
Bagas baru saja mau turun dari mobilnya sudah mendapatkan laporan, jika didalam rumah sudah ada Natasya yang menunggu Bagas, membuat Bagas semakin yakin memperkenal kan Nagita didepan Natasya, karena sekarang Nagita sedang mengandung anaknya.
" Om sayang, yakin aku ketemu langsung dengan Tante Natasya? kalian kan belum resmi bercerai? aku tidak ingin dianggap sebagai penyebab kalian bercerai?" Tanya Nagita ketakutan, disalah kan karena kandasnya rumah tangganya Natasya dan Bagas.
" Kamu tidak usah berfikir apapun, aku bercerai dari Natasya, karena mengabaikan kewajibannya sebagai istri selama ini, dan tidak ingin tinggal di Indonesia selamanya demi mempertahankan rumah tangga bersama aku. jadi tidak ada hubungannya sama sekali dengan kamu, sudah sekarang kita masuk kedalam rumah" Ucap Bagas yang berusaha meyakinkan Nagita, jika semuanya baik baik saja, dan perceraian diantara Bagas dan Natasya bukan karena Nagita.
Nagita setuju ikut masuk kedalam rumahnya Bagas, dan Nagita setuju dengan ucapannya Bagas ngapain berfikir negatif, jika Bagas selingkuh karena merasa kesepian bukan di goda oleh Nagita.
__ADS_1
Bagas gandeng tangannya Nagita untuk masuk kedalam rumahnya Bagas, Bagas melihat Natasya duduk santai diruang tamu langsung senyum sinis melihat mantan istrinya yang tidak tahu malu datang lagi ke rumahnya.
" Kamu ngapain lagi disini? kita kan sudah bercerai?" Tanya Bagas menatap sinis melihat Natasya yang melihat Nagita dengan tatapan sinisnya
" Oh karena anak kecil ini kamu mau menceritakan aku? kamu juga mauan saja diajak kerja oleh Bagas, akhirnya menjadi selingkuhannya? memangnya sesuai kamu tidak ada apa laki laki yang tajir?" Tanya Natasya melihat Nagita memandang rendah Nagita yang mauan saja dideketin om om seperti Bagas
" Salah Tante sendiri, punya suami sempurna seperti om Bagas diabaikan selama bertahun tahun, saya tidak masalah menikah dengan om David seperti ini caranya, yang penting saya bisa membahagiakan om Bagas dengan memberikannya buah hati, berkarir tidak harus jauh jauh Tante, di sini juga bisa dan bisa sukses juga kok. ke egoisan Tante yah harus bisa menerima kehilangan orang yang pernah mencintai Tante." Tegas Nagita berusaha santai, tidak takut di tatapan sinis oleh Natasya
__ADS_1
" Kenapa tidak mau bersabar dua atau tiga tahun lagi untuk bisa menjadi keluarga yang utuh lagi? kita bisa menjalan kan program hamil kan? aku baru sukses loh di US, masa sudah diceraikan karena sibuk kerja?" Tanya Natasya tidak terima diceraikan karena alasan pekerjaan.
" Heh, lima tahun saja sudah lama, ini mau lebih lama lagi, pergi sana jika kamu masih tidak mengerti perasaan saya dan kebutuhan seorang suami. ingat Natasya sekali kamu sakiti calon istri saya, disaat itu juga saya akan hancurkan hidup kamu." Tegas Bagas yang tidak ingin terjadi apapun dengan Nagita, karena penantian panjang Bagas untuk bisa memiliki anak
" Tega sekali kamu Bagas bicara seperti itu cuman karena anak kecil ini?, saya tidak takut dengan ancaman kamu, saya tidak rela kita bercerai karena anak ini." Tanya Natasya kesel karena Bagas sudah mulai mengancamnya
" Teropsesi mempertahankan pernikahan tapi tidak mau mengalah, jangan mimpi bisa kembali bersama om Bagas." Tegas Nagita langsung ajak Bagas untuk meninggalkan Natasya sendirian, percuma bicara lama lama dengan orang egois seperti Natasya tidak akan membuat Natasya mengalah dan sadar selama ini dirinya terlalu egois
__ADS_1
Bagas turutin keinginan Nagita untuk meninggalkan Natasya, yang sudah menjadi masa lalu untuk kehidupan Bagas dan sudah malas bicara dengan Natasya yang terlalu egois