BULAN SABITA

BULAN SABITA
28


__ADS_3

lebih buruk dari Bulan..


karna athan sangatlah tau dengan Ryu..


yaa, sama dengan Bulan, Ryu lebih antagonis menghina bahkan menjelekkan artis korea dengan blak blakan


"athan" sapa yung


saat membalikkan badan nya


"Ryu" sapa Ryu


"paa.. dia yang papa maksud?" tanya athan


"ya, papa mengenalkan calon mama kamu" kata yung


seketika seperti terasa ada petir menyambar badan nya, athan kaget pernyataan ayahnya


"paa, kamu tau siapa dia?" tanya athan


"sebelum kamu tau papa lebih tau"


"paaa.. are you crazy?" bisik athan


"berkali kali papa bilang jangan mengurus papa, papa tau apa yang baik dan pantas untuk papa"


"paa.. dia jauh lebih jahat dari Bulan" kata athan


tapi Bulan tiba tiba datang, mendengar ucapan athan sejak awal kepada ayahnya


"athan, ayahmu jauh lebih lama tinggal didunia dari kamu, harusnya kamu menghargainya" kata Bulan


"Bulan?" ucap athan kaget


"saya datang atas undangan pak yung dan Ryu, mereka mengundangku untuk makan malam sekaligus membicarakan pernikahan mereka karna aku yang yang akan jadi owner pernikahan mereka" kata Bulan


"kamu sengaja mengenalkan teman busukmu pada papa ku ya, aku tau Bulan dia teman kamu di penjara, katakan apa rencanamu, kamu juga, bukankah kamu masih mudah dariku, mau dengan papa ku apa karna harta" kata athan


seketika yung menampar anaknya


athan kaget dan kecewa


"dengar athan, mereka memang berada di tempat paling gelap dulu tapi hargai mereka, ayahmu tidak pernah sedikit saja mengajari kamu berkata kasar" kata yung


seketika athan kesal, ia marah dan pergi..


"biarkan dia" kata yung ketika Ryu nenyapa athan meminta maaf


tapi akhirnya Bulan lah yang mengejar athan


dan yung membiarkan Bulan


Bulan mengejar athan dan memanggilnya sebelum terus berlari makin jauh


"athan" teriak Bulan


seketika athan terdiam..


Bulan berjalan mendekatinya dan menyapanya


"kamu pernah bilang bagaimana ayahmu begitu mudah mencintai seorang gadis tapi tidak mudah melupakan gadis yang harus digantikan dengan gadis lain, sama denganku dan Ryu"


athan hanya diam


"Ryu denganku sama, aku dan Ryu sama sama berada dimana kita sama sama paling membenci orang tapi orang itu membuat kami bisa berubah jadi lebih baik, aku sama ketika aku bertemu hoseok dan ketika Ryu bertemu ayahmu" kata Bulan


"tapi bahkan kamu dekat dengan hoseok, suka dengannya sejak awal kita pacaran, selama berpacaran hatimu bukan untukku"

__ADS_1


"nyaman tidak berarti sayang.. maafkan aku soal itu" kata Bulan


mereka sama sama diam beberapa menit sampai Bulan membuka kembali pembicaraan mereka


"apa kabar dengan sunliem?" tanya Bulan


athan melirik arah Bulan, lalu meminta maaf


"tidak masalah, itu masa lalu, kamu pergi bersama orang yang tepat, sunliem pun pernah menjadi teman baik untukku" kata Bulan


"dia tidak bisa mengerti aku seperti kamu mengertiku" kata athan


"berarti kamu yang harus mengalah lebih mengerti dia"


menyelesaikan urusan Bulan dengan athan, semua membaik, Bulan dan athan sama sama tidak lagi menyimpan dendam


kondisi membaik dimana hubungan athan dan sunliem membaik karna athan mengalah seperti yang dikatakan Bulan karna memang ada kalah nya mengalah


tapi athan mengatakan pada Bulan ia belum siap menerima Ryu karna athan tau siapa Ryu dan bagaimana malang lintangnya Ryu


"aku sudah membaik dengan sunliem tapi aku belum bisa menerima Ryu" kata athan


"iya, semua bukan hal mudah, biarkan waktu berjalan"


ketika dipertemukan kembali dengan sunliem..


"Bulan, sunliem ada dibelakangmu" kata athan


athan memang diminta untuk mengundang sunliem agar makan dan mengobrol lagi dengan Bulan


sunliem takut, sejak kejadian di kantor itu dimana Bulan dengan wajah sadis nya menanyakan kebenaran hubungan sunliem dan athan


Bulan membalikkan badan..


"sunliem" sapa Bulan mengepakkan tangannya mrminta sunliem memeluknya


sunliem pun memeluk Bulan dan mereka saling bermaafan


tiba setelah berhari hari kedekata Bulan dengan sunliem kembali terjalin, tepat di RyuBu, sunliem datang pertama kalinya


mereka mengobrol dan Bulan mengenalkan sunliem pada ryu


ketika tak sengaja sunliem bertemu dengan bangtan lagi, setelah bertahun tahun tak bertemu


"sunliem" sapa bangtan


"ka.. kalian, hai apa kabar?" tanya sunliem


"baik"


Bulan datang menceritakan pada bangtan mengapa ada sunliem disana..


tapi Bulan tidak tau, jika sebenarnya sunliem dan bangtan juga pernah dalam satu perjanjian membuat bulan harus terjatuh ke perangkap bangtan


hingga diwaktu yang tepat sunliem mengatakan pada Bulan


dimana ketika sunliem datang ke tempat kerja Bulan itu


"Bulan" sapa sunliem


"hai, sunliem"


"lagi sibuk?"


"enggak, udah selesai kok"


"ahh, eh kemana Ryu?"

__ADS_1


"dia lagi mencari barang untuk dagangan"


"ahh"


beberapa menit diam barulah sunliem membicarakan kembali tentang dia dengan bangtan..


penjelasan jelas didengar juga oleh Bulan, sunliem beberapa kali meminta maaf


"kamu tau aku orang yang sangat mudah membenci orang" kata Bulan


seketika sunliem menunduk


"tapi kamu temanku, aku tidak masalah, itu biarkan jadi nasa lalu, kamu tau bagaimana aku yang dulu ketika membenci orang, sekarang aku harus menghilangkan semua pikiran kotor"


merasa lega Bulan tidak marah, tiba tiba, Bulan teringat bangtan, ia begitu egois tidak memperhatikan bangtan terutama hoseok padahal mereka semua memperhatikan banyak hal tentang Bulan


Bulan berniat meluangkan waktunya..


ia menanyakan kepada hoseok apa ada kesibukan bangtan, karna beberapa hari tidak ada jadwal dan hanya di dorm


Bulan berniat membawakan choco fruit handalannya


Sesampainya di dorm disambut hoseok


"haaaai" sapanya


"Bulan" sapa bangtan


"hai, ini aku bawakan makanan juga choco hot fruit andalanku"


"waaah"


"wooah"


semua senang dan berterimakasih


yaa Bulan masuk dan menyapa member bangtan lainnya


mereka mengobrol bersama sore itu hingga larut malam


karna malam, Bulan harus pulang, ia tidak terbiasa menginap di rumah orang dengan tidak ada nya teman perempuan


sesampainya dirumah...


"kok sepi?" tanya hoseok


"appa amma sudah tidur jam segini"


tapi kirsten menyapa keduanya


"hoseok terimakasih ya sudah antar anak saya" kata kirsten


"tentu paman"


"kamu menginap saja, ini larut malam, gak baik udara buat kesehatan kamu"


"tapi.."


"udah, ayo masuk, besok saja, bangtan juga sedang off job kan?" ajak Bulan


Bulan membawa hoseok masuk dan menuju kamar Bulan


btw di korea dan negara luar negara berkembang lainnya tidak pernah mempermasalahkan lelaki dan perempuan tanpa ikatan dalam satu rumah bahkan satu ranjang


akan sering bahkan ditemukan beberapa dari mereka yang hanya berpacaran tapi sudah tinggal serumah


Bulan baru selesai mandi dengan baju handuknya

__ADS_1


hoseok menumpang toilet untuk buang air besar


saat keluar dan melihat Bulan dengan pakaian tipisnya


__ADS_2