Bukan pilihanku

Bukan pilihanku
7 Bulanan Baby Hingga Lahiran


__ADS_3

Acara 7 Bulanan mereka gelar dirumah Keluarga Rey, Keluarga alin juga tengah sampai dirumah.


Putri bang aji sudah lahir baru pagi hari tadi, Jadi mereka berdua tidak bisa hadir.


"Sayang Mama gak nyangka loh, Bahwa nantinya mama punya dua cucu sekaligus " kata Mama Lusiana.


"Ma doain ya, Alin bisa lahiran normal" Kata Alin


"Pastinya sayang" Kata Mama Lusiana


"Gak nyangka ya ma, bentar lagi punya cucu" Kata Mama Yuliana


"Beruntung Alin punya dua Mama" kata Alin


Kehadiran Alia dan Mama Vina dan Papa Yuda juga menjadi pelengkap saat acara 7 Bulanan, Alin sangat Bahagia ketika semua hadir, Bahkan mereka juga sayang dengan calon anak Alin.


"Gak nyangka adikku sekarang hampir punya anak" Kata Alia


"Mama Alia hadir sayang" Kata Alin mengelus perutnya.


"Hai baby,mama disini loh" Kata Alia


Alia membawakan beberapa baju baby untuk baby Alin, dan dua stroller baby beserta perlengkapan lainnya.


"Makasih loh Alia udah datang" Kata Reynaldi


"Sama-sama pak Rey" Kata Alia


Lalu Devan,Bella dan Vita turut hadir beserta keluarga besarnya, Bahkan Vita tidak dianggap oleh Devan, bagaimana pun Vita juga istrinya.


"selamat bang" Kata Devano


"Terimakasih" kata Reynaldi


Acara proses 7 Bulanan pun berjalan lancar, Disini keluarga semua kumpul,tentu saja membuat Alin dan Rey bahagia, Mereka akan menginap disini untuk beberapa hari.


Rey mengelus perut buncit istrinya yang sudah besar itu, Ternyata bayinya menendang mereka tau bahwa papanya sedang menyentuhnya, Rey juga mencium perut istrinya itu, 2 bulan lagi tahun baru kemungkinan bayi mereka akan lahir pas tahun baru.


"Gak sabar ketemu mereka" Kata Reynaldi


"2 bulan lagi mas, tunggu mereka" Kata Alin

__ADS_1


"kamu siap, kalau gak melahirkan sc aja sayang" Kata Reynaldi


"Mas aku melahirkan normal " Kata Alin


"Tapi sayang, kalau kamu gak siap mas takut" Kata Reynaldi


"Alin siap kok mas, Alin siap berjuang demi anak kita" Kata Alin


2 bulan kemudian, ini belum genap 2 bulan ya, Tapi Alin sudah merasakan kontraksi sejak kemarin, Rey khawatir terjadi apa-apa dengan istrinya, Rey selalu siaga apabila istrinya membutuhkannya.


"Mas Sakit" Kata Alin


"Sayang kamu gpp" kata Reynaldi


Reynaldi Memeluk Alin dari belakang,ia mengusap perut istrinya,Alin meringis kesakitan ketika merasakan Tendangan yang cukup kuat, Alin kira hanya sebuah tendangan dari bayinya, ternyata ini kontraksi palsu, Hingga tiba-tiba Alin merasakan Sakit perut yang luar biasa,dan lama Rey Langsung membawa Alin kerumah sakit, ia takut apabila Alin akan segera melahirkan, Diperjalanan rumah sakit Alin meremas baju suaminya karena kontraksi yang luar biasa ia rasakan sakitnya, Sesampainya dirumah sakit Alin segera mendapatkan penanganan, Alin memasuki ruang persalinan ditemani oleh Rey, Awalnya Rey sudah konsultasi ke dokter agar istrinya operasi saja, tapi Alin menolaknya ia tetap kekeh ingin melahirkan secara normal, ternyata sudah pembukaan 5, mungkin nanti malam bayinya akan lahir, Rey menatap istrinya yang tengah kesakitan itu, dirinya tidak tega melihatnya,tapi bagaimanapun istrinya tengah berjuang untuk melahirkan anak-anaknya, hingga tepat jam 1 malam hari maka pembukaan Alin telah lengkap dirinya siap untuk melahirkan, Tenyata benar Alin bisa melahirkan normal tapi membutuhkan waktu yang lama, Alin terus mengejan ia memegang Tangan suaminya, Hingga beberapa kali ejanan dan ejanan yang lama lahirlah seorang putra.


"Oke oek oek"


"Alhamdulillah Bayinya Laki-laki pak Bu ganteng seperti ayahnya" Kata Dokter Mila


Pantas saja Alin kesusahan melahirkan ternyata bayinya sangat besar, Alin kembali merasakan kontraksi ketika 5 menit berlalu ia melahirkan putranya, Dokter Mila pun mengecek apakah ada bayi lagi, dan ternyata benar ada satu bayi lagi, Alin pun mengejan dengan beberapa kali ejanan,namun nihil bayinya belum lahir, Alin mencoba lagi beberapa ejanan lagi bayi perempuan lahir.


"Oek oek oek"


Bayi Alin kini tengah berada di pelukannya, mereka masih meminum asi, bayi-bayinya pun dibersihkan dan Alin juga dibersihkan lalu akan di pindahkan di ruang rawat inap, Reynaldi menangis bahagia melihat perjuangan istrinya melahirkan bayi kembar mereka ,ia mencium kening istrinya yang telah berhasil melahirkan normal Putra-putrinya itu, sungguh Rey sangat bahagia dan bangga kepada istrinya itu.


Bayi-bayi mereka terlihat gemuk, Rey menatap putra-putrinya yang sangat lucu, Yang laki-laki mirip dengan Alin, dan yang perempuan dominan mirip dengannya, Mereka memiliki lesung pipi, Rey harus menyiapkan nama untuk bayi kembarnya itu, Bahagia sekali di usianya ke 24 ia mempunyai dua orang anak, apalagi mereka lahir saat ulang tahunnya, Mereka lahir pukul 1.30 Dini hari dan ulang tahunnya sama dengan ulang tahun Daddy-nya.


Awalnya Alin ingin mempersiapkan Suprise untuk suaminya, namun dirinya ternyata sudah memberikannya sebuah kelahiran Bayinya pada ulang tahunnya Daddy mereka, Alin juga memberikan ucapan tadi jam 12 malam, Sebelum dirinya melahirkan Putra-putrinya.


Kini mereka tengah berada di ruangan VIP, Rey menunggu istrinya yang tengah tertidur,dan dua bayinya juga tertidur, Hingga Rey tertidur juga.


Keesokan harinya mereka terbangun karena tangisan bayi laki-lakinya, Rey langsung menggendongnya, tenyata haus, Rey segera memberikan Bayinya kepada Alin untuk di berikan ASI, Alin pun tersenyum menatap putranya yang sangat mirip dengannya,bisa jadi 11 12 dengan dirinya, setelah selesai memberikan asi, bayi laki-lakinya pun di gendong Daddy-nya untuk ia tidurkan di box bayi lagi, Hingga waktunya memberikan asi bayi perempuannya, Alin menatap putrinya itu, Sungguh cantik, Dirinya Rey versi perempuan karena sangat mirip dengan Rey.


"Mas Selama ulang tahun ya, Maaf kuenya ada dirumah" Kata Alin ia merenggangkan tangannya untuk Rey peluk, Rey pun segera memeluknya, ia mencium kening istrinya juga, kado terindah dihidupinya, Hadiahnya kelahiran putra-putrinya, mereka telah memberikan kabar kepada orang tua mereka, bahwa cucu mereka sudah lahir, Ternyata hanya beda 3 bulan dengan putri bang aji.


Di rumah Keluarga Alin.


"Hore kita punya banyak cucu sekaligus pa" Kata Mama Lusiana


"Alhamdulillah ya ma, Alin bisa melahirkan secara normal" Kata Papa Hendrawan

__ADS_1


"Jadi anaknya Alin cewek apa cowok pa" Kata Aji


"Papa belum tau,mereka tidak pernah memberitahukannya" Kata Papa Hendrawan


Sedangkan Dirumah Reynaldi


"Alhamdulillah menantu kita lahiran dengan normal" kata Mama Yuliana


"Alhamdulillah ma kita harus kerumah sakit" Kata Papa heri


Sedangkan Dirumah Alia


"Mama papa Alin udah lahiran" Kata Alia


"Yee kita punya cucu" Kata Mama Vina


"Cucu pertama, Alia gpp kan kita menganggap anaknya Alin cucu" Kata Papa Yuda


"Ya gpp lah pa, kan Alin adik Alia, kami berencana Menjodohkan anak kami nanti pa" Kata Alia


"Astaga sayang, kamu aja belum otw" kata Mama vina


Dirumah sakit mama papa Rey maupun mama papa Alin tengah berada disini, mereka menggendong cucu mereka, Awalnya mereka terkejut melihat dua bayi, ternyata dua-duanya cucu mereka, jadi selama ini Alin hamil kembar, dan melahirkan bayi laki-laki dan perempuan.


"Siapa namanya " Kata Papa Hendrawan


"Mas Rey siapa namanya " Kata Alin


"Rey udah siapin nama kok pa ma" Kata Reynaldi


"siapa nak papa penasaran " Kata papa hari


" Reagan Filio Ramon Edgar Bratadikara


Rilley Fiona Rimonda Edien Bratadikara" Kata Reynaldi


"Panggilannya siapa" Kata Mama Lusiana


"Reagan dan Rilley" Kata Reynaldi


"Namanya kayak mereka cantik dan ganteng" Kata Mama Yuliana

__ADS_1


"Halo anak mommy, Reagan dan Rilley " Kata Alin


__ADS_2