Bukan pilihanku

Bukan pilihanku
Awalnya


__ADS_3

Aerilyn Aretha Catherine Tsabita Hendrawan (Alin,Rilyn,Aretha) Biasa Dipanggil Alin mengapa Alin karena tidak mungkin kan dipanggil Aeri Tapi memang panggilan dari keluarga dan teman Alin, Alin ini seorang Mahasiswi Semester 4 Di Universitas Di Kota X, Alin sendiri Masih berusia 18 tahun, ia memang masih sangat muda bahkan di usia tersebut ia sudah memasuki bangku kuliah, di kelas Alin Muda sendiri dong, Bukan Hanya Itu selain Kuliah ia juga Bekerja sebagai CEO dan Pemilik Perusahaan Ailyn Groups Dan Ailyn Company, Ailyn Boutique, Mengapa di usianya yang masih muda ia harus terjun ke dunia bisnis, Karena memang sudah turun-menurun dari keluarganya, Jadi ia menyukai bisnis dan mencoba masuk di dunia bisnis hingga memiliki perusahaan dan butik yang sudah ada cabang dimana-mana, walaupun Alin Anak perempuan satu-satunya namun dirinya tidak manja, Alin Sangat mandiri bahkan apabila bisa ia tidak akan merepotkan siapapun termasuk keluarganya, walaupun tidak Manja namun terkadang sifat manjanya itu keluar ke keluarga besarnya, Alin memang dididik untuk bisa mandiri,agar suatu hari nanti ia bisa mandiri tanpa siapapun, Tentunya Alin tidak langsung mempunyai Kehidupan yang enak seperti sekarang, Walaupun dari dulu keluarganya berkecukupan namun dia selalu dibully, Dan tidak mempunyai teman, Dibully satu kelas karena memang Alin sosok yang pendiam dan jarang berinteraksi, Alin hanya mempunyai satu sahabat dari SMA kelas 1 hingga kuliah sekarang, Namun Alin bersyukur Teman-teman kuliahnya tidak seperti temannya Dulu yang selalu tidak menyukainya, Mungkin Banyak orang yang iri dengan Alin karena mendapatkan Segalanya, Mulai kehidupan yang mewah, Kecerdasan, kepintarannya, Kecantikannya hingga banyak yang kagum dengannya,Alin sendiri dikenal dengan prestasi dan bakatnya, Mungkin bisa dikatakan ia tidak terlalu mengandalkan keluarganya, justru Alin terkadang tidak ingin siapapun mengenalinya karena identitasnya, Alin sangat bangga menjadi diri sendiri hingga seperti sekarang,bisa menjadi Motivasi untuk semua orang, Kita lanjut ke sifat Alin, Alin ini Cuek, pendiem,tegas, Kadang Egois, Suka marah Tapi Baik, Dingin banyak deh, Siapa Sangka Di usia Alin yang masih 18 Tahun tiba-tiba Diajak Nikah, Yang seharusnya ia menikmati masa mudanya,tapi dia harus menikah, awalnya Alin menolaknya karena ia tidak siap, tapi mengapa seluruh keluarganya memaksanya, Jujur saja Alin sempat berpikir dan sempat tidak yakin, Kenapa karena tidak ada niatan Ia menikah muda namun orang tuanya malah menjodohkannya dengan pria itu, Mau tidak mau harus mau dong, Kesalahpahaman akan menghasilkan kisah yang akan menjadi takdir Alin dan Rey, Yang awalnya Mungkin hanya Alin tidak menghiraukannya namun dengan semua dukungan mempersatukan mereka berdua.


Aji Enrico Hendrawan Aji Ini Adalah Abang Alin ya, Aji juga banyak idamannya, ya karena idaman para perempuan, siapa yang tidak ingin menjadi istrinya aji, Putra sulung Hendrawan Agung Dan Lusiana Sari ini juga memiliki paras tampan yang sangat memikat wanita, Namun sayang Aji sendiri sudah menikah, Dan Aji ia berusia 29 tahun istrinya bernama Kia Lolita, Aji yang akan mempunyai Satu Putri yang akan ia beri nama Achianara Clara Enrissa Ajiandrawan tapi masih belum lahir ya, Karena Kia masih hamil 4 Bulan, Aji dan Kia menikah sudah 1 tahun lebih.


Lanjut Ke suaminya Alin Yuk, Ralat Calon suaminya.


Reynaldi Neandro Xander Bratadikara, Rey Pria berwajah Tampan dan Manis, Namun Rey Ini Cuek, Dingin, Tegas, Egois, Namun aslinya dia penyayang dan Baik hati, Rey Adalah CEO PT RY Company, Dan RY Group, Selain itu Dia juga seorang Dosen Di Universitas Di kota x, Bahkan Banyak Mahasiswinya Terpukau dengan Ketampanannya dan Banyak Yang mengatakan Bahwa dirinya Berdamage sekali, Idaman Banget Dosen Muda Dan Seorang CEO, Membuatnya Banyak sekali Penggemarnya, Terutama Mahasiswi dan Teman-temannya, Namun Rey dia jarang sekali dekat dengan Wanita, Kecuali Mama dan Adiknya, Rey sulit sekali untuk didekati para wanita karena dirinya cuek dan selalu dingin, mengapa agar wanita menjauh darinya namun jikalau ada satu wanita yang bisa menghadapi dirinya maka akan dia pertahankan,Rey putra sulung dari Hari Adistro dan Yuliana Risita, Rey berusia 23, Di umur yang segitu orang tuanya selalu menanyakan kapan Rey akan membawa Calonnya kerumah, Calon apa yang orang tuanya maksud, Pacar saja tidak punya, Bukan Rey trauma atas hubungan, tapi ia tidak ingin menjalin hubungan kalaupun itu akan kandas di tengah jalan, yang Rey mau ia tidak berpacaran namun langsung melamarnya dan menikahinya, memang usianya masih sangat muda, namun Rey sudah siap untuk menjadi seorang imam, Rey akan berusaha menjadi imam yang baik untuk keluarganya nanti, Toh menikah muda karena memang paksaan dari orang tua dan akhirnya Rey berpikir juga untuk apa menundanya, Siapa sih yang gak mau Sama Reynaldi Yang cuek dan dingin tapi perhatian banget,bikin meleleh terkadang perlakuannya.


Delisha Tiara Anggun Zivanna, Delisha ini adik dari Rey ya, Dia masih berusia 16 Tahun , Dan Masih Duduk di bangku SMA kelas 1, Menjadi Adik satu-satunya Rey, dia yang paling Rey sayang, bahkan Rey jaga.


Di Kelas A


Reynaldi Berjalan Menuju Kelas A, Rey berjalan dengan Santai saja, Namun ia menghentikan langkahnya menatap seseorang gadis yang tengah tertawa dengan temannya, Mengapa Rey menjadi Memperhatikannya, Setelah sekian lama Rey menyadari dari tadi ia menatapnya,ia pun melanjutkan perjalanan ke ruang kelas A, sesampainya disana Rey segera memasuki kelas tersebut, Betapa Kagetnya ia melihat Gadis itu yang tengah Duduk di barisan paling depan.


"Perkenalkan Nama Saya Reynaldi, Kalian bisa memanggil saya Pak Rey, Oh ya disini saya akan mengajar mata kuliah pada hari ini, Jadi mohon partisipasinya" Kata Reynaldi


Alin tetap Fokus dengan Pandangannya ke Arah papan Tulis, Ia hanya mendengarkannya lalu ia fokus kembali ke arah Papan tulis dikelas, Rey mencoba Profesional toh mana mungkin ia akan terus-terusan menatap gadis itu.


"Oh ya gimana kalau hari ini kita kenalan, saya mau kenal dong satu-satu" Kata Reynaldi


Semua Mahasiswa Dan Mahasiswi pun setuju dengan Ide Pak Rey, Lalu dengan Alin ia hanya mengikuti Saja, Rey sengaja ingin berkenalan dan mengetahui namanya.

__ADS_1


Setelah Semua selesai berkenalan Tinggal Alin yang belum, Alin santai saja toh ia mau berkenalan atau tidak temannya sudah mengetahuinya.


"Tinggal kamu" Kata Reynaldi


"Perkenalkan Saya Aerilyn Aretha Hendrawan, Bisa Dipanggil Alin" Kata Alin Dengan senyuman Manisnya, Rey tidak berkedip saat menatap senyuman manis itu kembali, Mungkinkah ia menyukai Alin.


"Jadi Namanya Alin" kata Reynaldi dalam hati


Reynaldi Kembali fokus untuk Memberikan Materi, Selesai itu Rey langsung meninggalkan Kelas, Namun Rey berhenti di Tengah Jalan, Membuat Alin menabrak Punggungnya itu.


Rey mengembalikan badannya, Ia kaget Alin di belakangnya.


"Apa yang kamu lakukan di belakang saya" Kata Reynaldi


"Toh mana saya tau kamu ada di belakang saya" Kata Reynaldi


"Ya maka dari itu bapak harusnya cari tau, Kalau mau berhenti jangan asal berhenti " Kata Alin


"Suka-suka saya" kata Reynaldi


Alin pun sangat kesal ia meninggalkan Reynaldi sendirian, Rey yang menatap Kepergian Alin hanya tersenyum,Lucu juga melihat Alin yang sedang kesal seperti itu.

__ADS_1


"Kenapa sih, ih dasar bapak Rey" Kata Alin


Alin menuju Parkiran ia segera mengendarai mobilnya, Toh kelas sudah selesai ia wajib untuk langsung pulang,hari ini tidak Acara apapun, Jadi Alin bisa rebahan dengan tenang, Mau ke kantor bukan waktunya untuk ke kantor.


Reynaldi Juga langsung pulang selesai kelas, Namun ia terbayang-bayang Senyuman manis Alin tadi, Mengapa dipikirannya Alin, Sesampainya dirumah Rey masih senyum sendiri, membuat mamanya menjadi heran.


"Rey kenapa kamu nak, Keknya bahagia banget" Kata Mama Yuliana


"Enggak Kok Ma, Rey ke kamar Dulu mau mandi" Kata Reynaldi


"Bang Rey tumben deh pulang senyam-senyum sendiri ma, biasanya kan kelihatan kesel dan galak" Kata Delisha


"Mungkin Habis Ketemuan kali sama ceweknya " Kata Mama Yuliana


"Masak sih bang Rey punya pacar" Tanya Delisha


"Mama gatau kan siapa tau aja" Kata Mama Yuliana


Reynaldi selesai mandi ia pun duduk di Ranjang Miliknya,Dan menatap Laptopnya karena banyak pekerjaan yang harus ia kerjakan, Seharusnya mempunyai Asisten Pribadi bukan, Kalau di kantor ia punya namun untuk Asisten Pribadi yang selalu ada untuknya ia belum mempunyai.


Sedangkan Dirumah Alin sedang rebahan sambil menatap Handphonenya ia membaca teman-temannya sedang ghibah Dosen muda tadi, Hanya Alin yang cuek saja, Bahkan ia tidak ikut ghibah.

__ADS_1


Alin Masih Kesal dengan Pak Rey, Kenapa karena pak Rey tidak mengakui kesalahannya bahkan malah justru membenarkannya, Egois bukan.


Pertemuan Pertama Antara Rey Dan Alin Sebuah ketidaksengajaan, Karena Mereka Dipertemukan Rey sebagai Dosen dan Alin Sebagai Mahasiswi Rey di kelas, di luar kelas bisa jadi ayang lah ya.


__ADS_2