Budak Cinta CEO

Budak Cinta CEO
Sayang cantik sekali kamu pakai kaos itu


__ADS_3

Pertama kalinya Nagita ke rumahnya Bagas, membuat Nagita bahagia melihat rumahnya Bagas, begitu besar dan sangat bagus dibandingkan rumahnya yang tidak ada apa apanya, Nagita menerima baju salin dari ART nya Bagas untuk ganti baju selama di rumahnya Bagas.


" Sayang, cantik sekali kamu pakai kaos itu" Ucap Bagas puji Nagita setelah ganti baju


" Terimakasih om pujiannya, istri om kemana? kok sepi sekali?" Tanya Nagita heran rumah sebesar ini sepi


" Istri saya ada diluar negeri, oleh karena itu Nagita kamu saya ajak kesini untuk temani saya makan, dan kerja disini beberapa jam. oh yah setelah itu saya kekantor dulu yah, jam empat sore saya pulang, kamu santai saja selama disini, jika membutuhkan apapun  tinggal bilang saja sama mereka" Lanjut Bagas, gandeng tangannya Nagita untuk jalan ke dapur untuk makan siang bersama.


" Oh pantesan om bisa ajak saya kesini, tenang saja om saya akan bilang mereka jika  membutuhkan apapun om" Lanjut Nagita kagum melihat dapurnya Bagas yang luas dan isinya lengkap, Nagita bener bener merasa iri melihat kemewahan yang ada didapurnya Bagas


" Yah sudah yuk buruan makan, om tidak sabar melihat kamu bekerja nih" Lanjut Bagas, yang berusaha tenang, Bagas langsung  menikmati makanan yang sudah ada di meja makan


Nagita membahas pengalaman hari ini di sekolah ke Bagas, membuat Bagas merasa kasihan melihat Nagita yang harus di asingkan karena perbedaan status sosialnya.


" Tapi kan kamu sudah bekerja sayang, kamu bisa beli apapun yang kamu ingin kan, jadi bisa membalas pamer ke temen temen kamu yang belagu selama ini ke kamu sayang." Lanjut Bagas yang berusaha membuat Nagita berani melawan orang orang sombong.


" Iyah om, pasti kok Nagita lawan, oh yah kapan kapan Nagita kerja di cafe om dong, buat setor wajah ke karyawan om, sekalian pengalaman jadi karyawan cafe tuh seperti apa sih" Lanjut Nagita berusaha membujuk Bbagas


" Boleh sayang, nanti yah jika aku tidak sibuk ok, oh yah om mau ajak Nagita ke luar kota mau tidak?" Tanya Bagas berharap Nagita mau diajak pergi oleh Bagas


" Kemana? mau ngapain om?" Tanya Nagita penasaran, karena tiba tiba diajak ke luar kota


" Jum'at ini setelah Nagita pulang sekolah kita berangkat, terus pulangnya hari minggu, soalnya om ada kunjungan kerja disana, bagaimana apa Nagita mau ikut?" Tanya Bagas semakin penasaran karena Nagita banyak tanya

__ADS_1


" Mau saja om, tapi bagaimana dengan orang tua Nagita jika harus pergi selama itu, mau sekali merasa kan jalan jalan ke luar kota om" Lanjut Nagita ingin sekali menikmati suasana di kota lain.


" Setelah ini, orang tua kamu pasti bahas mereka untuk kerja di perkebunan milik om, kamu pasti kan mereka untuk tetep berangkat kerja di luar kota, dan pastikan mereka untuk tidak kwatir jika kamu sendirian disini yah, supaya kamu semakin bebas ikut om pergi kerja kemana pun om pergi" Lanjut Bagas yang ingin menikmati jalan jalan berdua bersama Nagita dan Nagita tetep bisa bekerja


" Beres om, saya akan pastikan mereka pergi om, terimakasih yah om, perlahan merubah ekonomi keluarga saya om, bukan saya saja tapi ekonomi kedua orang tua saya juga, walaupun harus kerja diluar kota" Lanjut Nagita merasa bersyukur, karena kedua orang tuanya juga merasakan, rezeki lebih dari Bagas


" Sama sama sayang, hayo sayang, sudah waktu nya kamu bekerja sayang" Lanjut Bagas, Bagas langsung berdiri dan menunggu Nagita merapihkan bekas makan nya


Nagita pegang tangannya Bagas, untuk mulai kerja hari ini, sebelum Bagas kembali ke kantor, dan nunggu Bagas sendirian di rumah Bagas sambil belajar, setelah bekerja.


Dilain sisi, Feni dan Mia merasa kesal karena gagal ikutin Nagita pergi tadi, Feni bener bener kehilangan jejak Nagita untuk tahu dimana Nagita kerja sebenrnya.


" Sial, dia jalannya cepat sekali sih, membuat kita kehilangan jejak seperti ini." Protes Feni kesal, rencanannya gagal total untuk tahu Nagita kerja dimana


" Lo bener, yah sudah pulang yuk, panas sekali disini, gue mau secepatnya masuk kamar supaya adem" Lanjut Feni pasrah, pulang karena tidak jadi kerjain Nagita


Dilain sisi, Nagita belajar pakaikan dasi untuk Bagas, membuat Bagas merasa bahagia sekali melihat perlakuan manis yang diberikan oleh Nagita.


" Terimakasih sayang, hasil dasinya rapih sekali sayang, aku bangga melihatnya" Puji Bagas langsung mencium keningnya Nagita


" Sama sama sayang, seterusnya aku akan pakaikan dasi om yah, supaya om senang melihat hasil karya Nagita di dasi om" Ucap Nagita manja, Nagita langsung peluk Bagas karena selalu bisa membuat Bagas bahagia


"Yah sudah sayang, aku berangkat kerja dulu yah, nanti sore kitajalan jalan yah sebelum kamu pulang yah" Lanjut Bagas, merasa bahagia karena akhirnya ada yang menyiapkan baju kerja sebelum berangkat kerja.

__ADS_1


Nagita anterin Bagas ke depan rumahnya Bagas, Bagas mencium keningnya Nagita sebelum masuk kedalam mobil dan pergi meninggalkan rumahnya sebelum kembali ke kantor.


Dilain sisi, Eki ngajak temen kencannya, ke ruangannya untuk mengisi waktu sendiriannya selama di kantor, Eki ngajak makan siang dan olahraga panas bersama.


" Sayang, bos kamu mana? Biasanya dia selalu bersama kamu apa lagi setiap ada aku, tapi kali ini tidak ada?" Tanya temen kencannya Eki


" Lagi ada urusan diluar, sepertinya akan kesini sih dia, soalnya sejam lagi kita ada rapat soalnya." Ucap Eki merapihkan baju kerjanya.


" Oh ada urusan di luar, yah sudah kita lebih puas berdua seperti ini, tidak harus menunggu bos kamu selesai kan" Lanjut wanita kencannya Eki dengan manja, melihat Eki merapihkan baju kerjanya setelah selesai olahraga panas.


Dilain sisi, Nagita mengerjakan tugas sekolahnya, sambil nunggu Bagas pulang kerja. Nagita merasa haus langsung buka kulkas yang ada didalam kamarnya Bagas.


" Wah isi kulkasnya banyak sekali, ini minuman apa yah? Penasaran sekali, tapi nunggu om pulang saja deh, kasihan sekali om, sudah ganteng, kaya raya, tapi istrinya secuek ini ke suaminya. Pasti om Bagas merasa kesepian di kamar semewah ini dan isi kulkasnya banyak sekali. Seharusnya beruntung punya suami sesempurna om Bagas bukannya di abaikan seperti ini." Ucap Nagita sambil menikmati minuman segar yang ada di kamarnya Bagas, Nagita menikmati suasana kamar Bagas yang sungguh besar dan mewah begitu banyak fasilitas yang tidak Nagita miliki.


Nagita langsung merapihkan buku sekolahnya dan jalan jalan melihat isi rumahnya Bagas, dari pada bosan di rumah sebesar ini, membuat ART dirumahnya Bagas melihat Nagita langsung berdiri didepan Nagita


" Nona mau kemana? Apa butuh sesuatu?" Tanya Bik Sum ramah


" Saya mau lihat halaman belakang Bik, dari pada bosan didalam kamar terus. Apa bibik mau temani saya?" Tanya Nagita ramah, sejujurnya tidak enak jalan jalan sendirian seperti ini.


" Baik nona, saya temani nona lihat lihat halaman belakang rumah ini." Lanjut Bik Sum


Bik Sum langsung ajak Nagita untuk jalan ke halaman belakang rumah, baru Nagita yang mau jalan jalan seperti ini melihat halaman belakang rumahnya Bagas. Dan minta bantuan dengan ramah membuat Bik Sum merasa bangga, karena Nagita begitu ramah bicara dengan Bik Sum

__ADS_1


__ADS_2