Budakku Canduku

Budakku Canduku
Episode 22


__ADS_3

πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯


"Sibuk apa, sayang. Kamu pulang yah, papah kamu ulang tahun, besok. Masak iya kamu nggak ikut ngerayain, sayang. Pulang yah, kamu nggak perlu lagi urusin perusahaan Daddy kamu itu. Ibu akan kirim orang untuk mengurusnya," bujuk Mina, pada putra semata wayangnya. Yaitu Ansel.


"Maaf Bu, Ansel nggak bisa. Lagi pula dia bukanlah siapa-siapa ku, Daddy ku hanya satu. Dan tidak akan pernah ada yang menggantikannya," jawab Ansel diseberang sana.


"Ayolah nak, Daddy mu sudah lama meninggal. Ini sudah saatnya kamu kembali pada ibu. Ibu sangat merindukanmu, sayang. Ibu mohon pulanglah, setidaknya beri papah mu ucapan selamat ulang tahun, setelah itu kamu bisa kembali lagi ke Amerika." Kembali Mina membujuk putranya.


"Tidak bisa Bu, besok peringatan kematian Daddy. Dan aku harus ke makam Deddy, jaga diri ibu baik-baik. Dan selamat bersenang-senang," jawab Ansel keukeuh, lalu memutuskan panggilan sepihak.


"Hitoru, kau benar-benar telah meracuni ibuku. Tapi aku, tidak akan pernah memberikan perusahaan Daddyku padamu. Jangan pernah mengharapkan itu," ucap Asel, menggenggam jemarinya membentuk tinjuan.


πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯


"Apa katanya, sayang," tanya tuan Hitoru pada istrinya Mina.

__ADS_1


"Dia tetap tidak mau datang, sayang. Sudahlah biarkan saja dia," jawab Mina memeluk tuan Hito dengan ekspresi seksinya.


"Kau yang memulainya, sayang." Jawab tuan Hito langsung menerkam istrinya. Hitoru Zakuya, seorang pria keturunan Jepang. Berwajah oriental khas Jepang, bermata sipit yang tajam, beralis tegas, tubuh kekar khas Asia, lengkap dengan rambut gondrongnya. Sekilas, penampilannya tidaklah menakutkan seperti ketua mafia yang kental akan kekejaman. Tapi jangan tertipu pada penampilannya. Dengan masih memajang senyuman menawannya, ia dapat mencabut nyawa seseorang, tanpa siapapun yang tau. Bahkan polisi senior sekalipun.


Kehidupan kelamnya dimasa lalu, mengubahnya menjadi sesosok pria yang amat sangat kejam.


Tidak ada tujuan dalam hidupnya, keinginannya hanyalah Uang. Uang adalah hal penting dalam hidupnya, tidak ada hal yang lebih penting dari pada uang.


Bagi seorang Hitoru Zakuya, Uang adalah segala-galanya. Tidak ada Cinta juga tidak ada keluarga. Yang ia utamakan hanyalah Uang.


πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯


"Pergilah ke perusahaan, bukanya kepentingan perusahaan lebih penting dari anakmu yang kelaparan," ketus Myla.


"Ayolah sayang, itu benar-benar penting. Aku bisa rugi besar jika terlambat sedikit saja," kilah tuan Devan.

__ADS_1


"Jangan kira aku tidak melihatmu, saat pulang dengan menggendong Lona. Entah apa yang kalian berdua lakukan," batin Myla berucap, dengan penuh amarah.


"Aku sudah meminta Mommy untuk menemanimu, sebentar lagi mungkin Mommy akan segera datang. Kalau mau makan apa-apa, telpon aku, nanti akan aku belikan. Aku berangkat kerja dulu, sayang." Tuan Devan berkata, lalu mengecup kening Myla sekilas, kemudian keluar dari kamar. Ketika melewati kamar Lona, ia merasa kakinya akan melangkah masuk kedalam kamar Lona. Namun, ia langsung menghentikan langkah kakinya dan keluar dari hotel menuju perusahaan.


πŸ‚πŸ‚πŸ‚


Like, komen, hadiah, dan vote πŸ™


Rate bintang 5 juga ya πŸ™


Maafkan typonya πŸ™


Selamat membaca dan semoga suka πŸ’–


Lopeeeee readerssss 😘

__ADS_1


πŸ”₯πŸ‚


__ADS_2