Budakku Canduku

Budakku Canduku
Episode 49 (Aron & Anna)


__ADS_3

πŸ”₯πŸ”₯πŸ”₯


Pagi itu, hanya air mata yang membasahi pipi Anna. Dengan berlinang air mata, ia berusaha melepaskan diri dari pelukkan sekretaris Aron yang begitu erat memeluknya.


Anna memeriksa tubuhnya, ada banyak bercak merah serta kebiriuan disana. Tadi malam, Anna pingsan karena terlalu tegang. Sehingga ia tak dapat mengetahui apa yang terjadi setelah ia pingsan.


Dengan tangan bergetar, Anna mencoba menyingkap selimutnya. Anna membekap mulutnya agar tak menjerit Kala melihat ada sebercak darah dikasur itu.


Anna yang merasa Hina, langsung menangis terisak-isak. Ia sangat berharap kejadian tadi malam hanyalah sebuah mimpi. Karena saat terbangun pakaian yang lengkap telah menempel ditubuhnya.


Anna tampak sangat syok, ia mencubit seluruh tubuhnya dengan kasar sambil terus terisak. Sekretaris Aron kaget melihat Anna yang sepeti itu. Ia langsung menghentikan tingkah Anna dengan cara memeluknya erat.


Anna memukul lemah tubuh lelaki yang ia cintai, yang kini memeluknya begitu erat.


Pukulan Anna semakin melemah, dengan isakannya yang semakin mereda.


Sekrataris Aron melepaskan pelukannya, ketika melihat Anna telah kembali tenang.

__ADS_1


"Anna, tenanglah. Aku akan bertanggung jawab kepadamu. Aku mohon jangan menyakiti dirimu sendiri." Tutur sekretatis Aron merangkul pundak Anna.


"Kenapa harus saya, tuan. Kenapa tidak wanita lain saja. Kenapa harus saya, tuan, hiks ... Hiks..." lirih Anna disela-sela isakkannya. Anna menaikkan pandangannya menatap nanar sekretatis Aron.


"Anna, aku mohon maafkan aku. Maafkan Aku yang terpaksa memintamu untuk menolongku. Setidaknya aku melakukannya dengan wanita yang mencintaiu tulus. Aku memang tidak bisa membalas cintamu. Tapi, aku akan berusaha untuk bertanggung jawab padamu." Jawab sekretaris Aron.


"Tuan, saya memang menyukai bahkan mencintai tuan. Tapi, tidak dengan cara seperti ini. Tuan telah menghancurkan hidup saya." Teriak Anna dengan air mata yang semakin membanjiri tubuhnya.


"Aku sudah mengatakan bahwa aku akan bertanggung jawab, Anna,"


"Dengan cara apa tuan bertanggung jawab atas saya?" Tanya Anna


"Hanya itu saja?"


"Iya, hanya itu. Maaf, aku tidak bisa bila harus menikahmu," gumam sekretaris Aron merasa bersalah karena tak bisa menikahi wanita yang telah ia tiduri.


"HA Aahahhahaa ..." Anna tertawa kencang mendengar ucapan sekretatis Aron.

__ADS_1


"Apa itu yang tuan namakan sebagai bentuk dari tanggung jawab." Ketus Anna. "Heh," dengua Anna.


"Dengarkan saya baik-baik tuan. Saya adalah seorang perempuan yang punya harga diri. Dan tuan telah menghancurkan harga diri saya dengan mudah. Dan tuan menyatakan akan bertanggung jawa, dengan cara menafkahi hidup saya. Tapi tuan tidak akan menikahi saya, dan tuan ingin menjadikan saya sebagai wanita simpanan, wanita peliharaan, wanita bayaran. Apa bedanya saya dengan seorang jal*ng, tuan. Bila saya hamil, apa tuan masih tidak ingin menikah saya. TUAN BENAR-BENAR GILA," teriak Anna diakhir kalimatnya. Lalu Anna berdiri akan pergi dari kamar khusus itu.


"Tunggu Anna, saya jamin kamu tidak akan hamil karena ...


"Tidak akan hamil! Kenapa tidak bisa. Apa tuan pernah baca novel, disana rata-rata mereka hamil walau hanya melakukannya satu kali. Dan saya telah bertanya langsung pada dokter kebenaran nya. Hal seperti itu sangat mungkin terjadi taun. Apalagi ini adalah masa-masa subur saya," seru Anna ketus lalu segera pergi dari ruangan kerja sekretaris Aron.


"Anna," teriak sekretaris Aron.


Huffff ... sekretaris Aron menghembuskan nafasnya kasar.


"Kamu tidak akan hamil, Anna. karena saya, belum...


πŸ‚πŸ‚πŸ‚


Kenali-lah Othor sebagai tukang gantung sejagad Noveltoon πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

__ADS_1


Reader mah pintar, pasti bisa menebaknya bukanπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…


__ADS_2