Budak Cinta CEO

Budak Cinta CEO
Astaga lupa ada pelajaran olahraga lagi


__ADS_3

Nagita masuk kedalam kelas melihat temen temennya sudah ada didalam kelas, membuat Nagita duduk di bangkunya


" Alhamdulillah pakai masker, jadi aman berlama lama didalam kelas." Batin Nagita sambil keluarin buku pelajarannya, dan mulai baca buku


" Nagita Lo, tidak pakai seragam olahraga?" Tanya Aya melihat Nagita tidak pakai seragam olahraga


" Memangnya kenapa pakai seragam olahraga?" Tanya Nagita bingung, perasaan buku pelajaran hari ini dianggap bener dibawa oleh Nagita


" Kita kan hari ini ada jadwal pelajaran olahraga Nagita, kita kan pertandingan bulutangkis kan." Lanjut Aya yang berusaha mengingat kan Nagita, terlihat Nagita lupa jadwal hari ini.


" Astaga lupa ada pelajaran olahraga lagi, semoga Dede bayi nya tenang dan bisa membuat kondisi mami nya seperti ini terus." Batin Nagita berusaha tenang, Nagita diam diam ngelus perutnya

__ADS_1


" Iyah saya lupa, terus bagaimana dong, masa ijin tidak masuk pelajaran olahraga karena baju saja?" Tanya Nagita pura pura bingung, padahal berharap diperbolehkan tidak ikut pelajaran olahraga.


" Sama Nagita, gue juga tidak bawa baju olahraga soalnya ada di rumah saudara gue." Ucap Harun temen nya Nagita yang nasibnya sama seperti Nagita.


" Iyah bener, padahal pengen sekali loh ikut olahraga, tapi mau bagaimana lagi yah jika lupa kan." Lanjut Nagita pura pura sedih, padahal merasa lega karena tidak harus cape cape karena kondisi Nagita yang lebih cepat cape.


" Halah, alasan saja Lo Nagita, pakai lupa bawa seragam olahraga. bilang saja malas kan ikut olahraga, biarin saja dianggap tidak masuk kelas." Protes Feni tidak percaya dengan alasan Nagita.


" Sudah jangan berantem, masih pagi juga. Iyah saya ikut olahraga kok walaupun pake seragam seperti ini " Lanjut Nagita pasrah, tidak mungkin tidak ikut olahraga, bisa bisa panjang debat bersama Feni nya.


" Nah begitu dong, seragam itu tidak jadi alasan tidak ikut olahraga, beda kalo Lo sakit baru tidak dipaksakan untuk ikut olahraga." Tegas Feni melihat Nagita dengan sinisnya.

__ADS_1


" Sudah bubar bubar, kembali ke bangku masing masing." Lanjut Aya merasa bersalah karena pertanyaannya membuat temen temennya adu mulut seperti ini


Nagita langsung sibuk dengan bukunya kembali, sejujurnya Nagita merasa takut jika rahasia besarnya terbongkar karena olahraga bulutangkis, Nagita belum siap harus keluar dari sekolah secepat ini.


Diam diam bodyguard yang mendengar percakapan Nagita dengan temen temennya, langsung cari tahu lapangan yang biasa dipakai untuk olahraga di sekolahnya


" Ada ada saja nih, pakai lupa jadwal segala, jadi masalah seperti ini kan." Protes bodyguard nya Nagita, yang mendengar perdebatan Nagita dan temen temennya


" Yah kan nona muda, syok dengan keadaan dia sendiri. mana fokus dengan jadwal pelajaran sih, kita harus siaga menjaga nona Nagita supaya tidak diperiksa di UKS karena tidak kuat ikut olahraga hari ini. Ucap Boby melihat temennya kesel, walaupun wajar dan benar, tapi Nagita tidak bisa sepenuhnya disalahkan.


" Baik lah, kita harus siap siap." Lanjut Eko pasrah, dan mulai fokus kan pendengaran, supaya bisa tahu apa yang terjadi dengan Nagita.

__ADS_1


Boby dan Eko merasa beruntung karena, orang orang di sekolahnya Nagita tidak ada yang kepo dengan kehadiran mereka di sekolah.


__ADS_2