Budakku Canduku

Budakku Canduku
Episode 73


__ADS_3

***


Tak lama sekretatis Aron datang, dengan membawa berita yang membuat Lona jatuh pingsan.


Dari cerita sekretatis Aron, pesawat yang ditumpangi tuan Devan saat akan pulang, kehilangan kontak. Dan ditemukan di laut, dalam keadaan yang sudah hancur. Dan dapat dipastikan tidak ada satupun penumpang yang dapat selamat.


Setelah mengangkat Lona ke kamarnya, sekretatis Aron segera berangkat menuju bandara untuk mencari informasi lebih lanjut.


Nyonya Zeline juga ingin ikut Aron, tapi dicegah oleh sekretaris Aron.


"Siapa yang akan menjaga Nona Lona, nyonya. Saya akan segera mengabari nyonya bila saya mendapatkan informasi." Kata sekretaris Aron.


"Baiklah Aron. Tolong secepatnya kabari mommy, bila kamu mendapatkan informasi." Tutur nyonya Zeline berlinang air mata.


"Baik, nyonya. Kalau begitu saya pergi dulu. Ingat nyonya jangan keluar rumah. Ini sudah larut malam. Biarkan saya yang mencari informasi." Pesan sekretatis Aron.


"Baiklah, Mom mengerti," jawab nyonya Zeline.


Setelah mengantarkan nyonya Zeline sampai dikamar, barulah Sekretatis Aron benar-benar pergi.


Sampai dikamar, nyonya Zeline dikagetkan dengan isakan tangis Lona.


Nyonya Zeline terus membantu menenangkan Lona. Walau ia juga ikut menangis. Ibu mana yang tidak sedih bila mendengar berita buruk tentang putra satu-satunya.


Keduanya terus terisak hingga keduanya kelelahan dan tanpa sadar mereka berdua sudah tertidur pulas.

__ADS_1


***


Pagi itu, Lona dibangunkan oleh sinar matahari yang masuk lewat celah-celah ventilasi. Lama Lona mengucek matanya setelah itu barulah ia bisa melihat dengan jelas.


Dan samar-samar Lona melihat taun Devan yang tengah asik bermain bersama putranya. Lona terdiam, ia memastikan lebih lanjut.


"Sayang, kau sudah bangun." Suara baritone itu memangginya begitu lembut. Namun, Lona masih terdiam.


"Nyatakah, apakah aku hanya mengkhayal. Apakah itu arwah kak Devan. Apakah kak Devan ingin menemuiku dan putraku untuk yang terakhir kalinya," batin Lona berkata sambil menangis histeris.


Sosok itu mendekat pada Lona kala kaget melihat Lona sudah terisak-isak menangis.


"Lona sayang, kamu kenapa nak. Kenapa menangis." Ucap nyonya Zeline kaget melihat Lona menangis histeris.


"Sayang, kenapa kau mengatakan aku telah tiada?" Tanya Devan heran.


"Aaaaaakh ... Hantu ..." Teriak nyonya Zeline lalu pingsan.


Devan langsung berlari mendekati mommy-nya. Lona yang melihat hal itu langsung tersadar. Ia sadar sekarang. Sosok tegap itu bukanlah khayalannya, bukan pula arwah seperti yang ia katakan tadi.


Tapi, itu adalah tuan Devan. Itu benar-benar tuan Devan. Ia tidak sedang melihat hantu.


"Kak Devan, apakah ini benar-benar kakak," tanya Lona berhasil menyentuh bahu Devan.


"Iya sayang, ini aku calon suamimu Devan. Kenapa kau mengatakan aku adalah arwah. Dan mommy juga, Kenapa mommy mengatakan aku adalah hantu," tanya Devan heran.

__ADS_1


"Bukankah pesawat yang kakak tumpangi kecelakaan?" Tanya Lona masih terisak.


"Tidak sayang, aku tidak kecelakaan. Aron memang memesankan tiket pesawat itu untukku. Tapi aku ketiduran dihotel karena kelelahan. Dan pada akhirnya aku ketinggalan pesawat. Semalaman aku ketiduran, makanya aku tidak sadar bila ada yang menelpon. Maafkan aku yang lupa memberi kabar, sayang. Sudah, jangan menangis lagi ya. Aku baik-baik saja. Mana mungkin aku meninggalkanmu. Menikah saja kita belum," tutur tuan Devan panjang lebar.


"Aakh ... Sakit sayang. Kenapa malah mencubitku?"


"Itu hukuman untuk kakak. Apa kakak tidak tau betapa kuatirnya aku." Bentak Lona kembali menangis.


"Maafkan kecerobohanku, sayang. Aku berjanji tidak akan mengulangi hal itu lagi." Janji tuan Devan dan Lona hanya menatapnya mengangguk ringan.


Keduannya saling pandang. Dan entah apa yang membuat tuan Devan langsung ******* bibir Lona penuh nafsu.


"Bukannya membantu menyadarkan mommy lebih dulu. Tapi, kalian berdua malah asik saling berci*man." Kesal nyonya Zeline membuat dua sejoli itu segera melepaskan pangutan mereka.


Bersambung .....


.


.


.


.


Like, komen, hadiah, vote, dan rate bintang 5 nya ya πŸ™πŸ˜πŸ˜˜πŸ˜˜

__ADS_1


__ADS_2