Bulan Biru

Bulan Biru
18


__ADS_3

Keadaan berubah secara tiba- tiba, Lie melapor padaku bahwa ada penyusup yang membawa kabur Xiuyu. Semua warga istana sibuk mencari keberadaan selir Xiuyu, namun Zhu Chun sama sekalu tidak tertarik akan hal ini.


"ibu, apakah kita bisa menangkap penyusup itu. Namun jika ibu juga menyadarinya, orang itu memiliki aura kekuatan yang kental" ujar Ling Yuin dengan tenang.


"aku menyadarinya putriku" jawabku.


Ditempat lain, Zhu Chun yang dibantu Riuyu dengan sekuat tenaga mencegah penyusup itu melarikan diri. Ayah sampai ditempat kejadian sebelum aku, dia segera menyegel penyusup itu. Namun ada hal yang aneh, selir Xiuyu tidak terlihat sama sekali.


Buumm ........ Suara ledakan yang datang dari pavillum bulan membiru, dan terlihat seorang wanita terbang diudara. Semua orang bergegas menuju pavilliumku, mencoba mencari tahu apa yang sedang terjadi dan sial wanita itu.Tanpa disangka dan diduga, selir Xiuyu menampakkan wujud aslinya. Dia membawa terbang Ling Yuin sebagai tawanan.


"ibu dan ayah tenang lah, tidak akan terjadi apa- apa padaku" ujar Ling dengan tenang.


"Ling, kau dalam bahaya bagaiman ayah bisa tenang. Kau putri ayah nak" ujar Zhu Chun.

__ADS_1


" ibu percaya padamu putriku, kau akan melakukan yang terbaik" ujarku dan membentuk pelundung transparan.


Semua orang terkejut dengan ucapanku, mereka menilai bahwa diriku sudah tidak peduli pada Ling Yuin. Anak yang masih kecil dibiarkan sendiri melawan orang jahat yang kekuatannya sudah tingkat tinggi, bagai ibu berhati batu. Mungkin itu julukan yang diberikan orang padaku.


"apa kau tidak ingin menyelamatkan anakmu Nefertari ?, ini masih belum terlambat jika kau bersedia memberikan benda pusaka itu" ujar Xiuyu.


"ibu jangan dengarkan dia, aku akan menyelesaikan ini" ujarnya dengan keadaan yang masih saja tenang.


Dan pertarungan terus berlangsung antara mereka berdua, dan semua orang yang berada di bawah masih merasa cemas akan keadaan Ling Yuin. Namun tak berselang lama, suara benda jatuh yang cukup keras dan turunnya Ling Yuin dengan kepingan salju yang cukup besar. Seperti dugaanku, putriku Ling mampu mengalahkan Xiuyu dengan kekuatannya sendiri.


"bagaimana ini bisa terjadi" tanya Zhu Chun.


"dia adalah anakku, pastinya dia juga sekuat aku" ujarku sambil tertawa.

__ADS_1


"ibu, apakah aku boleh memberitahu semuanya sekarang" ujar Ling sambil menatapku yang mengangguk padanya.


"walau aku bukan pewaris darah phoniex murni, ibu mengatakan aku memiliki kekuatan es yang amat kental pada darahku. Jadi ibu selalu mengajaraku dan memberiku beberapa pil peningkat kekuatan jiwa, dan ibu selalu berusaha keras agar aku bisa menjadi kuat dalam waktu yang singkat. Ibu khawatir jika aku lemah, aku akan mudah dicelakai orang saat tidak ada yang menjagaku" jelas Ling pada semua orang.


"aku terpaksa menutupi ini semua dari kalian, karena sejak awal aku telah mencurigai selir Xiuyu akan menggunakan Ling Yuin yang terlihat lemah untuk mengancamku memberikan benda pusaka pemanggil jiwa padanya" jelasku.


"maafkan aku yang belum bisa mengerti dirimu permaisuri, aku akan terus berusaha mengerti dirimu ini" ujar Zhu Chun.


"ibu aku merasakan hawa dingin ada di kamar bibi Xiuyu" ujar Ling.


Aku dan Ling yang penasaran segera terbang bersama PingPing menuju pavillium tempat selir Xiuyu. Dan Ling pun membuka sebuah ruang rahasia dibawah tanah yang ditutupi oleh karpet, disana ada seseorang yang diikat dalam keadaan tidak sadarkan diri.


"pengawal angkat pria itu , sepertinya dia masih hidup"

__ADS_1


__ADS_2