Budak Cinta CEO

Budak Cinta CEO
Bunga bunga disini banyak sekali


__ADS_3

Nagita melihat halaman belakang rumahnya Bagas begitu banyak tanaman bunga bunga indah, yang lagi dibersihkan oleh tukang kebun yang ada dirumahnya Bagas, Nagita melihat ada ayunan dan meja kecil didekat ayunan.


" Bunga disini banyak sekali, bagus bagus sekali yah Bik." Ucap Nagitamelihat bunga anggerek  didekat ayunan


" Iya nona, tapi nyonya sama sekali tidak pernah merawat tanaman ini, cuman mengingin kan saja, lagian nyonya kesini sangat jarang sekali nona." Ucap Bik Sum terus terang, merasa tidak tega melihat  Bagas yang tidak pernah dirumah lama lama karena merasa sendirian


" Memangnya om Bagas tidak memiliki anak? maaf yah bik jika saya kepo dengan urusan pribadinya om Bagas" Lanjut Nagita penasaran, karena dari tadi tidak ada siapapun di rumah sebesar ini


" Belum punya anak nona, karena nyonya lebih mementingkan karir dia di luar negeri, pulang ke Indonesia cuman beberapa kali saja nona, jadi tidak heran jika tuan bawa perempuan untuk temani tuan kesini, tapi saya tidak menyangka sekarang tuan bawa nona kesini, padahal nona masih kecil, maaf yah nona, tapi saya harap nona bisa membuat pak Bagas, lebih betah dirumah dan lebih bahagia lagi, tidak merasa sendirian nona" Lanjut Bik Sum, berharap Nagita tidak dibuang oleh Bagas karena terlalu boros menguras harta Bagas secara berlebihan


" Insya allah bik, saya akan bekerja sebaik mungkin, supaya om Bagas tidak merasa kesepian lagi di rumah ini, dan saya berusaha membuat om Bagas selalu bahagia didekat saya." Lanjut Nagita berharap bisa bekerja dengan baik, dan Bagas tidak mengusirnya.


" Amin nona, oh yah apa nona bisa berenang? disini juga ada kolam berenang, tuan sering sekali berenang disini nona, berenang sendiri maupun ngajak temen perempuannya nona" Lanjut Bik Sum yang ingin kasih tahu Nagita fasilitas yang ada dirumahnya Bagas


" Bisa bik, hayo kita kesana bik, pas om Bagas pulang kerja saya bisa ngajak om Bagas untuk berenang berdua disini." Lanjut Nagita bahagia, karena bisa berenang gratis apa lagi kolam renangnya luas dan sepi, jadi bisa lebih bebas berenangnya.


" Silahkan ikut saya nona, supaya kolam renangnya bisa dibersihkan sambil nunggu pak Bagas pulang kerja, jadi kalian bisa berenang disana berdua dengan bebas" Lanjut Bik Sum

__ADS_1


Bik Sum jalan duluan, disusul oleh Nagita disampingnya,membuat Nagita semakin tidak sabar mau berenang dirumahnya Bagas berdua dan tidak ada siapapun yang ganggu.


Dilain sisi, Eki yang tahu jika Nagita sekarang ada di rumahnya Bagas, membuat Eki menggoda Bagas supaya Bagas merasa cemburu, sejujurnya Eki juga ingin sekali melihat Nagita bekerja di rumahnya juga.


" Enak saja, kali ini saya tidak mau berbagi ke kamu Eki, saya ingin Nagita bekerja dengan total untuk saya seorang, saya tidak ingin berbagi ke siapapun yah, lagian kasihan Nagita akan drop jika kamu ngajak Nagita bekerja juga." Ucap Bagas yang menjaga perasaannya Nagita, takut Nagita merasa malu jika ada yang ngajak bekerja selain Bagas.


" Kamu bener Bagas, kasihan juga yah nanti Nagita nya, yah baik lah kali ini saya tidak akan minta ikut juga, karena Nagita masih kecil, sudah sana pulang ajarin Nagita belajar dan melihat dia bekerja juga dirumah kamu" Lanjut Eki dengan pasrah tidak paksa Bagas sama sekali


" Nah begitu dong, baru asisten pengertin ke bosnya, yah sudah sekarang saya mau pulang duluan mau ketemu dengan Nagita." Lanjut Bagas dengan semangatnya merapihkan meja kerjanya, tidak seperti biasanya Bagas seperti ini, apa lagi di rumah ada yang nungguin kedatangan Bagas.


Dilain sisi, Nagita mandi di kamar mandi didalam kamarnya Bagas, sebelum Bagas sampai dirubah, Nagita ingin menyambut  kepulangan Bagas dengan penampilan Nagita yang lebih cantik dan sudah mandi, Nagita menikmati mandi didalam bathup didalam kamar mandinya Bagas.


Dilain sisi, Feni melihat Mami nya nangis di ruang tamu, membuat Feni merasa tidak tega melihat mami nya nangis seperti ini sendirian.


" Mami kenapa nangis seperti ini mami?" Tanya Feni penasaran melihat mami nya nangis seperti ini


" Papi kamu ternyata sudah  menikah sayang, istrinya sederhana dan tidak boros seperti kita sayang, oleh karena itu papi kamu lebih betah tinggal bersama istri keduanya, tidak pernah menghabiskan uang papi berlebihan seperti kita" Ucap mami nya Feni tidak menyangka jika suaminya, terpikat dengan perempuan sederhana.

__ADS_1


" Astaga papi tega sekali dengan mami, terus sekarang bagaimana saat mami tahu jika papi sudah punya istri lagi? apa papi akan ajak istri muda nya kesini? apa istri muda nya sudah memiliki anak?" Tanya Feni tidak menyangka jika papi nya tidak setia, cuman karena mami nya begitu boros menggunakan uang yang diberikan papi nya selama ini


" Sepertinya mengijinkan sayang, dari pada papi kamu pergi terus, mami tidak tega jika kamu kehilangan kasih sayang papi kamu sayang, jika papi tidak bisa setia yah biarin saja lah, yang terpenting mami bisa menikmati harta papi tidak jadi masalah sayang, bertahan bukan karena cinta lagi tapi karena harta saja sayang. dari pada sakit hati kan lebih baik seperti itu" Lanjut Mami nya Feni yang tidak mau ambil pusing, terima kenyataan suaminya sudah tidak setia, bertahan karena anak dan harta. jika hati dan raganya tidak bisa dimiliki seutuhnya lagi,


Feni langsung  peluk mami nya, Feni yakin sebenernya hati mami nya sangat hancur, saat tahu suaminya sudah tidak setia lagi, tapi Feni berusaha untuk tidak protes karena akan membuat hati mami nya semakin hancur jika tahu Feni tidak terima papi nya tidak bisa setia dengan pernikahannya.


Dilain sisi, Nagita menyambut kedatangan Bagas yang setelah pulang sekolah, Nagita langsung salim ke Bagas dan membiarkan Bagas mencium keningnya. Nagita ngajak Bagas untuk jalan ke dapur dan memberikan Bagas minuman segar.


" Om sayang, didalam kulkas dikamar om, ada minuman yang tidak pernah saya minum, maaf tadi saat saya belajar haus dan buka kulkas yang ada didalam kamar, dan melihat minuman itu" Ucap Nagita merasa tidak enak, buka kulkas begitu saja


" Kamu mau coba? tapi jangan sekarang sayang, bahaya karena ada orang tua kamu, nanti saja yah minumnya, pas kamu ikut ke luar kota yah" Ucap Bagas, setelah menikmati minuman yang dikasih oleh Nagita tadi


" Astaga sayang, aku baru tahu minuman yang om maksud tadi, yah sudah tidak masalah om saya minum saat ikut ke luar kota, supaya lebih bebas minumnya om" Lanjut Nagita baru sadar minuman yang dimaksud Bagas tadi


" Yah sayang, yah sudah yuk sekarang kerja setelah itu om mau melihat kamu belajar sebelum pulang yah" Lanjut Bagas yang sudah tidak sabar melihat Nagita bekerja


" Boleh om, saya juga sudah tidak sabar mau bekerja om" Lanjut Nagita langsung peluk Bagas dan tarik tangan Bagas untuk berdiri.

__ADS_1


Bagas mencium keningnya Nagita, dan langsung gandeng tangannya Nagita untuk Nagita bekerja sekarang sebelum pulang


__ADS_2