Bulan Biru

Bulan Biru
Pengakuan


__ADS_3

Suara dentuman memekakan telinga, summon orang bertopeng itu jatuh dan terluka parah akibat serangan phoniex. Dia dan para anggotanya semakin terpojok, serangan terus aku tujukan padanya. Dan pada saat- saat terakhir, dia ingin kabur dari medan arena perang.


Namun terlambat, pingping terlebih dahulu membuat pagar es yang tinggi di sekeliling orang itu.


Pandanganku buram dan badanku lemas dan tak seberapa lama tubuhku terjatuh. Saat diriku sadar hanya ada Lie diruangan itu, dia tertidur dengan lelapnya di pojok ruangan. Aku mencoba untuk berjalan mendekatinya, namun tubuhku masih lemah hingga aku berjalan dengan sempoyongan.


"Lie bangunlah, apa yang terjadi padaku ..... Kemana perginya semua orang" tanyaku mencova membangunkan Lie.


"Putri ...... Kau sudah sadar, kau sudah tidak sadarkan diri selama tujuh hari dan yang mulia Zhu sangat mengkhawatirkanmu" ujarnya.

__ADS_1


Aku tidak sadarkan diri selama tujuh hari dan mungkin karena terlalu banyak menggunakan tenaga, masih ada urusan yang belum aku selesaikan. Aku segera berlari untuk menemui seseorang, namun tidak kusangka saat akan keluar ruangan. Aku hampir saja jatuh karena tubuhku tidak seimbang, Zhu Chun yang kebetulan lewat dengan sigap menangkap tubuh mungilku.


"terima kasih yang mulia, aku hanya kurang berhati- hati menjaga diri" ujarku.


"tak apa permaisuriku, tubuhmu masih lemah kenapa kau malah berlari. Apakah kau ingin mengetahui tentang pria bertopeng itu, akan aku ceritakan" ujarnya.


Zhu Chun menjelaskan semua yang terjadi selama aku tidak sadarkan diri, orang itu adalah musuh lama ayah dan ibu. Pria itu mengincarku, dia menginginkan darah murni yang kumiliki.Dia menyamar menjadi Tyan Zhang karena dia adalah orang baru dalam hidupku, jadi pria itu akan lebih mudah menyamar.


Setelah aku mengetahui kondisi dan semua latar belakangnya aku segera mengutus orang kepercayaanku untuk membawa putrinya datang ke istanaku. Aku ingin tahu, apakah dia kan tetap diam melihat orang yang dia sayangi dalam bahaya.

__ADS_1


"tuan putri, apa yang akan kau lakukan pada putriku. Lepaskan dia, dia tidak ada urusanya dengan ini semua putri Nefertari." ujarnya.


"aku akan melepaskannya, namun kau harus terlebih dahulu memberitahuku dimana Tyan Zhang Dan siapa yang menyuruhmu" tegasku.


"aku akan mengatakannya, asal kau dan semua orang kerajaanmu bersedia melindungiku, anakku dan semua anggotaku" ujarnya.


"aku berjanji kau tidak akan dalam bahaya, cepat kau katakan semuanta " kataku.


Pria itu menceritakan dimana Tyan Zhang berada, dia dikurung dan disembunyikan di salah satu gua di gunung es tersebut. Namun bukan dia yang melakukan itu semua, dia hanya bertugas menyamar dan membunuhku saja. Namun tugas itu sudah gagal, aku telah mengalahkannya dan summon miliknya pun telah mati terkena serangan phoniex dan pingping.

__ADS_1


Dia merasa ketakutan saat akan menceritakan siap dalang dibalik semua ini, akhirnya aku menyuruh semua orang kecuali Lie untuk keluar ruangan. Dan dia sedikit lega, kecurigaanku semakin memjadi, firasatku mengatakan bahwa dalang semua ini adalah salah satu selir kerajaanku sendiri.


__ADS_2