Bukan pilihanku

Bukan pilihanku
DevaBell


__ADS_3

Bella sedang ingin keluar hotel sendiri,toh Aditya marah karena mengetahuinya, Ketika ia ingin keluar tiba-tiba ia bertabrakan dengan seseorang, Bella Mendongakkan kepalanya menatap seseorang itu, Betapa terkejutnya Bella melihat seseorang di depannya.


"Anda tidak apa-apa" Kata Devano


"Gpp,Kok maaf udah menabrak kamu, bentar Mas Devan, Mas kamu melupakan aku" Kata Bella


"Maksud kamu" Kata Devano


"Aku Bella mas, setelah sekian lama aku mencari kamu dan anak kita" Kata Bella


Devan menata Bella tidak percaya, Bahwa Bella di depannya adalah Bella mantan istrinya dulu, Bella sangat berubah, bahkan Bella sekarang terlihat sangat dewasa dan lebih cantik dari Dulu, dulu cantik Bella natural,tapi sekarang Bella lebih cantik lagi.


"Ini kamu Bella" Kata Devano


"Iya mas, Mas dimana anak kita mas" Kata Bella


"Kamu gak perlu tau, kamu sendiri kan yang gak mau" Kata Devano


"Mas itu dulu, sekarang biarkan aku tanggung jawab mas, aku mohon mas pertemukan kami" Kata Bella


"dia sudah bahagia bersama mama barunya" kata Devano


Bella meneteskan Air Matanya, Sungguh sakit ketika Devano mengatakan hal itu, Dia ibu kandungnya apa salah dia ingin bertemu dengan putranya, Bella sadar mungkin kesalahannya sangat fatal hingga tidak bisa dimaafkan.


"Coba kamu jadi aku mas, Disaat aku baru saja melahirkan,aku belum memeluknya kamu sudah mengambilnya dari aku mas, siapa sih mas yang menolaknya aku gak menolaknya mas, walaupun pada saat itu mungkin aku belum mengerti tentang bagaimana caranya aku menjadi ibu, dan mungkin aku bukan ibu yang baik, sekarang salahkah aku mas jikalau ingin bertemu dengannya" Kata Bella


Devano terdiam, memang salahnya memisahkan putranya yang baru saja lahir dengan ibu kandungnya, bahkan dia sengaja pindah agar Bella tidak bisa mencari keberadaan mereka.


"Kalau gak boleh gpp kok mas" Kata Bella


Bella ingin pergi,namun tangannya ditahan oleh Devano, Bella Menghentikan langkahnya menatap Devano, Devano menatap mata Bella, Devano tidak bisa melihat Bella menangis, ia mengusap air mata Bella.


"Lepas mas, biarin aku pergi" Kata Bella


"Disini saja Bella, Kita makan bersama kita bicara" Kata Devano


Devano memang masih sangat mencintainya, Tapi dirinya memang terpaksa menikah dengan Vitaloka karena Daffa membutuhkan figur seorang ibu di hidupnya.


"Aku takut ada nanti ada yang salah paham mas" Kata Bella


"Kita jangan makan disini, Aku tau kamu udah menikah,aku pun juga sudah berkeluarga" Kata Devano


Bella memasuki mobil Devano, Devano melajukan mobilnya menuju tempat makan yang jauh dari hotel, niatnya untuk bekerja disini malah dia bertemu mantan istrinya.


sesampainya Disana mereka pun turun, Devano mengandeng Tangan Bella menuju tempat makan disana.


"Mau pesan apa" Tanya Devano

__ADS_1


"Samain aja mas" Kata Bella


"Apa keseharian kamu Bella" Kata Devano


"Gak ada sih mas cuma dirumah aja" Kata Bella


"Kamu mau jadi asisten pribadi saya, sekaligus Sekretaris saya di kantor" Kata Devano


"Mau kok mas" Kata Bella


Devano tersenyum menatap bella, ternyata masih sama Bella yang dulu saat menjadi istrinya, Devano memang ingin mempertemukan Daffa dan Bella, Tapi entah kapan waktunya tiba.


Devano memperlihatkan foto Dafa ke Bella, Bella menatapnya Ia meneteskan air mata, Daffa Sangat mirip dengan dirinya,hanya saja mata dan hidungnya mirip Devano.


"Mas ini putra kita" Kata Bella


"Iya Bella, ini Putra kita, Dafandra Algio Putra Mahatama" Kata Devano


Reflek Bella memeluk Devano, ia sangat senang bertemu dengannya dan putranya,Bella bahagia, Ia mengeratkan pelukannya membuat Devano hanya tersenyum menatapnya, Bella sadar ia memeluk suami orang,ia pun melepaskannya.


"Maaf mas" Kata Bella


"Seandainya kita bisa balik ya Bella, pasti Dafa seneng" Kata Devano


" Tapi aku sudah menikah mas, kita bisa jadi sahabat untuk Dafa mas, Mas juga udah bahagia bersama istrinya mas, Aku besok akan pulang mas disini aku hanya honeymoon bersama suami" Kata Bella


Bella memberikan nomornya kepada Devano,biar Devan bisa menghubungi dirinya, Mereka lama tidak berjumpa, sekarang mereka habiskan waktu untuk mengobrol.


Aditya juga tidak mencari istrinya yang kemana, toh yaudah kalau dirinya emang gak nyariin, Kurang apa juga Bella memilih Aditya daripada Rey, tapi Aditya malah seperti itu.


"Suami kamu gak nyariin" Tanya Devano


"Gak, biar deh" Kata Bella


Setelah sore harinya mereka pun kembali ke hotel, Mereka berpisah di lobby hotel, Bella memasuki kamarnya, Aditya menatap tajam ke arah Bella yang barusan masuk.


"Mas udah bangun" Kata Bella


"Bagus kencan sama siapa" Tanya Aditya


"Maksudnya mas apa" Kata Bella


"Kamu habis kencan kan" Kata Aditya


"Aku gak kencan mas, berhubungan aku bertemu dengan mantan suamiku lagi, aku hanya menanyakan dimana Putraku,aku ingin bertemu" Kata Bella


"Kamu udah punya anak" Kata Aditya

__ADS_1


"Aku mempunyai seorang putra yang berusia 4 tahun" Kata Bella


Aditya mengakui kesalahannya, ia terlalu mempermasalahkan, padahal Bella sudah menerimanya apa adanya tapi dirinya malah seperti itu.


"Maafin aku ya" kata Aditya memeluk Bella


Bella membalas pelukannya,ia mempererat pelukannya.


"Mas pengen punya anak 5 deh dari kamu" Kata Aditya


"Kita kan udah punya dua mas, tinggal 3 dong" Kata Bella


"Packing gih besok pulang kan" Kata Aditya


Bella sangat tidak sabar bertemu dengan putranya,karena Devano berjanji bahwa dirinya akan mempertemukan mereka.


Ditempat Lain Devano sedang terdiam sendiri, Ia memikirkan Bagaimana caranya agar putranya menerima Bella, selama ini dirinya selalu menanyakan dimana mamanya.


keesokan harinya, Bella sudah sampai di kota y, Dirinya bersiap-siap untuk menemui putranya, Mereka hanya janjian bertiga, selesai itu mereka akan membawa pasangan mereka masing-masing.


Devano dan Dafa menunggu di restoran, Dan Dafa banyak bertanya mengapa papanya mengajaknya kemari, Tidak biasanya papa makan berdua dengannya saja.


"Papa ada apa kita disini" Kata Dafandra


"Papa ada hadiah nak" Kata Devano


"Hadiah apa papa, kan Dafa tidak ulang tahun" Kata Dafandra


"Kamu pasti senang melihatnya nak" Kata Devano


Bella melambaikan tangannya, dan Devan tersenyum menatap kehadiran Bella, Dafa bingung mengapa papanya mengajaknya untuk berjanjian dengan temannya,dan Tante ini pasti temannya papa.


"Papa ini teman papa" Tanya Dafandra


"Dafa kan selama ini nanyain dimana mama, iya Tante ini mama Dafa" Kata Devano


Dafandra menatap Bella tidak percaya, benarkah yang didepannya ini mamanya,dimana saja mama selama ini berada, mengapa sekarang baru menemui Dafa.


"Dafa mama selama ini dia sekolah, dan mama sekarang baru selesai makanya dia mencari Dafa, dan selama ini mama nanyain Dafa" Kata Devano


Bella menangis menatap putranya, Ia memeluknya dan Dafa membalas pelukannya.


"Nak ini mama" kata Bella


"Mama, Dafa kangen sama mama" kata Dafandra


"Mama juga nak" Kata Bella

__ADS_1


Kebahagiaan yang selama ini Bella nantikan, bertemu dengan putra satu-satunya, Setelah penantiannya selama 4 tahun dan akhirnya mereka dipertemukan kembali.


__ADS_2