Bukan pilihanku

Bukan pilihanku
Rencana


__ADS_3

Keesokan harinya, Bella Masih berada dirumahnya ya pernikahannya dengan Rey tinggal menghitung hari, 3 hari lagi acara pernikahan akan segera dimulai, Bella Mulai Goyah karena Bella sudah mengenal pria lain selain Rey, bahkan mereka sudah dekat, Pria itu jauh lebih dewasa dibandingkan Rey, Bella berniat kabur dan menikah dengan pria itu, Toh dua bulan sebelum pernikahan Bella sudah mengenalnya membuat Bella sekarang mencintainya, Selama ini Bella bersandiwara agar Rey tidak curiga dengannya.


Aditya Dimas Wibowo, Seorang pria yang Bella kenal dua bulan lalu, Bahkan mereka sudah menjalin hubungan, Aditya yang berusia 30 Tahun 7 tahun lebih tua dibandingkan Bella, karena Bella sendiri sekarang berusia 23 sama dengan Rey, Aditya mempunyai Seorang putri yang berusia 5 tahun, putrinya sudah dekat dengan Bella itu yang membuat Bella akhirnya ingin meninggalkan Rey dan Menikah dengan Aditya.


Bella menulis Dua surat untuk keluarganya dan Rey, Ia menaruh Dua surat tersebut di Ranjangnya, Bella Kabur dengan membawa beberapa bajunya dan Barang miliknya, Walaupun tidak membawa apa-apa toh Aditya bisa mencukupi kebutuhannya.


Keadaan rumah memang sepi, Adiknya masih sekolah dan Kedua orang tuanya pergi kerumah saudara untuk memberitahukan bahwa acara pernikahan akan berlangsung 3 hari, kesempatan untuk Bella agar bisa kabur.


Aditya sudah menunggunya di depan rumah, Bella segera memasuki mobil Aditya, Aditya membawa Bella kerumahnya, Aditya sudah menyuruh Bella agar tetap melanjutkan pernikahannya,namun Bella tidak mau ia menginginkan menikah dengan Aditya.


"Makasih mas Adit udah bantuin Bella kabur" Kata Bella


"Bella mas kan udah bilang,lebih baik kamu lanjutin pernikahan ini, kamu sama dia udah lama kan dibandingkan dengan mas" Kata Aditya


"Mas tapi Bella mencintai mas, Bella mau nikah sama mas" Kata Bella


"Bagaimana orang tuamu nanti mengetahuinya, bahwa kamu meninggalkan calon suamimu dan lebih memilih mas yang notabennya sudah pernah menikah " Kata Aditya


"Apapun rintangannya, Bella mau kok berjuang melewatinya asalkan mas selalu ada buat Bella" kata Bella


Rey sudah cukup dewasa namun Rey memang masih muda terkadang sifatnya yang membuat jengkel Bella, Dibandingkan Dengan Aditya yang Sudah lebih dewasa dan lebih bisa mengerti dirinya.


Aditya sudah berusaha untuk tetap menyuruhnya, namun Bella tetap saja tidak ingin, mungkin dilain waktu nanti mereka akan menjelaskan tentang hubungannya, Aditya tidak bermaksud membawa kabur anak orang namun Bella sendiri yang Menginginkannya.


"Mana mungkin kita tinggal serumah, mas takut melewati batas" Kata Aditya


"Mas Bella mau kok mas Nikahin secara Agama Dulu,nanti setelah kita ngomong ke orang tua kita baru kita nikah sah" Kata Bella


"Mas gak mau " Kata Aditya


"Mas Bella sekarang hanya punya mas, Bella gatau orang tua Bella masih mau menerima Bella atau enggak setelah Bella mempermalukan mereka, Bella mohon mas" Kata Bella


Bella Ayudia Kalila Paramitha, Seorang wanita cantik yang berusia 23 tahun, sebelum pergi dengan Aditya Bella sudah menata barang-barang yang diberikan Rey di ranjangnya, bahkan baju pengantin dan seserahan sudah ia tata, Cincin tunangannya ia lepas ia taruh di ranjang ia mengembalikan kepada Rey.


Pada Akhirnya Saat itu Aditya menikah dengan Bella Secara sah dalam agama maupun negara, Walaupun dengan secara diam-diam keluarganya tidak ada yang tahu, mungkin nanti pada saatnya mereka akan memberitahukan bahwa mereka sudah menikah.


Bella bahagia walaupun harus dilakukan secara diam-diam, Namun Bella bahagia karena ia sudah resmi menikah dengan Aditya.


Nellyarra Cia Yeriko Maudy dia adalah Adik Bella yang masih berusia 16 Tahun, Nelly Memasuki Rumahnya ia mencari kakaknya ia akan memberitahukan bahwa Nelly diberi coklat oleh seorang pria, namun ketika ia memasuki kamar kakaknya kosong hanya barang-barang yang tertata di ranjangnya dan dua surat.


"Mama" Panggil Nelly

__ADS_1


"ada apa nak" Kata Mama


"Kakak kabur ma, ini ada dua surat dari kakak, yang satu untuk mama papa, yang satu untuk kak Rey" Kata Nelly


Mamanya shock mendengarnya, Bagaimana kalau keluarga Rey mengetahuinya, Mama dan Papa Bella bersiap-siap menuju Rumah Rey, dengan seserahan pernikahan yang sudah dibawa keluarga Rey mereka kembalikan termasuk gau pengantin dan kebaya yang akan dikenakan saat akad.


Perasaan Kecewa terhadap putrinya sangat dalam , Bagaimana putrinya bisa melakukan hal seperti ini, dimanakah dia, Mama Hani Sangat sedih.


Sesampainya di rumah Keluarga Rey mereka di persilahkan masuk, Mama Yuliana pun kaget dengan kedatangan mereka kenapa keluarga Bella kemari.


"Ada apa pak" tanya Papa Hari


"Mohon Maaf pak, Dengan berat hati kami memberitahukan bahwa putri kamu kabur,dia meninggalkan surat ini untuk Rey" Kata Pak Budi


Reynaldi yang ingin menuruni anak tangga pun menghentikan langkahnya,ketika mendengarnya, Dilanda kemarahan dan kekecewaan atas kepergian calon istrinya membuat Rey membenci semua wanita, Kecuali Adik dan Mamanya, Jikalau dirinya nanti menikah kemungkinan istrinya akan ia jadikan pelampiasan karena ditinggal oleh Bella.


"Maksud Kalian Bella pergi ninggalin Rey" kata Reynaldi


"Iya nak Bella pergi,dia menitipkan Surat ini" Kata Pak Budi


Reynaldi menerima surat itu ia segera membacanya Betapa Kagetnya ia melihat alasan Bella karena ada alasan yang tidak akan ia beritahu.


"Pernikahan ini akan tetap dilaksanakan,tapi nak Rey menikahi Nelly" Kata Pak Budi


Mama papa Bella tau bahwa calon menantunya dilanda kemarahan dan kekecewaan atas kaburnya putrinya ia bisa memakluminya.


Mama Yuliana Dan Papa Heri berniat untuk Mencari Pengantin pengganti, Yaitu Alin, menurutnya Alin sudah dekat dengan Rey, pasti Rey mau menerimanya.


"Satu-satunya Alin yang akan menggantikan bella" Kata Mama Yuliana


"Rey gak mau, Cukup Bella yang menyakiti Rey" kata Reynaldi


"Udahlah mau tidak mau kamu harus menikah dengan Alin, ayo pa kita kerumah Alin" kata Mama Yuliana


Rey terdiam, Sudah ditinggalkan Bella, Sekarang ia harus menikah dengan Alin, Pikiran Rey sangat kacau, tidak tau lagi apa yang harus ia lakukan,mana mungkin mau melawan orang tuanya, bahkan sekarang orang tuanya yang memilih calon istri untuknya.


Kedatangan Orang Tua Rey membuat Alin bertanya-tanya, Mengapa mereka kemari, mungkinkah salah alamat, tapi mana mungkin salah alamat.


"Tante om silahkan masuk" kata Alin


Mama dan papa Rey tersenyum menatap calon Menantunya yang agak kebingungan dengan kedatangannya.

__ADS_1


"papa dan mama ada nak" Tanya Papa Hari


"Ada om Alin panggil dulu ya, oh ya Tante sama om mau minum apa biar Alin bikinin" Kata Alin


"Gak usah repot-repot nak" Kata Mama Yuliana


Alin segera menaiki tangga, ia segera memanggil orang tuanya yang sedang ada di balkon, mereka segera turun betapa kagetnya melihat orang yang duduk di sofa bahkan mereka belum mengenalnya, Alin segera membuat Jus jeruk untuk Keduanya.


"Ada apa ya pak Bu" Kata Papa Hendrawan


"Kedatangan Kami kemari, untuk melamar putri anda untuk putra kami" Kata Papa Hari


Papa Hendrawan Dan Mama Lusiana pun Terkejut mendengarnya, Apa melamar Alin untuk putranya,selama ini Alin tidak memberitahu mereka bahwa dirinya mempunyai pacar.


"Maaf pak Bu mungkin Anda tidak percaya mendengarnya,karena memang niat kami kemari untuk melamar putri anda untuk putra kami, ceritanya panjang pak Bu, karena putra kami ditinggal kabur oleh calon istrinya dan pernikahan tinggal 3 hari lagi, Kami melihat Alin sangat dekat dengan putra kami jadi kami memutuskan untuk melamar Alin, apakah Bapak ibu Berkenan Untuk Menerima lamaran ini, maaf kalau lamarannya hanya seperti ini, Jikalau menolaknya tidak apa-apa kami tau diri kok pak Bu" kata Mama Yuliana


"Kami sangat bersyukur Jikalau memang Kedatangan bapak ibu untuk melamar putri kami, kami sangat menerimanya dan merestui mereka, namun itu tergantung putri kami" Kata Papa Hendrawan


Alin datang menyuguhkan Dua jus jeruk untuk orang tua Rey, ketika Alin akan meninggalkan ruang tamu tiba-tiba Mama Lusiana menahannya.


"Ada apa ma" Tanya Alin


"Duduklah" kata Mama Lusiana


"Alin apa kamu bersedia menikah dengan Rey" Kata Papa Hari


Alin menatap Keduanya, Apa dirinya tidak salah dengar, Menikah dengan Rey, Rey saja mempunyai calon istri dan sebentar lagi akan menikah,mana mungkin dirinya mau.


"Maksud om sama Tante apa ya" Kata Alin


"Kami kemari untuk melamar kamu, dan untuk menjadikan kamu calon istri Rey" Kata Mama Yuliana


"Tapi bukannya pak Rey sudah mempunyai calon istri dan mengapa harus alin" Kata Alin


"Ceritanya panjang nak, Tante mohon sama kamu ya" Kata Mama Yuliana


Alin menatap kedua orangtuanya, mereka menganggukkan kepalanya,memberi kode artinya mereka setuju,Alin sendiri tidak tega melihat kedua orang tua Rey memohon kepada dirinya terutama mama Yuliana Alin sangat tidak tega dengan berat hati alin menerimanya mungkin ini takdirnya toh setelah menikah ia masih bisa bertemu Lion.


"Alin mau Tante demi Tante" Kata Alin


Mama Yuliana tersenyum lalu memeluk Alin, Alin pun membalas pelukannya.

__ADS_1


3 Hari dari sekarang persiapan pernikahan, Untungnya bisa mencetak undangan mendadak, Jadi keluarga alin bisa mengundang keluarga besarnya dan kolega bisnis keluarganya.


__ADS_2