleh bertanya pak.."


" apakah ada kelas sore atau malam.gitu pak..? spalnya saya harus kerja di siang hari.." lanjut Yuni.


" Ada. nanti kamu langsung ke administrasi untyk mendapat informasi lebih jelas." Jawab Antonio.


" Baik pak.."


"Nenai, mohon ijin, saya ke bagian admin dulu, nanti kalau sudah selesai saya kesini lagi." kata Yuni pada.nyonya Bosnya.


"Iyo. aku nunggu kene wae. kangen ro adikku sing ganteng sedunia ini." jawab Grace.


****


untung aku sudah menyiapkan berkas pendaftaran. Semalam Yuni sempat googling tentang persyaratan pendaftaran mahasiswa baru, dia memilih sebagai mahasiswa karyawan yang bisa kuliah sambil kerja.


Bagaimanapun dia harus membiayai kuliahnya sendiri beruntung sang nyonya mengijinkannya untuk kuliah.


" Jangan ngambil jam malam. bahaya cah wedok malem-malem di luar. Kamu boleh ambil jam siang." kata Grace tadi sewaktu berangkat ke sini.


" Tidak usah bingung untuk biaya. perusahaan Koko adalah salah satu pemberi beasiswa. nanti kamu ajukan sebagai mshasiswa kurang mampu. banyak yang lolos dan dapat beasiswa itu kok." masih Grace yang memberi solusi.


Ma syaalloh... Semua dipermudah.

__ADS_1


Ibu.. seandainya kau bisa melihatku sekarang berada di kampus impianku....


anakmu benar-benar bisa kuliah bu...


Rasanya Yuni pingin teriak dan melompat kegirangan.


kedatangannya ke bagian admin ternyata tanpa hambatan. bahkan bagian admin sudah tahu profil dirinya. mungkin pak Bos Anton sudah menelpon mbak Admin dan memberitahu kedatanganku. batin Yuni.


Yuni hanya diminta untuk mengisi foam pendaftaran dan menyerahkan berkas untuk lampiran, termasuk Foto diri. Biaya pendaftaran dan semua uborampe ternyata sudah dibayar.


" Apakah tidak ada tagihan lain..?" tanya Yuni


" Tidak dik. Semua sudah diselesaikan oleh pak Anton sendiri selaku pemilik Universitas." Jawab mbak Admin cantik. Wanita berwajah lembut dan berpostur kecil itu menjelaskan siapa penanggungnya.


" Kok pak Anton ? bukan Nyonya Grace?" tanya Yuni lagi.


"Setahu saya begitu Dik, jika ada pertanyaan bisa langsung ke pak Anton atau ibu Grace."


" Baik mbak kalau begitu saya pamit. terima kasih banyak ya mbak atas semuanya."


" Sudah jadi kewajiban saya. Silahkan Dik.." kata mbak Admin.


🌹🌹🌹


Dengan hati berbunga dan bahagia, sedikit melompat dan berjingkat sambil bersenandung riang. Yuni berjalan menyusuri jalanan kampus menuju gedung direksi. di sana ada ruang pak Antonio tempat Nenek Grace menunggu



Tampak sekali kebahagiaan di wajah imut nan manis ini. sungguh tidak ada yang menduga gadis manis ini adalah Villagers alias ndeso.


karena setelah lima bulan ngikut dan jadi aspri milik Grace maka dandanan dan gayanyapun berubah. Auranya terpancar keluar.


" Permisi Tuan, Nyonya.." Yuni mengetuk pintu direksi. Grace masih di sana. Duduk melipat ka ki di sofa besar itu. Sementara pak Anton duduk di kursi presiden direktur, yang begitu megah dan berwibawa.


" Sudah Yun..?" Tanya Grace, sambil menunjuk sofa di sebelahnya supaya Yuni duduk. Yuni mengangguk sambil mengiyakan.


" Begini Tuan Antonio. Saya mau mengucapkan betibu terima kasih untuk semua kemudahan dan fasilitas yang tuan berikan." kata Yuni pada Antonio.


" Kamu salah berterima kasih padaku." Kata Anton.


" Maksud Tuan..?"


" Maksudku, aku hanya kepanjangan tangan.."


"Mbakyuku Grace ini lo yang mau ngasih kamu kesempatan. Dia tahu kamu pasti berhasil suatu saat nanti, makanya dia berani bertaruh untukmu."


Yuni melongo menoleh kearah Grace.

__ADS_1


"


__ADS_2