
Mia mendapat kabar dari bik Soleha jika kedua orang tuany ada di rumah, dan malam hari mereka akan keluar rumah menghadiri pesta anak dari clien nya
" Kesempatan yang bagus, harus cepat pulang nih " Ucap Mia bahagia karena orang tuanya ada di rumah
" Serius? yah sudah sana berenenang, semoga kedua orang tua lo sadar jika Lo membutuh kan mereka bukan hanya butuh uang mereka saja?" Tanya Feni kaget karena orang tuanya Mia pulangnya cepat dari perkiraannya Feni tadi pas Mia cerita
" Serius Fen, walaupun mencelakai diri sendiri, tapi tidak masalah bagi gue yang penting bisa dirawat mereka." Lanjut Mia dengan lirih, selama ini Mia sakit sama sekali tidak pernah dirawat oleh kedua orang tuanya
Feni bisa merasakan bagaimana perasaan Mia sekarang, sedih dan bingung mencari cari cara supaya mendapat kan perhatian dari kedua orang tua yang super sibuk
Dilain sisi, Natasya dengan sedih harus keluar dari rumahnya Bagas, Natasya tidak menyangka Bagas tega mengakhiri pernikahan yang sudah berjalan selama lima tahun. Bik Sum senyum lega karena Bagas akhirnya mengambil keputusan yang dianggap tepat.
" Terimakasih nyonya pernah menjadi bagian dari rumah ini, semoga nyonya bisa mendapat kan suami yang lebih sabar dari tuan Bagas dan tidak menuntut meninggal kan pekerjaan demi mendapat kan anak." Ucap Bik Sum, mendoakan yang terbaik untuk Natasya walaupun itu sulit didapat bagi kehidupan Natasya, karena laki laki dewasa apa lagi sudah menikah pasti menginginkan punya anak
" Sama sama bik, saya yakin Bagas akan menyesal sudah ceraikan saya seenaknya karena keinginan Bagas punya anak, padahal sabar sedikit lagi saja tidak mau. sudah lah bik saya langsung ke US saja menyesal saya menyempatkan waktu saya untuk pulang, jika akhirnya seperti ini." Lanjut Natasya dengan sombongnya, Natasya perintah kan bodyguard nya Bagas untuk bawa barang barangnya ke dalam mobil, akan dibawa ke US karena Natasya akan menetap di US setelah bercerai dari Bagas.
__ADS_1
Dilain sisi, Bagas mendapat kan laporan dari ART nya jika Natasya sudah pergi dari rumahnya, dan barang barang nya tidak ada yang ketinggalan, membuat Bagas minta bodyguard nya untuk kembalikan barang barang Nagita yang ada di apartemen dibawa kembali ke rumahnya.
" Awas ada yang ketinggalan, saya mau semuanya sudah beres sebelum Nagita pulang sekolah " Ucap Bagas saat saluran telefon terhubung
" Baik tuan, akan kita kerjakan sekarang." Ucap Bodyguard nya Bagas diseberang telefon.
Bodyguard nya Bagas minta ijin untuk mematikan teleponnya dan siap siap siap untuk ke apatermen untuk bawa kembali barang barangnya Nagita.
" Sekarang waktunya ketemu Nagita pasti dia bahagia, karena tidak di apartemen sendirian lagi." Ucap Bagas siap siap ke sekolahnya Nagita, untuk makan siang bersama dan melihat Nagita bekerja sebelum ke kantor lagi
" Semangat Lo, jika berhasil kasih kabar yah" Ucap Mia melihat Feni masuk kedalam mobilnya
" Lo juga yah, good luck." Ucap Feni langsung tutup pintu mobilnya.
Mia ancungin kedua jempolnya, membuat Feni meninggal kan sekolahnya dan pulang ke rumahnya, tidak sabar melihat ekspresi papi nya saat tahu Feni tenggelam.
__ADS_1
Dilain sisi, Nagita senyum bahagia karena hari ini Feni dan Mia sibuk sendiri, dan tidak merecokinya. Nagita jalan santai meninggal kan sekolahnya, jalan menuju tempat Bagas sudah menunggunya dari tadi.
Nagita melihat mobilnya Bagas langsung masuk kedalam mobil, dan membiarkan bagas mencium keningnya.
" Aku bahagia sekali hari ini sayang.' Ucap Bagas melihat Nagita yang merapih kan rambutnya.
" Bahagia kenapa om sayang? pantas saja tadi sedikit beda, membuat aku sesek nafas sayang?" Tanya Nagita penasaran
" Aku sudah bercerai dari Natasya, aku sudah usir Natasya dari rumah, semua barang barang dia sudah di bawa ke US dan Seutuhnya aku ada untuk anak cantik seperti kamu sayang. tidak akan ada lagi yang ganggu hubungan kita" Lanjut Bagas bahagia, Bagas mulai nyaman didekat Nagita.
" Hubungan kita? kalo memang perceraian om dan Tante itu yang membuat om tenang dan bisa bahagia aku ikut bahagia om, aku tidak ingin melihat om sedih dan pusing memikirkan masalah rumah tangga om. memangnya om mau serius bersama aku?" Tanya Nagita yang kaget mendengar ucapan Bagas tadi.
" Iyah sayang, aku lega sekali bisa bercerai dari perempuan egois seperti Natasya sayang, lelah menunggu yang akhirnya aku bebas seperti ini sayang. apa kamu mau menikah dengan aku? jujur aku nyaman dan bahagia dideket kamu sayang? jangan dijawab sekarang dijawab nanti saja yah, sekarang kita cari tempat makan yang nyaman dan setelah kita makan aku ingin melihat kamu kerja baru jawab lamaran aku yah sayang?' Tanya Bagas yang yakin ingin menikah dengan Nagita, Nagita tidak pernah banyak tingkah dan tidak banyak mau membuat Bagas bahagia didekat Nagita.
" Baik lah sayang, aku akan jawab saat aku selesai kerja yah sayang." Lanjut Nagita berusaha santai, walaupun bahagia di lamar oleh Bagas, om yang sudah merubah kehidupannya dan membuat Nagita nyaman didekat Bagas.
__ADS_1
Bagas langsung mencium keningnya Nagita, dan perlahan jalankan mobilnya menuju restoran yang menurut Bagas tempatnya sangat romantis dan sepanjang jalan Bagas pegang tangannya Nagita dan sesekali mencium tangannya Nagita saking bahagianya.