Bukan pilihanku

Bukan pilihanku
mantan istri


__ADS_3

Devano menjelaskan dari awal, mengapa bisa Bella menjadi mantan istrinya,dan Devano tidak mengetahui bahwa Bella pernah ingin menikah dengan Reynaldi,kakak sepupunya.


"Waktu itu kami gak sengaja, bertemu di bar, dan kami melakukan hubungan yang tidak seharusnya kami lakukan,jujur saja saat itu aku khilaf hingga mengambil haknya, Dan satu bulan sejak kejadian itu Bella dinyatakan hamil, dia hamil putra kami Dafa, dan saat itu aku menikahinya,jujur saja Bella saat itu frustasi, dia seperti orang linglung bahkan makan harus aku menyuapinya,Aku bahagia ketika dokter mengatakan bahwa Bella mengandung bayi laki-laki, sungguh aku sangat bahagia ketika mengetahuinya,aku menjaganya dengan baik, aku sangat menyayangi dirinya karena dia ibu dari putraku, bahkan saat aku memberikan vitamin untuk janin di kandungannya dia menolak, bahkan kandungannya lemah tapi putra kami sangat kuat, dia bertahan, dan hingga kandungan dia memasuki bulan ke 6, Janinnya kuat dan bobotnya bertambah,aku saat itu bersyukur mengetahuinya, Dan saat bulan ke 9 aku lebih stay dirumah, karena aku takut Bella melahirkan sewaktu-waktu aku tinggal kerja, dan benar saat itu Bella merasakan kontraksi, Aku langsung membawanya kerumah sakit sampai rumah sakit masih pembukaan 5, aku tetap memberikan semangat,Bella ingin menyerah saat itu, dia belum siap mengurus bayi kita dan menjadi istriku, hingga putraku lahir, aku langsung membawanya menjauh dari Bella dan aku juga menceraikannya seperti yang dirinya mau, sampai Dafa tumbuh dia menanyakan dimana mamanya,aku tidak Pernah menjawabnya, hingga di usia Devan yang ke 4, mungkin takdir yang mempertemukan aku dan Bella kembali, Aku bahagia bisa bertemu dengannya tapi aku sadar dengan statusku yang sudah mempunyai istri, Aku memberitahukan bahwa putra kita tumbuh dengan sehat dan sangat lucu dia menangis di pelukan ku, aku tidak tega melihatnya, Dulu Bella mungkin masih labil saat menjadi istriku,tapi sekarang Bella sudah dewasa dirinya ingin menjadi ibu yang baik untuk Dafa" kata Devano


Devano menceritakan dengan menangis,tak terasa air matanya menetes, cintanya untuk Bella memang abadi selamanya walaupun dirinya sudah mempunyai istri, Dia masih sangat cinta dengan Bella jikalau dirinya masih sendiri mungkin dia akan bersama Bella kembali.


Vitaloka pun bingung harus seperti apa, ternyata suaminya masih mencintainya, cinta pertama suaminya,dan ternyata cinta pertama suaminya adalah mama kandung Dafa, dia bisa apa, apakah dia harus rela melepaskan Devano untuk dirinya kembali dengan cinta pertamanya.


Rey dan Alin terdiam, ternyata begitu ceritanya, Bella mantan istri sepupu Rey, untung saja dirinya tidak menikah dengan Bella, bagaimana jadinya jikalau seperti ini.


"Ternyata Dafa anak cinta pertama kamu mas" Kata Vitaloka


"Iya Dafa anak aku dan Bella, kenapa kamu keberatan Vita" Kata Devano


"Mas gimana nasibnya aku dengan dengan putri kita mas" kata Vitaloka


"Masih sama statusmu menjadi istriku bukan, tapi jikalau nanti kamu merestuinya aku akan menikah dengan Bella dia akan menjadi madumu" Kata Devano


Alin dan Rey memilih pergi mereka meninggalkan sepasang suami-istri itu yang ada di taman rumah, karena urusan rumah tangga,ya biarlah mereka.


"Mas aku gak mau di madu" Kata Vitaloka


"Tapi aku mencintai Bella, mengertilah Vita, selamanya cinta dan sayang ini milik Bella" kata Devano


Sedangkan Dirumah Aditya,Bella melihat suaminya yang tengah asik memadukan kasih, Sungguh Bella jijik melihatnya,kurang apa Bella dengan Aditya, hingga dirinya tega melakukan hubungan itu dengan wanita lain.

__ADS_1


"Bella, kamu udah tau jadi aku talak kamu, secepatnya aku urus perpisahan kita" Kata Aditya


Bella Terdiam ia mengambil kopernya dan tas lalu ia pergi meninggalkan rumah aditya sungguh Bella tidak tau harus kemana, haruskah ia pulang,Bella menelfon Devano,Devano sangat khawatir dengan Bella ia meninggalkan rumah Rey dan pergi menemui Bella, Devano melihat Bella yang menangis di pinggiran taman.


"Bella" Kata Devano


Bella langsung memeluknya, Bella menumpahkan segala hal yang ia rasakan, Devano Terdiam apa yang terjadi dengan bella, Bella pun cerita namun dia sambil menangis, Devano sekarang paham apa yang dirasakan Bella, dirinya Mengelus rambutnya.


"mas, Aku kurang apa" Kata Bella


"Bella kamu sempurna,hanya suami kamu yang tidak bisa menghargai kamu" Kata Devano


"Mas devan mau kan, bantuin Bella biar Bella bisa pulang kerumah" Kata Bella


"Tentu aku bantuin,udah jangan sedih, kita makan es krim" Kata Devano


"Bella kamu mau jadi istri keduaku, mungkin 2 Minggu dari sekarang kita akan mempersiapkan pernikahan " Kata Devano


Bella menatap Devano, Yang dikatakan Devano hanya lelucon bukan, tapi Devano sangat meyakinkan Bella.


"Tapi mas, aku gak mau jadi orang ketiga " Kata Bella.


"enggak Bella, kamu orang pertama " Kata Devano


"Apa istri kamu tau" Kata Bella

__ADS_1


"Dia sudah tau" Kata Devano


Dan Bella menerimanya, Bella menerima Devano menjadikannya istri kedua, walaupun menjadi istri kedua setidaknya dirinya tidak malu atas dirinya yang ditinggal suaminya selingkuh.


Devano sangat Menyayangi bella, apapun akan ia lakukan untuk Bella, Sekarang dirinya dan Bella akan bersatu dalam ikatan pernikahan, semoga saja orang tuanya merestuinya.


dan benar saja orang tua mereka merestuinya,dan Vitaloka hanya pasrah, ia tidak mungkin membantahnya.


2 Minggu kemudian acara pernikahan bella dan Devano dilaksanakan, Acaranya meriah bahkan Lebih meriah dari sebelumnya.


Malam harinya mereka melakukan yang seharusnya mereka lakukan, Devano berharap agar Bella segera hamil anaknya, mengapa Devano berharap hal itu karena ia ingin Bella ibu dari anak-anaknya.


Keesokan Harinya, Alin merasakan mual-mual, Masuk angin, Setelah melakukannya berapa kali,mana mungkin dirinya hamil, Rey yang mendengarnya pun langsung menghampirinya.


"ada apa" Tanya Rey


"Gatau mas mual banget" Kata Alin


Pernikahan mereka memasuki bulan pertama,dan benar saja Alin memang telah haid, mungkinkah ini pertanda baik,agar hubungan mereka semakin dekat.


Rey memberikan sebuah testpack, Alin sempat ragu mungkinkah benar-benar positif dan ternyata benar garis dua,membuat alin sangat bahagia, dirinya Memeluk Rey dengan erat Walaupun belum ada cinta diantara mereka setidaknya kehadiran buah hati akan mempersatukan mereka.


"Mas positif" kata Alin


"Alhamdulillah, akhirnya" kata Rey

__ADS_1


Rey sangat bahagia mendengarnya, ia akan seorang ayah, hal yang sangat ia nantikan, ternyata Alin lah yang akan menjadi ibu dari anak-anaknya, mungkin memang seharusnya dirinya mencintai Alin, Mereka berniat merahasiakan ini dari keluarganya, agar mereka tau setelah kehamilan Alin memasuki bulan ke 5.


__ADS_2