Bukan pilihanku

Bukan pilihanku
Mau dibawa kemana mas? Alia pov


__ADS_3

Kini Semakin hari semakin Alia mempertanyakan bagaimana selanjutnya pernikahannya ini, Geri selalu tidak pulang, Alia semakin resah ada apa sebenernya ini, Dia ingin sekali suaminya selalu dirumah,tapi sepulangnya ia kerja ia tidak kembali.


Sedangkan Dirumah Megah itu terdapat dua insan yang sedang memadukan kasih, Sungguh tidak pernah disangka bahwa Ternyata Geri mempunyai dua istri.


"Mas Kamu jangan pulang ke dia dong" Kata Gisa


"Sayang istriku kan bukan kamu aja" Kata Geri


"Aku gak mau tau" Kata Gisa


"ngertiin aku, aku gak mau buat dia curiga sama aku" Kata Gisa


Benar saja ternyata Alia adalah istri kedua, Mengapa seperti itu? Hanya mama dan Geri saja yang tau bahwa Geri mempunyai istri Gisa, dan keluarga besarnya dan teman-temannya taunya dirinya mempunyai istri Alia.


Alia sekarang dirinya hanya melamun sambil memasak, Dirumah hanya ada dia dan Arga dan Alvian, mama papa sedang ada di luar kota, Sherly entah kemana, dia juga harus memasak walaupun masakannya tidak dimakan oleh suaminya namun dengan adik iparnya.


Arga mengamati Alia, Sungguh apa yang dipikirkan Alia, lihatlah api sudah membesar, bagaimana kalau dia terbakar, Arga segera mematikan kompornya,ia segera membawa Alia menjauh, Ia bawa ke kamar mandi dan bathtub .


"Arga apa-apaan kamu" Kata Alia


Kini Alia sudah basah kuyup, Dia sangat kedinginan ada apa dengan adik iparnya ini, apakah dia sangat dendam dengan Alia.


"Arga dingin" Kata Alia


Arga tidak berkata apapun,ia membiarkan Alia sadar,tapi ia kasihan melihat dirinya kedinginan, Arga segera membawa Alia kedalam pelukannya,dan Alia juga Memeluk Arga dengan erat,Alia mendongakkan kepalanya menatap Arga, ia segera melepaskannya, kenapa harus Arga yang memberi dirinya pelukan dan kenapa sangat nyaman.


"Arga dingin, dingin, D-dingin" Kata Alia lalu Alia pingsan membuat Arga panik, Arga segera membawa Alia kerumah sakit sesampainya Dirumah sakit Alia segera mendapatkan penanganan.


"Apakah dia istri anda pak" Tanya Dokter Vian


Arga bingung menjawabnya, sedangkan dirinya adalah adik iparnya,mana mungkin dirinya mengaku sebagai suami.


"Bagaimana kondisinya dok" Tanya Arga


"Ibu Alia mengalami demam tinggi pak, dan dia sepertinya banyak beban pikiran,jadi bapak jangan membuat ibu Alia setres pak bisa-bisanya nanti dirinya drop, tolong ya pak ibu Alia lebih banyak disuruh makan dan minum vitamin dan minum susu agar tidak terjadi seperti ini sepertinya daya tubuh Bu Alia menurun, saya rasa memang Bu Alia jarang makan apakah bapak menyuruh Bu Alia diet" kata Dokter Vian


"Baik dok Terimakasih " Kata Arga


Kini Arga menunggunya, Alia belum siuman ada rasa bersalah karena dirinya telah membuat Alia kedinginan dan sampai Pingsan, Alia pun siuman ia melihat sekelilingnya, putih? apa dirinya dirumah sakit, Dan kini Arga ada di disampingnya dia sampai ketiduran, apa Arga yang membawa dan menunggunya kesini, kenapa Arga melakukannya,kenapa tidak membiarkannya saja.


"Arga" Lirik Alia


Tangan Alia mengusap rambutnya, Arga pun yang merasakannya ia segera terbangun, terpancar senyuman di bibirnya melihat Alia siuman.

__ADS_1


"Maaf ketiduran,kamu butuh sesuatu" Tanya Arga


"M-minum...aku mau minum" Kata Alia


"Sebentar " Kata Arga


Arga membantu Alia untuk minum, Jujur saja kini kenapa hatinya tidak karuan, Kenapa selalu Arga yang selalu ada, dimana Geri yang sebagai suami sahnya.


"Terimakasih Arga" Kata Alia


"Mbak makan ya, kamu harus makan biar cepat sembuh " Kata Arga


"Aku gak mau" Kata Alia


"Ayo makan sedikit aja" Kata Arga


Arga menyuapinya makan, dan Alia menerimanya setelah selesai makan Arga menyuruhnya untuk minum obat,jujur saja Alia tidak mau karena takut pahit,mengapa seperti anak kecil begini dirinya.


"Gak mau Arga pahit" Kata Alia


"Yang manis kan kamu" Kata Arga


" Arga, kamu aja yang minum" kata Alia


Alia pun meminum obatnya, walaupun dengan paksaan dari Arga, Arga tersenyum menatap Alia yang tengah meminum obatnya itu.


"Apakah kamu menelfon mas Geri" Tanya Alia


"Tidak aku belum mengabarinya" Kata Arga


"Lebih baik jangan,aku mohon" Kata Alia


"Tapi dia suami kamu mbak" Kata Arga


"Kalau aku bisa memilih aku mau kamu yang jadi suami aku, karena kamu perhatian, gak dingin,gak cuek dan kamu selalu ada disaat aku membutuhkan kamu" Kata Alia


Kini Arga tidak bisa berkata-kata lagi, Alia mengatakannya, Sedangkan Alia istri Geri, apa ini? sungguh berat, lama-lama memang mereka dekat bukan selayaknya kakak dan adik melainkan sebagai seorang pasangan.


"Ga Aku tau ini salah ga, tapi aku nyaman sama kamu, jujur aku nyaman,kamu selalu ada buat aku, memang aku kakak ipar kamu tapi ga aku gak mendapatkan kenyamanan dari Geri" Kata Alia


Arga tidak menjawabnya,ia pergi meninggalkan Alia, Alia hanya menatap kepergian Arga dengan wajah sedihnya,apa yang harus ia lakukan disini, Hanya berbaring,kenapa Arga meninggalkannya.


Arga menuju taman, dirinya masih memikirkan apa perkataan Alia, Jujur dirinya nyaman,tapi bagaimana mungkin mereka akan menjalin hubungan apalagi dia istri Abangnya sendiri, Arga jujur merasa bersalah karena meninggalkan Alia, Arga segera kembali ke kamar Alia lagi, Ia mendekatinya.

__ADS_1


"Kenapa kembali ga, tinggalkan aku aja , Dan silahkan hubungi mas Geri, biarkan dia disini" Kata Alia tidak terasa butir air matanya menetes, Arga tidak tega melihatnya,ia telah membuat Alia menangis.


"Hubungi Geri, aku mau Geri, pergilah ga " Kata Alia


Arga merasakan sesak di dadanya ketika Alia mengatakan hal itu, sakit rasanya tapi dia lah yang salah malah meninggalkan Alia begitu saja.


"Maafin aku Alia, maaf aku akan tetap disini, Menunggu kamu dan selalu ada untuk kamu" kata Arga


"Gak perlu silahkan kamu pergi biarkan aku sendiri " Kata Alia


"Alia jangan seperti ini, maafin aku Al" Kata Arga


"Cukup ga, aku capek silahkan pergi dariku " Kata Alia


"Gak aku gak akan pergi Al" Kata Arga


Alia masih tidak ingin menjawabnya, Dan kini 3 hari dirinya dirawat dia bisa pulang, Arga segera mengurus semuanya agar Alia bisa pulang, tapi Alia tetap diam dirinya tidak ingin bicara lagi dengannya.


sesampainya Dirumah ternyata Geri dan mama papa ada dirumah, membuat Alia menghentikan langkahnya, Bagaimana kalau mereka mengira kami berdua tidak pulang .


"Bagus ya berselingkuh dengan adik suami kamu sendiri" kata Mama


"Mama apaan sih, Arga gak berselingkuh dengan mbak Alia" kata Arga


"Darimana Alia" Tanya Geri


"Rumah mama" Kata Alia


"Rumah mama apa berselingkuh dengan adik aku sendiri" Tanya Geri


"Aku bilang aku dari rumah mama, jikalau tidak percaya yaudah aku bisa pergi lagi dari sini " kata Alia


Namun Alia pergi untuk mengambil Barang-barangnya, Ia pun segera meninggalkan rumah ini meninggalkan Geri dns dan Arga.


"Mau kemana kamu" tanya Mama


"Saya mau pulang ma, di bandingkan saya disini hanya Merepotkan saja, untuk surat perpisahan kita mas aku akan segera mengurusnya " Kata Alia


"Jangan pergi Al, Kamu istriku aku gak mau kamu pergi " Kata Geri


"Terlambat,kemana saja selama ini kamu, Mau dibawa kemana pernikahan kita ini? lebih baik aku mundur mas, terimakasih 8 bulan ini" Kata Alia


Alia Segera meninggalkan mereka, Geri mengejar dirinya ia menahan agar Alia tidak pergi,namun itu sia-sia Alia tetap nekat untuk pergi,kini ia lebih memilih melupakan Geri dan Arga, terimakasih untuk semuanya.

__ADS_1


__ADS_2