Budak Cinta CEO

Budak Cinta CEO
Kamu tenang saja


__ADS_3

Nagita langsung memilih duduk paling depan, sudah menolak  duduk sebangku bersama Feni lagi, Feni melihat  Nagita langsung merencanakan untuk kerjain Nagita karena sudah berani melawan  dan memalukan Feni bersama Mia di kantin tadi.


" Gue ingin sekali kerjain Nagita, enaknya ngapain ya?" Tanya Feni melihat Mia yang lagi sibuk merapihkan makaup nya


" Apa sebaiknya kita ikutin, Nagita saja ke tempat kerjanya terus kita bikin Nagita di berhentiin di tempat kerjanya?" Tanya Mia yang tidak suka melihat Mia punya banyak uang saku


" Ide yang bagus tuh, biar tahu rasa dia, suruh  siapa pamer ke kita, baru saja memiliki gaji UMK di kota ini saja sudah belagu." Lanjut Feni merasa di hina karena gaji Nagita yang tidak banyak, sudah berani melawan perintahnya Feni dan Mia lagi


" Yah sudah boleh deh, gue setuju dengan ide lo. biar tuman dia berani sekali bertingkah seperti tadi" Lanjut Mia melihat Nagita dengan tatapan sinis


Feni dan Mia tos bareng, sambil menatap sinis kearah Nagita yang lagi sibuk main hanphone sambil buka buku pelajarannya.


Dilain sisi, Nagita menceritakan pengalamannya di sekolah ke Bagas, untungnya Nagita sudah memiliki hanphone jadi bisa berbagi apa yang dialaminya ke orang lain.


" Kamu tenang saja, kedua temen kamu tidak akan tahu dimana kamu kerja, om akan menjamin keamanan kamu tenang saja, om akan kirim orang sekarang, kamu lihat foto yang om kasih dan kamu ingat bahwa dia adalah bodyguard kamu" Batin Nagita baca chat dari Bagas, membuat Nagita senyum bahagia karena Bagas dengan cepat bergerak.


Nagita masukin hanphone nya kedalam kantong bajunya, Nagita tidak lupa memberikan password di hanphone nya.


Dilain sisi, Bagas perintah kan Bodyguard nya untuk ke sekolahnya Nagita sekarang, memberikan foto ke dua temen sekolahnya Nagia supaya tidak ikutin Nagita


" Pastikan Nagita aman, jangan sampai ketahuan jika Nagita masuk ke mobil saya, jika saya sudah sampai di sekolahnya Nagita" Ucap Bagas saat saluran telefon terhubung


" Baik pak, saya akan kesana sekarang, kalo begitu saya matikan telefonnya yah pak" Ucap Bodyguard disebrang telefon, langsung matikan telefon nya dan siap siap untuk ke sekolahnya Nagita.

__ADS_1


Bagas mematikan telefonnya, langsung melanjutkan pekerjaannya, saat lagi bekerja Bagas melihat Eki masuk kedalam ruangannya langsung suruh Eki untuk duduk didepannya.


" Ada apa kamu kesini?" Tanya Bagas penasaran


" Ada kunjungan kerja pak, tapi client maunya anda yang datang langsung pak, tidak mau saya wakilin pak." Ucap Eki sambil memberikan beberapa dokumen yang dibawanya


" Hari jum'at sore saya kesana, dan minggu saya pulangnya. kamu atur semuanya yah, saya kesana mau ajak Nagita sekalian jalan jalan disana" Ucap Bagas yang ingin memanfaat kan waktu kerja sekalian jalan jalan bersama Nagita


" Mana bisa pak, kedua orang tuanya Nagita saja belum kasih keputusan pak, tapi yah sudah deh saya tunggu kabar jika Nagita bisa ikut, kalo pun tidak yah anda harus pergi sendirian pak." Lanjut Eki yang faham jika Bagas lagi seneng senengnya berduaan bersama Nagita.


" Baik lah Eki, nanti kan saya ketemu Nagita, akan bicarakan semuanya ke Nagita dan nanti malam dia harus berhasil membujuk kedua orang tuanya, supaya besok langsung kamu bawa kedua orang tuanya kerja di perkebunan milik saya, berikan tempat tinggal yang layak, selama mereka kerja disana yah" Lanjut Bagas, yang ingin memberikan yang terbaik untuk kedua orang tuanya Nagita,


" Siap deh, akan saya urus semuanya,soal rapat besok harus kasih keputusan yah, client ini tidak ingin terlalu lama menunggu lama" Lanjut Eki, Eki langsung berdiri dan siap siap meninggalkan ruangannya Bagas.


Dilain sisi, Nagita siap siap untuk pulang, semenjak berantem tadi di kelas Nagita, semakin sendirian tidak ada yang mau temani Nagita karena dianggap bukan orang mampu dan layak untuk ditemani.


" " Biarin saja deh, bagus juga sendirian seperti ini, supaya tidak ada yang kepo dengan kegiatan setelah pulang sekolah, supaya semuanya tetep aman" Batin Nagita merapihkan buku sekolahnya


" Kasihan yah dia, semakin tidak ada yang mau temani dia, orang susah saja belagu ke kita, masih untung  cuman gue dan Mia yang mau temani dia, eh pake belagu melawan perintah gue tadi.kasihan deh loh" Ledek Feni menatap sinis kearah Nagita


" Lebih baik sendirian, dari pada ditindas dan dihina karena orang sederhana, saya lebih memilih sendirian seperti ini selama saya mampu cari uang sendiri, dan mampu mengerjakan tugas dari guru, dari pada dibawah perintah anak mami seperti kalian, tidak bisa mandiri mengerjakan tugas sekolah dan tidak bisa mencari uang sendiri saja belagu." Ledek Nagita berusaha kuat ditengah tengah lingkungan yang tidak baik, Nagits berusaha tidak takut untuk melawan. karena Feni dan Mia jika tidak dilawan akan seenaknya.


" Baru gaji segitu saja belagu, dasar norak sekali lo" Ledek Mia tidak terima mendengar ledekan Nagita didalam kelas, ditonton oleh temen temen sekelas

__ADS_1


" Sama saya juga tidak bisa mandiri, masih minta sama orang tua, tapi belagu tidak mau berteman dengan temen yang sederhana seperti Nagita." Ucap Aya merasa tersindiri, dan membenarkan ucapannya Nagita barusan


" Masih minta sama orang tua, seharusnya bisa jaga sikap dan ucapan, jangan merendahkan orang lain bahkan menjahui karena status sosial yang tidak sama seperti kalian." Lanjut Nagita berusaha bijaksana, Nagita berusaha terus terang, supaya temen temennya sadar akan sikapnya selama ini yang belagu.


" Maafkan saya Nagita, jika selama ini saya sudah belagu dan menjahui kamu karena perbedaan status sosial diantara kita." Lanjut Aya menyesal akan sikapnya yang seenaknya ke Nagita


" Aya, lo mau bertemen bersama orang ini? tidak malu lo punya temen orang susah dan kerjanya cuman jadi pelayan cafe saja, gengsi dong Aya dengan status lo yang orang kaya?" Tanya Feni yang tidak menyangka, jika Aya bisa luluh dengan ucapan Nagita barusan


" Ngapain malu sih, selama saya masih minta ke orang tua ngapain malu Feni,"  Lanjut Aya langsung jalan dan peluk Nagita yang berdiri ditengah tengah kelas


" Saya juga minta maaf Nagita, selama ini saya menjahui kamu karena status sosial, mulai sekarang kita bisa bertemen, dan saya tidak akan malu bertemen dengan kamu. kamu bener selama masih minta uang jajan ke orang tua ngapain kita jadi sombong apa lagi kita masih sekolah kan" Ucap Melati langsung peluk Nagita


" Terimakasih Aya dan Melati akhirnya kalian mau bertemen dan terima saya walaupun saya tidak se kaya kalian." Lanjut Nagita haru, akhirnya kejadian berantem bersama Feni dan Mia membuat temen temen sekelas, sadar jika selama ini mereka terlalu sombong dan seenaknya ke Nagita.


" Iuh deh, tidak lefel bertemen dengan orang susah seperti Nagita" Lanjut Mia kesel, Mia langsung ajak Feni meninggalkan kelas, karena kesel melihat Nagita berhasil meluluhkan hati temen temen sekelasnya.


Nagita juga pamit ke temen temennya untuk segera pulang, karena harus bekerja awalnya Aya dan Melati mau ikut tapi Nagita berusaha memberikan alasan membuat Aya dan Melati tidak ikut Nagita ke tempat kerjanya.


Dilain sisi, Bagas menunggu Nagita pulang sekolah di depan kebun deket sekolahnya Nagita, Bodyguard sudah memantau disekitar sekolahnya Nagita tidak ada yang ikutin Nagita jalan menuju mobilnya Bagas. Bagas senyum bahagia saat melihat Nagita masuk kedalam mobilnya.


" Sekarang kita ke rumah om yah, kamu belajar dan bekerja di rumah om oke." Ucap Bagus mencium keningnya Nnagita


" Iyah om, sekalian makan yah, saya merasa lapar sekali om habis berantem tadi bersama temen temen saya." Ucap Nagita berusaha tidak cemberut didepan Bagas

__ADS_1


" Boleh sayang, banyak makan semakin sehat yah" Lanjut Bagas, Bagas perlahan melajukan mobilnya untuk meninggalkan sekolahnya Nagita dan jalan menuju rumahnya, Bagas sengaja ketemu Nagita untuk makan siang bersama,melihat Nagita kerja dan baru berangkat ke kantor lagi.


__ADS_2