
Malam Harinya tiba-tiba Rey berubah pikiran, Rey mau honeymoon dengan Alin, Dirinya menyuruh Alin untuk packing baju-bajunya dan bajunya Alin, Tapi ia tidak tega membangunkannya, Alin sedang tertidur pulas di ranjangnya, Rey hanya menatap istri kecilnya yang tengah tertidur pulas itu, Rey mandi terlebih dahulu toh siapa tau Alin sudah bangun.
Alin melihat Sampingnya sudah kosong, dimana dirinya, terdengar suara Air di kamar mandi, sepertinya Rey sudah mandi,Malam harinya ia sangat lapar tapi malu untuk turun kebawah karena ini rumah mertuanya bukan rumah orang tuanya, Rey selesai mandi melihat istrinya yang sudah bangun, seperti belum sepenuhnya bangun, Alin berjalan menuju ke arah kamar mandi setelah mengetahui bahwa suaminya telah selesai, tak butuh waktu lama untuk mandi.
"Packing baju saya dan baju kamu, bawa dua koper aja jangan banyak-banyak, selebihnya kita belanja disana saja" Kata Reynaldi
"Emang jadi pergi, bukannya Mas Rey gak mau" Kata Alin
"Sebelum saya tarik kata-kata saya" Kata Reynaldi
Alin pun segera packing baju-bajunya dan baju Rey, Tak butuh waktu lama, Dua koper yang berisikan bajunya dan perlengkapannya sudah siap untuk dibawa.
"Kita gak mau makan malam mas" Tanya Alin
"Kamu lapar, Yaudah kita kebawah" Kata Reynaldi
Alin dan Rey turun kebawah untuk makan malam, Mama dan papanya tidak ada kemana mereka, Delisha yang sedang rebahan di sofa pun segera menurunkan Kakinya ketika melihat Abang dan Kakak iparnya turun dari tangga.
"Delisha Mama dan Papa kemana" Tanya Alin
"Mama sama papa keluar mbak" Kata Delisha
"Oh ya, Kamu udah makan, kalau belum makan sama kak Alin yuk" Ajak Alin
"Belum mbak, gak ada makanan dirumah" kata Delisha
Alin melirik Rey yang hanya diam saja, Kalau tidak apa-apa bagaimana apa yang dimakan.
"Mas Beli makan diluar" kata Alin
"Delivery aja" Kata Reynaldi
__ADS_1
"Pengen makan diluar kalau gak mau, yaudah sini pinjam kunci mobilnya aku berdua sama Delisha" Kata Alin
"Yaudah saya Anterin" Kata Reynaldi
Mereka bertiga pun memasuki mobil Rey, Alin duduk di depan, dan Delisha duduk dibelakang, mereka menuju ke nasi goreng yang tidak jauh dari rumahnya, Setelah selesai Memakirkan mobilnya, Rey segera memesan makanan dan Istrinya beserta adiknya sudah duduk di tempat.
Bella dan Aditya sedang jalan-jalan berdua,Ketika Bella Memandang ke arah luar ia melihat sosok yang pernah ia cintai dan mobilnya terparkir di Pinggir jalan raya, Ya itu adalah Rey, sepertinya rey sedang memesan makanan, Bella sangat merindukannya, Namun Bella juga melihat Bahwa Adik Rey duduk dengan seorang wanita, dan kemungkinan wanita itu adalah istri Rey, Bella pun meneteskan Air Matanya, Air mata rindu kepada Rey, seharusnya dia tapi sekarang dia sudah menikah dengan pria lain, bagaimana jika Rey mengetahuinya, akankah dia akan membencinya, Aditya melirik Bella yang tiba-tiba saja menangis, ada apa istrinya itu, kenapa dia menangis saat memandang ke arah Luar, mungkinkan dia merindukan orang tuanya.
"Hei kenapa" Kata Aditya
"Aku gpp mas, Kita Jadi makan kan" Tanya Bella
"Jadi dong eh tapi kayaknya nasi goreng itu enak kita kesana aja" Kata Aditya
"Jangan mas, kita ke tempat lain aja" Kata Bella
Sedangkan ditempat Nasi Goreng mereka bertiga sedang menunggu pesanan, Delisha memang melihat kecocokan antara Abang dan kakak iparnya, walaupun mereka agak malu-malu dan saling cuek.
"Tau apa tentang honeymoon" Kata Reynaldi
"Gak kok kita liburan ya kan Mas Rey" Kata Alin
Reynaldi tersenyum menatap Alin, Seandainya Bella yang ada disampingnya sekarang Rey pasti bahagia,namun mungkin takdirnya bukan bersama Bella namun bersama Alin.
Makanan Datang, Mereka semua menikmati makanannya, Rey memesan Banyak makanan, Alin menatap Nasi Goreng di depannya ini, Apa Nasi Goreng seafood, Alin Alergi terhadap Seafood bagaimana ia bisa memakannya.
Rey menatap istrinya yang hanya memandangi makanannya,tanpa ia sentuh.
"Ada apa" Kata Reynaldi
"Aku alergi seafood" kata Alin
__ADS_1
"Bukannya kamu menyukainya" Kata Reynaldi
Delisha kesal dengan Abangnya, yang suka seafood kan Bella bukan mbak Alin, Delisha menginjak Kaki Rey membuat Rey meringis kesakitan.
Diantara Semua makanan Hanya milik Alin yang seafood, Rey tidak tau bahwa istrinya tidak menyukainya.
"Yaudah sini saya tukar, Tapi udah saya makan sih, Ini nasi goreng pedas kamu mau" Kata Reynaldi
Alin menganggukkan kepalanya, artinya ia mau walaupun ia harus makan di piring bekas suaminya, Rey segera menukar Makanannya,ia memakan makanan Alin.
Alin pun menikmati makanannya, Rey Menatap Istrinya yang lahap makan walaupun itu bekasnya,namun Alin tetap menerimanya, Selesai makan mereka pun pulang, sampai dirumah Delisha segera pergi ke kamarnya dan Alin juga Rey langsung menuju kamarnya, Di kamar Rey meminta maaf kepada Alin karena ia tidak tau apa yang tidak disukai oleh istrinya.
"Maafin saya ya, saya gatau lain kali saya gak akan memesankan kamu makanan yang berbau seafood" kata Reynaldi
"Wajar Mas, toh kita belum mengenal lama kan jadi wajar kalau mas gak tau" Kata Alin
setelah bersih-bersih mereka pun tertidur, Alin tidur menghadap ke Rey, Rey yang masih bermain handphonenya pun melirik ke arah istrinya,Ia tersenyum ketika gadis kecilnya tertidur pulas, Rey pun ikut tidur mereka berhadapan Dan Rey memeluk Tubuh Alin.
Sedangkan Dirumah Aditya, Bella masih saja melamun, Mereka besok akan honeymoon tapi Bella masih saja terus memikirkan Rey. Aditya memeluk Bella dari belakang membuat Bella menjadi kebingungan.
"Masih aja melamun,gak suka besok honeymoon" Kata Aditya
"Suka kok mas" Kata Bella
"Senyum dong, mas kangen banget senyum kamu" Kata Aditya
Bella menghadap ke suaminya ia memeluk erat suaminya, Aditya dan Rey sama-sama baik sama berarti bagi Bella, tapi mengapa Bella harus meninggalkan rey, Jikalau Bella tidak meninggalkan Rey kemungkinan sekarang dirinya sudah menjadi istri Rey, menjadi nyonya Reynaldi Bratadikara.
Kurang apa Rey dengan Bella, Tapi ternyata Bella sendiri yang tega menyakitinya, Akankah nantinya Bella ditinggal Aditya dan kembali ke Rey, mungkinkah Rey akan mau menerimanya.
Waktu bisa berubah begitupun perasaan, Rey Kemungkinan tidak Memiliki perasaan kepada Bella, Karena besarnya rasa sakit yang Bella berikan, Bahagia yang mereka inginkan tapi harus kandas karena rasa sakit yang mendalam, Rey tidak menyesalinya,Rey bersyukur sebelum terlalu jauh Bersama Bella,Rey bersyukur yang menjadi istrinya Alin bukan Bella, daripada mereka tau Bella sesudah menikah mending sebelum menikah mereka mengetahuinya
__ADS_1