
***
3 minggu kemudian :
"Awas lalat masuk," goda nyonya Zeline.
"Calon istriku benar-benar ferfeck, Mom. Aku sudah tidak sabar." Ucap tuan Devan.
"Ingatlah, istrimu itu masih dalam masa nifas."
"5 hari lagi selesai, Mom." Jawab Devan tak mengalihkan pandangannya dari Lona yang kini sedang memilih gaun pengantin.
"Kau menghitungnya?!" Tanya nyonya Zeline.
"Tentu saja aku menghitungnya." Jawab Devan santai.
"Pernikahan mu dan Lona akan dilaksanakan besok pagi. Kau tetap tidak akan bisa malam pertama. Karena istrimu pasti belum selesai masa nifasnya, hahahahaha ..." Ejek nyonya Zeline.
"Tidak apa-apa, Mom. Yang sakitkan hanya yang dibawah. Dibelakang, atas dan atas lagikan masih sehat." Jawab tuan Devan dengan segela pikiran mesumnya.
"Kau sangat berbeda. Apa kau masih waras. Mom, merasa punya putra lain." Kata nyonya Zeline yang heran dengan perubahan drastis putranya itu.
"Sudah kubilang jangan menyalahkanku. Salahkan saja author, dia yang membuatku menjadi mesum." Jawab tuan Devan santai.
Author : πππ
"Dasar gila, kau yang mesum. Malah menyalahkan orang lain pula." Ucap nyonya Zeline.
Author : πβ€οΈβ€οΈβ€οΈ
__ADS_1
"Hey kau! Gaun apa ini, apa kau ingin dada calon istriku jadi tontonan, ha! Carikan yang lain." Bentaknya pada desainer ternama itu. Dan Lona kembali harus mengganti gaun itu.
Gaun kedua
"Apa kau ingin punggung istriku jadi tontonan!"
Gaun ketiga
"Apa kau sengaja ingin menampakkan paha mulus calon istriku!"
Gaun keempat
"Gaun ini terlalu pas ditubuhnya. Ini cocok untuk malam pertama kami. Ganti lagi."
Gaun kelima
"Nah, ini baru pas. Tidak terlalu seksi, tidak terlalu tertutup. Ini sangat pas ditubuh indah calon istriku."
Canda pingsanβοΈβοΈβοΈπ
***
Keesokkan paginya :
Di hotel ternama.
Hotel termewah di kota, telah disewa seluruhnya oleh Devan. Aula jumbo itu telah dihiasi dengan indah bak di negeri dongeng. Para tamu penting pun telah hadir di acara pernikahan CEO serta pemilik PT grup Dizzon. Perusahaan terbesar kedua di kota setelah perusahaan Aldrich.
Semua kamar sudah dipersipakan untuk tempat menginap para tamu undangan.
__ADS_1
Tapi sayangnya, teman-teman taun Devan. Seperti Presdir Shilin, predir Chao, tuan Aldrich, Chen, Choi, dll. Tidak bisa hadir. Dikarenakan Tuan besar Mou dan juga Nyonya besar Mou mengalami kecelakaan mobil. Dan keduannya telah berada di rumah sakit.
Tuan Aldrich, presdir Chao akan langsung berangkat untuk menghadiri pernikahan Devan, tapi urung, setalah mendepatakan kabar buruk itu. Keluarga terkaya didunia itu, langsung bertolak berangkat ke China untuk melihat keadaan kedua tokoh besar itu. Sedangkan Devan tak mungkin berangkat ke sana, karena acara pernihannya tak mungkin bisa dibatalkan.
Meski tanpa tokoh besar itu, acara tetap berjalan lancar. Lona tampak begitu anggun, semua mata tertuju pada pesonannya. Gaun sederhana dengan hiasan berlian dan batu berharga itu dengan alami membuat Lona begitu bercahaya. Make up natural dan tidak terlalu menor membuatnya begitu cantik sempurna. Tidak ada satu pasang mata pun yang dapat berkedip ketika menatapnya.
Bagaimana kabar tuan Devan? Jangan tanya, karena sesuatu dibawah sana sudah meronta ingin dilepas.
Kedua mempelai itu dengan anggunya berjalan menuju altar tempat mereka berdua mengucapkan janji suci pernikahan.
Dengan semangat dan penuh kebahagian mereka mengucapkan janji suci untuk sehidup semati.
Tepukkan tangan para tamu menggelegar begitu keduannya berhasil mengucapkan janji suci.
"Cium ... Cium ... Cium ..." Begitulah teriakkan mereka. Tanpa ragu keduannya saling mencium dengan lembut dan tepukkan tangan para tamu menyadarkan keduannya, bahwa mereka tidak sedang berada dikamar.
Kini, keduannya tampak sibuk menyalami para tamu yang memberikan ucapan selamat.
"Eh, itu bukannya Kalika dan kalina. Ah aku pasti salah lihat. Mereka terlihat berbeda. Rambut dan penampilan adik-adikku tidak seprti itu." batin Lona, kala tak sengaja melihat dua orang gadis berpakaian seksi yang dilihatnya dari belakang begitu mirip dengan kedua adik kembarnya. Tampak kedua gadis itu sudah tak terlihat setelah diseret paksa oleh seseorang.
Bersambung ....
.
.
.
.
__ADS_1
Like, komen, hadiah, vote dan rate bintang 5 nya ya ππππ