Bulan Biru

Bulan Biru
Sembuh


__ADS_3

"kedudukan permaisuri harus diisi saat aku sakit, karena posisi permaisuri sangat penting jika harus menghadiri suatu pertemuan. Riuyu ...... Aku ingin dirimu menggantikan posisiku" ujarku.


"aku akan ikut menghadiri pertemuan ..... Tapi aku tidak ingin menduduki posisi permaisuri, karena posisi itu hanya pantas diisi olehmu kak" ujarnya.


Keadaanku belum juga membaik, racun itu mendarah daging ditubuhku. Harapan untuk hidup lebih lama seakan sirna, hari- hariku hanya menanti maut menjemput. Zhu Chun selalu menghiburku, dia tak pernah lelah menjaga dan merawatku.


Ditempat lain, Ling Yuin dan Morokey terus berlatih siang dan malam. Ling Yuin ingin menyembuhkan diriku dengan segera.


"Nefertari, berendamlah di wadah ini" ujar Liang Pi.


"iya, ini adalah ramuan yang telah dicampur dengan darah hewan iblis. Ini akan memaksa sisa racun yang ada didalam tubuhmu keluar, walau kau harus menahan sakit ini lah satu- satunya jalan kesembuhanmu" tambah Riuyu.

__ADS_1


Dengan di temani Zhu Chun, aku berendam di dalam wadah yang telah disiapkan. Aku dapat melihat dengan jelas rasa cemas diwajahnya, rasa takut yang amat dalam ada dihatinya. Dan aku bertekat untuk sembuh, hatiku mengatakan :


Aku adalah bulan, dan bulan tidak akan pernah meninggalkan langit. Aku akan selalu bersamamu Zhu Chun, kau adalah satu- satunya lelaki yang akan aku cari saat kebangkitanku lagi.


Setelah satu jam berlalu, aku keluar dari wadah itu. Dan tanpa diduga air yang tadi berwarna merah, kini berubah menjadi hitam. Mungkin itulah efek dari racun yang keluar dari tubuhku, aku tidak lagi merasakan sakit ditubuhku, perkataan Riuyu memang selalu benar. Karena sangat senangnya aku, yang saat itu hanya memakai kain sebagai penutup tubuh terus menerus memeluk tubuh Zhu Chun. Walau disaksikan banyak orang, aku tidak lagi mempedulikannya hingga wajah Zhu Chun memerah. Dia melepas jubahnya untuk menutupi tubuhku, dia tidak ingin tubuh istrinya menjadi tontonan gratis.


"Zhu Chun ...... Bawalah Nefertari pergi ke kamarnya, biarkan dia istirahat terlebih dahulu" ujar Ibunda ratu.


"Morokey ..... Andai kau seorang manusia, aku ingin menjadi teman hidupmu" ujar Ling Yuin.


"Ling ..... Morokey adalah harimau yang tidak akan pernah bisa menjadi manusia, namun dia tetap akan menjadi temanmu. Iya kan Morokey ?" kataku.

__ADS_1


"benar ibu .... Aku akan selalu menjadi teman Ling karena aku menyayanginya dan kalian semual jawab Morokey.


Mereka tumbuh bersama dengan cepat, mereka memiliki kekuatan yang cukup tinggi diusianya yang masih sangat muda. Zhu Chun sebagai ayahnya pun merasa senang akan pencapaian Ling. Dan aku pun juga bisa sedikit merasa lega bila harus meninggalkan mereka berdua, karena sekarang mereka sudah bisa melindungi diri sendiri tanpa bantuan orang lain.


"nona ..... Suhu tubuhmu kembali stabil setelah kau berendam, aku bisa memastikan racun itu sudah keluar dari tubuhmu" ujar phoniex.


" semoga itu benar, karena aku masih belum siap jika harus berpisah dengan mereka ..... Benarkan Zhu Chun" ujarku.


"aku lah yang tidak bisa bila kehilanganmu lagi" jawab Zhu Chun sambil memeluk tubuhku dari belakang.


"hamba akan pergi dulu nona" ujar phoniex seraya pergi menghilang.

__ADS_1


__ADS_2