
Nagita langsung mandi setelah selesai bekerja, pagi pagi Bagas ingin sekali melihat Nagita kerja sebelum Bagas berangkat kerja dan Nagita ke sekolah. Bagas sambil menunggu Nagita mandi melihat buku sekolahnya Nagita yang sudah rapih didalam tas sekolahnya.
" Selalu bisa memanfaatkan waktu sendiri untuk belajar, tidak mengeluh sama sekali membuat aku bangga melihat Nagita rajin seperti ini. Fix Nagita harus ikut bimbel supaya semakin cerdas." Ucap Bagas merapihkan kembali buku sekolahnya Nagita.
Bagas melihat Nagita masih didalam kamar mandi, langsung nyusul kedalam kamar mandi.
Dilain sisi, Mia merasa bahagia sekali akhirnya kedua orang tuanya pulang dari dinas ke luar negeri, dan minta kedua orang tuanya untuk jalan jalan tapi di tolak membuat Mia merasa sedih, padahal jarang kedua orang tuanya ada di rumah.
" Mami dan papi baru pulang loh, masa kamu ajak kita jalan jalan sih? Dua jam lagi papi dan mami ada meeting bersama client Mia jadi tidak bisa." Ucap papi nya Mia, yang lebih mementingkan pekerjaan dari pada menghabis kan waktu bersama Mia.
" Nanti saja lah kita jalan jalannya yah, lagian kamu harus sekolah kan masa harus ijin karena kita pulang sekolah, mami dan papi kerja jauh jauh demi kamu bisa sekolah bukan untuk ijin seperti ini." Protes papi nya Mia yang tidak suka jika Mia tidak masuk sekolah, selain Mia bener bener sakit.
__ADS_1
" Oh kalian mau lanjut kerja lagi? Baik lah Mia berangkat sekolah saja kalo begitu." Tanya Mia sedih, karena kedua orang tuanya tidak bisa Memprioritaskan Mia, yang selama ini nahan rindu
" Iyah Mia, sudah sana ke sekolah, kita mau istirahat, jika kita sudah santai baru kita pergi yah." Lanjut Mami nya Mia, yang minta Mia Salim dan langsung berangkat ke sekolah
Mia Salim ke dua orang tuanya dan langsung berangkat ke sekolah dengan perasaan sedih dan bingung, begitu cueknya kedua orang tuanya ke Mia.
Dilain sisi, Natasya melihat handphone nya sama sekali tidak ada telefon maupun chat yang masuk kedalam handphone nya, Bagas sama sekali tidak menghubunginya membuat Natasya takut kehilangan Bagas selamanya.
Natasya langsung mandi dan berencana pergi ke kantornya Bagas, bujuk Bagas untuk tidak menceraikannya dan tetep mengijinkan Natasya untuk tetep kerja.
Dilain sisi, Bagas merapihkan rambutnya Nagita yang berantakan setelah bekerja tadi, Bagas memberikan uang saku untuk Natasya karena Bagas yakin, jika uang sakunya Natasya sudah habis.
__ADS_1
" Dihabiskan yah sayang, jangan malu untuk minta lagi ke aku jika sudah habis yah." Ucap Bagas mencium keningnya Nagita
" Iya om sayang, aku akan habiskan tenang saja. Terimakasih yah om sayang." Ucap Nagita mencium keningnya Bagas, dan merapihkan bajunya sebelum turun dari mobil.
" Semangat belajarnya yah sayang, jika ada yang tidak dimengerti nanti pas pulang sekolah dibahas lagi ke aku yah" Lanjut Bagas yang melihat Nagita yang sibuk merapihkan bajunya
" Pasti sayang, om sayang juga semangat kerjanya, jangan pusing pusing memikirkan rumah tangga om sayang bersama Tante Natasya yah." Lanjut Nagita yang tidak ingin Bagas sedih dan pusing karena ada Natasya dan membahas nasip rumah tangganya
" Iyah sayang, aku janji tidak akan sedih dan pusing memikirkan nasip rumah tangga aku, sudah sana masuk ke sekolah, belajar yang semangat yah." Lanjut Bagas, yang tidak ingin melihat Nagita memikirkan masalah pribadinya
Nagita ngangguk dan Salim ke Bagas, setelah selesai langsung turun dari mobilnya Bagas dan jalan menuju sekolahnya, Nagita sengaja turun dari mobilnya Bagas jauh dari sekolahnya supaya tidak ada yang tahu jika Nagita pergi dan pulang dari sekolah naik mobil
__ADS_1
Bagas yang melihat Nagita langsung pergi meninggalkan tempat Nagita turun dari mobilnya, dan jalan menuju kantor.