BOS BUCIN_KU

BOS BUCIN_KU
Semangkok Ramen


__ADS_3

kabuuuur.....


Ingin segera menyembunyikan diri. jika bisa dia mau menembus dinding ruang gim itu. atau kalau boleh tubuhnya mengecil dan bisa nggelinding maca m trenggiling dan bisa langsung terjun ke lantai satu.


Wajah merahnya tambah seperti kepiting kukus. memandang David yang semakin cool juga bikin dadanya tambah sesak.


Yuni ngiprit menuruni tangga menuju lantai satu dimana dia harus melewati lantai dua.111111


-----ah lewat tangga samping saja..--- batin Yuni. Lalu dia putar balik mau menuju teras dimana ada tangga yang langsung menghubungkan dengan taman belakang.


Brug...


--- Aduh. apes lagi, benjut ki batukku...--- kata yuni sambil memegangi jidatnya yang menubruk pintu kaca teras tersebut.


"Kamu kenapa sih Yun. tidak hati-hati. Krpala sebiji dijedut-jedutin pintu, memangnya punya serep kepala po?"


David tiba-tiba sudah berada di dekat Yuni.


--- Kenapa pula bos tampan ini ngikutin aku...? tanya Yuni dalam hati.


"Ah Koko membuatku kaget." kata Yuni nyengir.


Sepersekian detik kemudian David sudah hilang.


--- Ealah...


Dasar aku yang ke-GR-an. Kamar punya Koko kan di lantai dua. he he...---- Yuni bermonolog.


Rasa bersalahnya karena telah memeluk dan menciumi jas milik David sungguh membuatnya malu. Biarlah tetap jadi rahasianya, semoga dia tidak tahu. Batin Yuni.


Yuni menuruni tangga teras menuju tsman belakang rumah kediaman keluarga Wang.


*****


Dua hari berlalu dengan damai. Aktifitas Yuni sejurus dengan Grace, nenek bosnya yang cantik dan baik. kuliah Yuni seminggu tiga kali, karena memang dia mengambil kelas khusus karyawan. Jadi waktu kerjanya tidak terganggu.


Visual nenek Grace saat muda



Yuni memandang Foto yang tergantung di dinding ruang tengah. Foto berbingkai perak berukir itu, kokoh tergantung menghiasi dinding yang sepi. Mungkin ini foto pernikahan Nena dan Opa.. Foto lawas namun terawat. Rupanya Nena dari dulu sudah secantik itu. pantes saja.


******


Yuni meninggalkan rumah untuk pergi kuliah. Dengan naik ojek online. Takut jika terlambat.


Sampai di depan pintu gerbang kampus, Yuni melihat teman seperguruannya duduk di bawah pohon Akasia.


Hari yang panas dan udara pengap di jalanan kota Jakarta. Bahkan saat waktu menunjukkan pukul lima tiga puluh sore, udara masih saja panas. Seandainya lebih banyak pohon tentu Jakarta akan lebih semriwing.---- batinnya.


Sudah sepuluh menit Yuni menunggu angkutan yang akan membawanya pulang. Kuliahnya hari selesai lebih cepat selesai , karena sang dosen harus segera ke sebuah acara keluarga katanya.


tinnn tinnn


Suara klakson, sebuah mobil Range Rover putih berhenti di dekatnya. kaca mobil dibuka dan wajah ganteng David muncul dari balik kaca.

__ADS_1



"Ayuk naik..." kata David.


Yuni menoleh ke kanan dan ke kiri. suasana sore itu memang lebih sepi dari biasanya. Yuni setuju untuk masuk mobil mewah itu setelah berfikir sejenak.


" Untung koko lewat dan mau memberi saya tumpangan. Kalau tidak pasti saya kemaleman. Hari ini angkot sangat lama." Kata Yuni tanpa di minta. David hanya menoleh sebentar.


" Makasih ya Koko..." kata Yuni saat tidak ada sahutan dari sang bos muda.


" Sama-sama. Aku hanya tidak ingin Nena kuatir mikirin kamu yang belum pulang sampai malam." Jawab David angkuh.


---- Halah,bilang saja kalau tidak tega gadis seimut aku berdiri sendiri di halte, selagi matahari sudah mau nyungsep ke belahan bumi lain.--- batin Yuni sambil menjebke bibirnya.


" Ga usah main bibir kayak guti. " Kata David samvil melihat ke arah spion.


" Haah... "


" Kondisikan bibirmu, nanti ku cium baru tahu rasa." Kata David gemes.


Bagaimanapun Yuni adalah gadis yang manis dan imut. Asal dari daerah tidak membuat auranya meredup. Sejak awal David suka memandangi wajah manis yang tidak membosankan itu.


" Ini pipimu kotor.." Alasan saja, padahal niat Da vid hanya ingin menyent uh pipi Yuni yang bulat.


"eeh... Koko. Gak boleh ya sembara ngan pegang pipiku." Sambar Yuni sambil menepis tangan David.


" Koko ga boleh jahil ya. Nanti aku aduin ke Nena lo, sembarangan pegang-pegang pipi anak orang. Haram tau..." Yuni melotot geram.


Meskipun dia mengagumi ketampanan David, tapi bukan berarti dia bisa seenaknya pegang-pegang. Dia bukan gadis murahan yang bisa dipegang kapan saja. dia bukan manekin yang bisa dielus-elus sembarang orang. Hati Yuni panas. harga dirinya disenggol.


" Tapi koko kan bisa bilang, kasih tau saya yang mana pipiku ysng kotor.." David yidak menyangka jika respon Yuninakan sedemikian dahsyat.


" Hanya menyentuh pipimu dan kamu semarah ini...?" kata David.


Mereka terdiam. mobil mewah itu membelah kota Jakarta menuju ke arah pemukiman di Cibubur Asri.


Sampai di kediaman Wang, Yuni mengucapkan terima kasih dan langsung keluar dari mobil tanpa menoleh lagi ke David.


" Bocah itu..." Gumam David melihat Yuni yang berjalan cepat tanpa memperdulikannya yang sudah memberi tumpangan.


" Kalian pulang bersama...?" Tanya sa ng nenek.


"Iya Nen.. pas aku lewat halte dan melihat Yuni sendirian menunggu. Jadi kuajak bareng.." David mengambil hand sanitizer dan meratakan ditelapak tangannya. Setelah itu salim dan mencium tangan sang Nenek. Wanita itu yang membesarkannya penuh kasih sayang. Nenek sekaligus ibu bagi David.


*****


Sejak kapan keusilan David muncul..? Selama ini dia anak baik yang menjaga sopan santun, bicara seperlunya, menghormati yang tua dan menyayangi yang muda. Persis seperti indikator pembelajaran anak TK.


Tapi semenjak Yuni menjadi salah satu pengguni rumah ini, rasanya belum afdol jika belum ngupili dia. Maksudnya ngisili Yuni. Anak gadis itu sungguh imut dan menggemaskan. Apalagi kalau rambutnya dicepol di ubun-ubun mirip kitiran Doraemon. Pinginnya David menjambak atau menarik kucir itu.


" Enak ya makan sendiri, tidak perlu nawarin orang lain. Kamu yang makan aku yang cium baunya." kata Da vid duduk disamping Yuni, lalu mengambil alih mie ramen milik Yuni


" iihhhh Koko... itu punyaku.." Kata Yuni kesal. Dari siang belum makan apa-apa, melewatkan makan siang, ini malah David menyerobot makan siangnya.


" Sebentar lagi mbak Wah selesai masak, dan kamu boleh makan lagi sepuasmu." Kata David, menyeruput mie milik Yuni dengan suapan besar. otomatis mie yang seuprit itu langsung habis.

__ADS_1


" Koko.. sungguh kau tak punya belas kasih. masa mieku kau telan habis..." Yuni menampakkan wajah marah.


" hee anak kecil.. sodaqoh itu harus iklas. kamu kira hanya kamu yang lapar? Aku juga lapar.." David juga menunjukkan otot rahangnya. Marah ala-ala, sengaja bikin si Yuni tambah dongkol.


----Sodaqoh mbahmu.--- batin Yuni


" Koko bisa minta dibuatin sama mbak Wah jika mau makan mie. tidak boleh sembarangan makan punya orang lain."


" wiisss. mie wae digawe ribut. yuk biar aku bikinkan yang baru khusus buat nona bawel.."kata koko David.


" Siapa nona bawel..?" tanya Yuni.


" lha ini, bocah cilik medit. berbagi secendok mie saja ribut.." kata David.


" hehh apa? hello....."


" koko lihat. bukan secendok tapi semangkok"


" ya sudah yuk aku buatin yang baru." David menarik Yuni ke dapur. Mbak wahmi menyingkir dari depan tungku.


Dengan cekatan David merebus mie, menyiangi beberapa helai sayur, mengiris beberapa bumbu tambahan. mie yang sudah direbusvlalu dibilas dan diganti air yang baru, setelah itu dimasukksn sayur, bumbu dan telur.


"Koko pandai memasak?"


"Cuma mie ramen siapapun bisa. aku hidup lama di luar negeri, paling tidak untuk makanan instan seperti ini aku harus bisa dong.."


" Sudah. Ini mie kamu. dihabiskan dan tidak usah ceriwis lagi."


" Sama-sama.. Aku tahu itu yang akan kamu ucapkan. Tidak usah berterima kasih.."


Rasanya Yuni langsung pingin salto, kayang dan menari perut dan berputar-putar mengelilingi kolam renang. sang bos ganteng turun sendiri ke dapur dan memasak mie untuknya.


Yuni duduk di lursi meja dapur, Mencium aroma harum mie di mangkoknya. Dia tersenyum memikirkan alangkah bahagianya jika bisa lebih sering makan masakan Koko..


khayalan tingkat tinggi di kepala Yuni minta diketok pakai tongkat sapu. Halunya sudah sampai level kurang ajar. dikasih hati malah minta otak. Dasar bocah kuprut.


*****


To Be Continue ya..


Koko bikin tingkat haluku naik drastis.


Tambah gumush dengan sang koko


yuk ikuti terus kisah konyol sang koko yang punya hobi baru untuk menjahili Yuni.


Terima kasih sudah Follow mamak Author endut. Sikap sok cool dan cueknya tak sebanding dengan tingkat keusilannya.


#ANAKBOSKUJADISUAMIKU


#Mamak AuthorEndut:ning_sriw


LOVeYouToTheBond.


💋💋💋💋

__ADS_1



__ADS_2