
keesokan harinya Rey dan Alin telah berangkat ke bandara, mereka diantar oleh Vino Adik sepupu Rey, Karena Penerbangannya masih satu jam lagi Rey dan alin memutuskan untuk sarapan terlebih dahulu,Vino telah pulang dari tadi jadi hanya mereka berdua.
Setelah sampai di Kota Y, Mereka dijemput oleh Supir yang telah dikirim oleh pemilik hotel untuk mengantarkan mereka ke hotel, Sesampainya di hotel mereka disambut oleh pemilik hotel tersebut.
"Selamat Datang Tuan Bratadikara dan Nyonya Bratadikara" kata Pak Tio
"Terimakasih pak Tio, Merepotkan anda pastinya ya" kata Reynaldi
"Tentu tidak bapak, Saya sangat senang bapak kemari" Kata Pak Tio
Mereka berbincang-bincang di lobby hotel, Kenapa belum masuk ke kamar, karena pemilik hotel masih ingin mengobrol dengan Reynaldi.
Bella dan Aditya juga sampai di hotel yang sama, Bella Menghentikan langkahnya ketika menatap pria yang tidak asing baginya, ternyata Rey dan istrinya yang tengah Berbincang-bincang dengan pemilik hotel disini, Bella bertanya-tanya mengapa Rey juga ada disini.
"Antar tuan dan nyonya ke kamarnya ya" Kata Pak Tio
Rey mengandeng Tangan Alin membuat mereka berjalan berdampingan, Tentunya ada sepasang mata yang dari tadi menatapnya.
Ternyata kamar Rey dan Kamar bella berhadapan, siapa sangka akan bertemu di hotel ini bukan.
"Yang datang barusan siapa, mengapa pemilik hotel turun tangan" kata Aditya
"Dia bapak Reynaldi Bratadikara dan istrinya, sedang menginap di hotel maka dari itu ada penyambutan untuk mereka" Kata Resepsionis
Siapa yang tidak mengenal Reynaldi Bratadikara, Bahkan Aditya juga terkejut mendengarnya, Untuk menyaingi Rey itu mustahil karena sulit sekali di saingi, Bella pun juga terkejut mendengarnya, Rey menginap disini, Mungkinkah dirinya bisa bertemu dengannya.
Sedangkan dikamar hotel, Alin sedang mandi dan Rey Nongkrong di balkon, selesai mandi ia pun segera menyuruh Rey untuk mandi, karena mereka akan makan siang di restoran yang ada di hotel maka Selesai makan akan jalan-jalan.
Di restoran hotel mereka bertemu tanpa sengaja, Rey menghentikan langkahnya ketika menatap dua orang yang sedang satu meja dan bermesraan itu, Ternyata Bella meninggalkan dirinya demi pria itu, tidak akan ia biarkan Bella hidup dengan tenang.
"Mas rey gpp" Kata Alin
"Gpp santai aja, yuk makan" Ajak Rey
Ketika makanan datang, Rey menanyakan terlebih dahulu apakah tidak ada campuran seafood di makanan yang mereka di hidangkan.
"Tidak ada campuran seafood kan, istri saya alergi soalnya" Kata Reynaldi
"Tidak ada pak" kata Yumi
"Baiklah terimakasih" Kata Reynaldi
Bella menatap Rey yang sedang makan siang bersama istrinya itu, Rey Menyuapi makan istrinya membuat Bella geram.
"Mas gak perlu nanya kayak gitu" Kata Alin
"Saya gak mau istri saya kenapa-kenapa,yuk buka mulutnya saya suapin" Kata Reynaldi
__ADS_1
Alin menerima suapan makanan dari Rey, Rey tersenyum sambil Menyuapi makan Alin membuat berdebar-debar.
"Mas rey makan saya bisa sendiri " Kata Alin
"Habisin ya" Kata Reynaldi
Setelah makanan ludes habis, Mereka pun masih mengobrol dengan menikmati hidangan penutup, Ternyata istrinya suka yang manis-manis, Tapi senyumnya sudah manis membuat Rey meleleh.
"Cobain mas" Kata Alin menyuapi dessert ke Rey.
Rey tersenyum ia menerima suapan itu lalu memegang Tangan Alin, Membuat mereka saling bertatapan, tatapan mata mereka bertemu, untuk yang pertama kalinya setelah menikah mereka berani menatap lama.
Bella menghampiri Rey dan Alin, Tapi Rey tidak menghiraukannya. dan tiba-tiba saja memeluk Rey, membuat Rey geram dan melepaskan pelukannya dengan kasar.
"Hai apa kabar" Kata Bella
"Kabar saya sangat baik, seperti yang anda lihat saya bahagia bersama istri saya" Kata Reynaldi tanpa melihat ke arah Bella.
"Aku kangen banget sama kamu" Kata Bella
"Oh ya, saya tidak kangen sama anda" Kata Reynaldi
"Rey bisa kita kayak dulu" Kata Bella
"Anda gila,saya sudah menikah dan punya istri mana mungkin menyakiti hatinya " Kata Reynaldi
"Toh kamu juga gak mencintainya " kata Bella
Reynaldi Memeluk Alin, Ya mereka menginginkan Bella segera pergi,tidak tahu malu dia Menghampiri Rey lagi, Aditya mencari istrinya yang tidak ada di meja, ternyata dia menghampiri Rey, Aditya segera menyusulnya.
"Anda suaminya dia, tolong dong istrinya dijaga jangan gak punya malu kek sekarang" Kata Reynaldi
"Maksud anda apa ya pak Rey" Kata Aditya
"Iya istri anda mau jadi Pelakor, oh ternyata dulu ninggalin saya demi anda, dijaga makanya istrinya biar gak gampang kabur ninggalin seseorang" Kata Reynaldi
Alin mencoba menenangkan suaminya,ia takut bahwa Rey akan terbawa emosi dan akan mengamuk,toh Rey ngamuk menyeramkan bagi Alin.
"Jadi berangkat mas" Tanya Alin
"Jadi dong, maaf melupakanmu sayang" Kata Reynaldi
Tiba-tiba Resepsionis Menghampiri Rey dan Alin memberikan kunci mobil untuk mereka kendarai.
"Tuan ini kunci mobilnya, Mobilnya berwarna hitam yang terparkir di area pemilik hotel " kata Resepsionis
Rey menerima kunci mobilnya, dan lalu mereka ingin pergi meninggalkan Bella dan suaminya,namun tiba-tiba Alin menghentikan langkahnya ia menatap ponselnya yang berbunyi Tertera mama disana.
__ADS_1
"Mas Mama Telfon" Kata Alin
"Angkat sayang,sini duduk lagi" kata Reynaldi
Bella yang melihatnya pun merasa cemburu, Harusnya dia di posisi Alin tapi sekarang dirinya hanya orang asing.
"Ada urusan apa kamu dengan pak Rey" Kata Aditya
"Maksud kamu" tanya Bella
"Kenapa kamu menghampiri mereka sedang makan siang hah" kata Aditya
"Asal kamu tau mas, dia calon suami yang aku tinggalkan saat kurang 3 hari" Kata Bella
"Aku gak habis pikir sama kamu, bisa-bisanya loh kamu bermain-main dengan keluarganya pak Rey, dan kamu tau kan apa akibatnya" Kata Aditya
"Cukup mas, dia cuma Masa lalu aku" Kata Bella
"Masa lalu, tapi kamu berharap kembali dengannya kan" Kata Aditya
Rey geram dengan Bella, ia pun menghampiri bella dan Aditya, Alin yang melihat Rey sedang marah pun langsung menyusulnya.
"Mau anda apa Bella Oliv Yuvana, jikalau emang anda dan saya hanya sebatas masa lalu, toh kenapa anda meminta kembali kepada saya, anda gak malu, apa memang mau jadi Pelakor " Kata Reynaldi
"kamu emang masa lalu aku Rey" Kata Bella
"Ya tapi anda ingat, jangan harap hidup anda tenang, karena telah mengecewakan saya dan keluarga saya, tunggu saja permainannya Bella" Kata Reynaldi
"Rey kamu gak akan ngelakuin sesuatu kan, kamu sayang sama aku, mana mungkin kamu setega itu" kata Bella
"Bukannya ada juga tega dengan saya, maaf rasa sayang itu telah tiada" kata Reynaldi
"Mas yuk pergi " Kata Alin
Semua pun menatap ke arah Alin, Namun Rey Tersenyum ketika menatap istrinya itu, dirinya merangkul pinggang istrinya.
"Bentar sayang, Mas selesaikan urusan mas Dengan perempuan tidak tahu diri ini" Kata Reynaldi
"Kamu yang merebut Rey dari aku" Kata Bella
Alin menatap Bella dengan tajam, apakah tidak salah dengan perkataannya, disini dirinya yang dipaksa untuk menikah mana ada kata merebut Rey.
"Hah gak salah kalau saya merebut mas Rey, bukannya anda sendiri yang meninggalkan mas Rey ketika pernikahan kurang 3 hari lagi, Duh anda kalau ngomong dijaga, saya gak ada ya merebut siapapun dari siapa,toh mas Rey menikah dengan saya saat itu juga tidak punya pacar ataupun istri jadi wajar dong kami menikah, tunggu deh bukanya anda yang meninggalkan mas Rey, tapi kenapa anda sekarang begini, nyesel karena udah ninggalin mas Rey, mau balik lagi dan mau jadi Pelakor, Gpp sih kalau mas Rey mau sama anda toh saya gak masalah,itu semua tergantung mas Rey, mas mau sama dia, merebutnya juga wajar kalau mas Rey lebih mau sama saya dibandingkan anda, Dan bagaimana bisa ya saat sudah menjadi calon istri orang tapi malah berpacaran dengan pria lain, dan saat penikahannya kurang 3 hari malah menikah dengan pria itu, kayaknya gak pernah mikirin perasaan mas Rey gimana, beruntung mas Rey sekarang menikah sama saya bukan dengan anda yang banyak drama seperti ini" tanya Alin
"Nggak lah, dia cuma Masa lalu buat mas, dan masa depan mas hanya kamu, satu-satunya istri yang terbaik di dunia ini, Lagian buat apa mas kembali sama orang yang udah ninggalin mas waktu pernikahan kita kurang beberapa hari lagi, dan mas tau dia ninggalin mas saat itu malah menikah dengan orang lain," Kata Reynaldi
"Tapi tetap saja kamu yang merebutnya " Kata Bella
__ADS_1
"Bella tolong sadar diri, Bukan Alin yang merebutnya tapi anda sendiri yang mengasih peluang untuk orang lain masuk ke dalam hidupku, dan sekarang benar Alin lah yang menggantikan posisimu di hidupku, bahkan cintaku sekarang miliknya,milik istriku bukan orang lain seperti mu, kalau memang anda sudah menikah kasihan suamimu dan seharusnya bisa menjaga perasaannya, dan saya juga sudah menikah jadi jangan ganggu saya lagi, lebih baik anda menjalani kehidupan dengan suami Anda, bukan malah berpikiran untuk merebut saya dari istri saya." Kata Reynaldi
Aditya segera membawa Bella jauh dari Rey dan istrinya, Bella sangat membuatnya malu hari ini, niatnya honeymoon tapi Bella malah mengacaukannya, apa maksudnya, jikalau sudah tidak mencintainya kenapa malah seperti itu, Dia sudah menikah denganku tapi mengapa dia meminta balikan.