
BULAN SABITA...
sebelum masuk ke cerita, gue intro dulu ya..
gue writter novel, nama asli gue Laras Ilzen..
oh ya kenapa jadi ngintro diri sendiri booorrr..
jadi maksud gue ngintro si Bulan..
Bulan adalah peran utama disini..
memiliki nama panjang Bulan Sabita..
sudah tau kan dia asli mana dan agama apa?
yaaap dia adalah gadis kelahiran 1995 di indonesia tapi sejak lulus sekolah smp nya..
ia memutuskan pindah ke korea, dan ia melanjutkan SMA nya di korea..
oh ya Bulan lahir sebagai penganut khatolik
"Bulaaan, apa kamu sudah pergi ke gereja?" tanya Jungsi, ibu Bulan
intro Jung Si, ibu Jungsi adalah ibu yang sangat mempercayai anaknya dalam bergaul
"nanti ma"
"terus sepagi ini mama kira pergi ke gereja"
"ke rumah teman dulu ma"
"oh yasudah"
Bulan memasukkan dirinya sebagai hatters dari salah satu idol grup besar yaitu bangtan..
berawal di tahun 2015 awal..
Bulan mulai mendengar beberapa teman dan orang membicarakan tentang seorang boyband baru
tidak terlalu besar kala itu
waktu itu ia duduk di bangku kelas 2 SMA, yaa sudah setahun setengah ia tinggal di korea..
isi dalam kehidupan beberapa teman Bulan ketika berkumpul adalah menjelekkan bangtan, menertawakan, membuat banyak cacian di tiap update dan masih banyak lagi..
"bangtan sedang comeback lagu baru, penampilan aneh" kata salah satu anak disana
"iya sih, lu liat aja, masak sih mereka melambai kek cewek tapi malah back sama pakaian sok seksi, sok garang, hitam hitam" kata salah satu nya lagi
disana ada Bulan, tapi dia sibuk dengan ponselnya..
tiba tiba ia menjerit dan memanggil salah satu teman nya
"Hansuu.. liat liat, aku tadi lihat ini di beberapa pembahasan di channel para fans, teori teori dari mereka" kata Bulan
intro Hansu adalah teman Bulan yang sering bersama Bulan dan beberapa teman lainnya, terkenal dengan otak yang lemot
"ih iya yaa mereka pakai teori, wah kaya nya harus pintar pintar deh" kata Hansu
"ngapain mikirin itu sih, maksud ku itu mereka pake begitu sok banget dah" sambar Bulan
banyak tertawaan dan hinaan..
__ADS_1
tak terasa mereka berada di kelas 3 SMA..
setahun lagi tersisa mereka akan bersama sebelum akhirnya berpisah..
skip di tahun mendekati kelulusan, bersamaan dengan tahun baru yang akan datang..
seminggu sebelum ujian penentu kelulusan, Hansu mengadakan pesta bersama teman temannya, juga bersama Bulan tentunya..
"makan" ajak Kirsten
"ya appa"
tapi karna sibuk mengedit video yang akan di tonton nanti di acara nya bersama yang lain..
tak lama Kirsten datang lagi dengan segelas air minum dan sepiring makanan untuk anaknya makan..
"ini" kata Kirsten
"makasih appa"
ketika malam tiba, Bulan bersiap siap lalu berpamitan..
"kemana?" tanya Kirsten..
intro : Kirsten adalah ayah Bulan, Kirsten adalah ayah yang sangat memperhatikan banyak detail dari anaknya
ia begitu sangat peduli dari hal hal kecil pun berurusan tentang anak berbeda dengan istrinya, Jungsi
"appa, kerumah teman, ada pesta" kata Bulan
"pesta?"
"pesta biasa pa, makan makan, ngobrol, nonton"
"yakin?"
"okehlah"
setelah sampai di rumah Hansu..
ia menyapa yang lain dan mengobrol sambil duduk dengan yang lain..
selang dua jam semua sudah berkumpul
Bulan datang, di rumah Hansu tak begitu ramai disana, hanya ada beberapa teman saja..
menunggu dua jam, baru semua berkumpul..
"karna sudah datang semua, makan semua ya, terus kita akan nonton bersama kenangan kenangan dalam satu video yang sudah diedit rapi dari video ke video" kata Hansu
"si Bulan bukan pengeditnya?" tanya salah satu teman mereka
"ya lah" jawab Hansu
"nah, pinter, aku suka kalau dia yang mengedit"
seperti yang sudah tidak asing, keahlian Bulan disini terlihat bagaimana ia menjadi seorang editor video yang begitu handal
beberapa menit berlalu..
setelah menonton, mereka mengobrol beramai ramai saling sharring kemana mereka akan melanjutkan..
80 persen akan melanjutkan ke perkuliahan yang termasuk didalamnya adalah Hansu dan Bulan
__ADS_1
"Bulan, kamu cocok masuk bagiat editing editing terus bagian yaa begituan lah" sambar salah satu teman mereka
"iya, kalau kuliah, bagus masuk multimedia" kata lainnya
setelah berdebat banyak..
mereka pulang.. sesampainya di rumah, ia melihat ayahnya duduk di kursi tamu dengan segelas kopi dan sebuku majalah
"appa, belum tidur?" tanyanya
"appa akan selalu menunggu kamu sampai rumah dan kamu tidur baru papa tenang tidur" kata Kirsten
"iya pa"
Bulan pun duduk di ranjang tidurnya..
ia membersihkan make up tipis nya dan duduk kembali di ranjang nya sambil menatap layar televisi tanpa menyalakannya
ia memikirkan, Kirsten memang akan menyuruh nya meneruskan sekolah dan membebaskan memilih yang mana masuk fakultas tapi jungsi menyarankan untuk masuk yang menjadi pasion Bulan
akhirnya ia memutuskan masuk ke fakultas multimedia di hanyang unniversity
"paa, anterin tuh makan malam anaknya" kata jungsi
"ya ma"
kirsten pun berjalan ke atas dengan sepiring makan malam
"makan" kata Kirsten
"appa, kenapa dibawakan?"
"appa tau kamu tidak akan turun"
dan saat ia mulai sibuk dengan ujian, ayah nya selalu menjadi alarm pengingat untuk anaknya seimbangkan belajar, makan, dan tidur demi kesehatan..
seminggu berlalu..
setelah mereka berhasil menyelesaikan beberapa ujian dan berakhir pada kelulusan, pengumuman nilai keluar semua imbang, tidak ada yang baik dan tidak juga ada yang turun
mereka mengobrol lagi di ruang kelas dan memastikan akan kemana melanjutkan, setelah semua berkumpul dan membicarakan itu, semua bubar..
"gimana keputusan, kamu ambil di apa?" tanya Jungsi
"Multimedia ma"
"iya, itu pasion mu, appa lihat banyak editan di beberapa akun media sosialmu, karya mu bagus di editing" kata kirsten
skip..
masa libur tiba setelah ujian dan mempersiapkan untuk ke Hanyang untuk mendaftar..
ternyata ia tak menemukan Hansu, ia berpikir Hansu memilih sekolah kuliah dilain tempat terpaksa ia harus mencari teman baru lagi
karna teman lama lainnya tidak satu fakultas bersama Bulan
tapi mereka masih menjaga hubungan baik
chat grup kelas juga masih berjalan, sesekali juga sering bertemu dengan teman nya di sekolah dulu..
bertemu dengan gadis bernama Lay in dan mereka juga bertemu dengan Lang Liang
*skip, kita akan lanjutkan perkenalan dua teman baru Bulan ini nanti, di part selanjutnya..
__ADS_1
duduk di salah satu ruangan yang sudah di tentukan untuk Bulan menjalani masa pembelajaran, jodoh akan bertemu bukan? ia dipertemukan dalam satu ruang yang sama dengan Layin dan Langliang
mereka duduk bertiga disana dan menjadi teman baik sejak hari itu bersama