
semua member bangtan melihat gadis didepannya seperti bukan hatters lagi..
bagaimana ia peduli pada taehyung saat ini, ia tidak tampak seperti dead angel
Bulan meminta untuk staff lain tidak menyentuh taehyung, ia akan membersihkan make up dan melepas beberapa atribut dipakai taehyung
tertidur beberapa menit, taehyung tersadar, aroma tubuh segar Bulan mampu membuat nya tidur beberapa menit terasa begitu lama
"Bulan" kata taehyung
"kamu bangun? minumlah" kata Bulan
"terimakasih"
"kalau tau pekerjaan padat, jangan main diluar jam kerja, gunakan istirahat, main juga ada batasnya itu menguras tenaga, jika sakit tidak hanya member lain yang sibuk, kamu akan menyusahkan yang lain juga terutama aku" kata Bulan
taehyung hanya memperhatikan Bulan yang terus mengomeli nya
"Bulan" sapa taehyung
"emm?" tanya Bulan yang masih sibuk dengan beberapa pekerjaannya membereskan wardrobe bangtan
"kamu kenapa menjadi hatters kami?" tanyanya
seketika Bulan diam, ia menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat dan mengajak taehyung pergi
"kita akan cepat kembali kekorea" kata Bulan
Bulan dan member bangtan pun berjalan kearah bandara dan pulang kembali ke korea
sesampainya di bandara korea, ternyata athan sudah menjemputnya
"beb" sapa athan
Bulan berjalan sambil tersenyum indah melihat hadirnya athan, bangtan tidak pernah melihat wajah itu tersenyum
tapi hoseok hanya diam menatap Bulan dan athan
ia berpikir, baru saja ia melihat senyum Bulan untuknya
"bagaimana kerjaannya?" tanya athan
"emm lancar"
"kita pulang?"
"yuk, emm makan dimana sekarang?"
"emm aku ada rekomendasi resto, ayo"
"ayo"
Bulan dan athan pergi berdua tanpa pedulikan bangtan, karna jam bekerja sudah berakhir seperti biasanya
karna ini sudah masuk sore
beberapa hari berlalu..
ketika salah satu keluarga member bangtan datang ke dorm, Bulan kebetulan ada disana..
ia memasak menggantikan seokjin karna bangtan harus kembali berlatih..
yaa ibu jimin datang..
menyapa anaknya dan mengobrol
ketika Bulan mencari jimin untuk makan, ia tak tau ada orang tua jimin
"emm.." ucap Bulan bingung
"emm ma, ini Bulan, asisten bangtan, dia bertugas gantikam jin hyung memasak"
__ADS_1
"Bulan bibi" sapa nya
"Bulan? ahh bukan orang korea nama kamu? tapi wajahmu kental korea"
"campuran bi"
"ahh"
"bibi bersedia ikut makan?"
"wah boleh?"
"boleh pasti"
mereka pun menuju meja makan, ibu jimin makan bersama member lainnya
Bulan sendiri tidak perna makan bersama bangtan dalam satu meja, selain tak ditawari, ia juga menolak harus makan bersama bangtan
"emm tadi asisten aku mengingat namanya, Bulan, mana Bulan?" tanya ibu jimin
"dia biasa tidak makan disini ma" kata jimin
"oh, eh dia cantik, jimin, cantik sekali, apa dia bukan manusia?"
semua member kaget dengan pertanyaan ibu jimin
"maa, bicara apa?" bisik jimin
"maksud saya, dia seperti bidadari, wah, mama mau lah dapat menantu dia, gak masalah dia pekerjaannya pembantu"
"maa, jangan diteruskan, malu" bisik jimin
sejak bertemu dengan Bulan, ibu jimin benar benar jatuh hati pada Bulan, bahkan ia meminta alamat rumah Bulan untuk bisa sering main dan membawakan makanan
ketika tau ibunya sering datang, jimin melarang ibunya lagi datangi rumah Bulan karna ia malu
"maa, jangan bikin aku malu" bisik jimin
"maaa bercanda kau? berapa selisih usia mereka? bahkan Bulan seusia denganku"
"usia gak jadi masalah jimin, sudah ah, kamu ini, mengganggu saja"
Bulan merasa, perhatian ibu jimin padanya benar benar tidak dibuat buat, ia merasakan ketulusan
ketika bersantai di rumahnya..
jungkook datang kerumahnya, sendirian..
"jungkook" kata Bulan
"hai, Bulan"
"ada apa? hari ini aku libur"
"aku hanya ingin main kerumahmu" kata jungkook
"emm, sama siapa kamu?"
"sendiri"
"masuk, aku buatin minum"
"ya"
tak lama, saat Bulan selesai buatkan minum, ia pun melirik ke arah jungkook, ia merasa ada yang beda hari ini dengan jungkook
"minumlah" kata Bulan
Bulan duduk disamping jungkook tapi jungkook mendekati wajah Bulan
"aku melihatmu cantik kok, cantik sekali, kulitmu halus" kata jungkook sambil *****
__ADS_1
tapi Bulan mencium alkohol ketika bibir jungkook mendekati telinganya
"kamu mabuk ya?" tanya Bulan
"tidak"
mereka terus berdebat karna Bulan yakin jungkook sedang mabuk, ia pun menghubungi namjoon
mengatakan jika jungkook sekarang dirumahnya dalam kondisi mabuk
member bangtan pun datang ke alamat rumah Bulan
sesampainya, dirumah Bulan
Bulan membukakan pintu dan mempersilahkan bangtan masuk
ini adalah pertama kalinya bangtan menginjak kan kaki nya di rumah Bulan, seorang hatters besar dari bangtan
setelah membawa jungkook masuk mobil
member bangtan berpamitan dan meminta maaf karna sudah direpotkan oleh jungkook
sedangkan diluar rumah Bulan, Layin ternyata datang, ia mengatakan jika ingin main kerumah Bulan, sudah lama tak bertemu
Layin adalah teman sekolah kuliah Bulan
bangtan satu persatu keluar dari rumah Bulan dan Layin kaget mengapa ada mereka dirumah Bulan
Layin mengira itu hanya teman Bulan, tapi Layin curiga jika mereka adalah bangtan, karna mereka memakai masker Layin sulit mengenali, tapi ternyata Layin ingat postur tubuh tiap member terutama hoseok dan namjoon karna Layin menyukai dua member itu
"Layin" sapa Bulan
"Bulan, mereka.." kata Layin
"emm aku jelaskan" kata Bulan
Layin menolak, ia melepaskan tangan Bulan dengan kasar
"kamu ya, membenci mereka tapi sekarang kamu ada dirumah bersama mereka" bentak Layin
"Layin, aku bisa jelaskan semuanya"
bangtan sudah mengira jika Layin itu adalah hatters yang sama dengan Bulan
"kalian tau siapa Bulan?" teriak Layin pada bangtan
bangtan hanya diam saling tatap masing masing member
"dia hatters kalian, dan dia menghasutku membenci kalian tapi sekarang dia dekat dengan kalian, berhati hatilah kalian akan jadi makanan mengeyangkan untuknya" kata Layin
"Layin, bicara apa kau?" bentak Bulan
"bener bener ya Bulan, kamu hebat, aku tau kamu benci tolong jangan hancurkan mereka, jika kamu temanku" kata Layin
"apa kalian ada masalah?" tanya hoseok
"masalah lah, saya berusaha menghargai dia yang membenci kalian sedangkan saya army, tapi yang terjadi, sudah sejauh ini rupanya kamu melangkah" kata Layin
ingin menjelaskan tapi Layin sudah cukup kesal, ia pun pergi meninggalkan Bulan
satu persatu member bangtan mendekati Bulan
"apa kamu baik baik saja?" tanya hoseok
"i'm fine, kalian bisa pergi" kata Bulan
melirik lagi kearah Bulan yang sedang di tenangkan oleh bangtan, betapa kecewanya Layin..
bagaimana ia seorang fans bangtan tapi menghargai hatters bangtan hanya karna hatters itu bersahabat dengannya
Layin pun menceritakan pada teman teman sesama army nya jika seorang hatters berhasil masuk kehidupan bangtan
__ADS_1