BULAN SABITA

BULAN SABITA
27


__ADS_3

yaa, wajah Ryu sekilas sama dengan istri yung yang telah meninggal lalu bisa disambungkan dengan ucapan bangtan yang mengatakan jika Ryu dan Bulan memiliki wajah nyaris mirip, pasti itu alasan mengapa yung suka pada Bulan


beberapa hari berlalu..


dimana ketika Bulan dan sedang bersiap akan pergi, ia datang lebih awal di RyuBu, sesampainya ia melihat sudah ada sebuket bunga ada dimeja admin dekat pintu utama


"aley.. apa kamu yang membawa rangkaian bunga ini?" tanya Bulan


intro aley adalah pekerja pertama yang melamar kerja ditempat Bulan tugasnya menunggu meja admin


tugasnya juga sebagai CS


"bukan.. tadi ada seseorang mengirim kan nya" kata aley


tak lama Ryu datang


"siapa?" tanya Ryu


"tidak tau" jawab Bulan


"aley?"


"tidak tau" jawab aley


"karna gini, kalau untukku tidak mungkin, beberapa teman yang mengenalku, aku tidak bisa dengan harum bunga"


"ya yang suka aroma bunga kan aku yang" jawab Ryu


"kamu ingat sama orangnya?" tanya Bulan pada aley


"ingat, kemaren dia datang kesini, dengan pakaian rapi seperti bos bos besar" kara aley


keduanya saling tatap


lalu Bulan sadar itu yung


"yung" jawab Bulan


Ryu menatap Bulan heran


"ada apa dia mengirim ini? mungkin ucapan selamat?" kata Ryu


Bulan melambaikan tangannya tanda tidak setuju dengan perkiraan Ryu


"dia menyukai mu, aku tau dia suka sama kamu sejak awal, dia mudah jatuh cinta, sama dengan hoseok, tipe hoseok dan yung sama, mudah jatuh cinta" kata Bulan


"yang, kamu menggodaiku"


siangnya, benar saja, yung kembali datang


admin memperbolehkan masuk


lalu mengetuk pintu ruangan pribadi Bulan dan Ryu


kebetulan Ryu yang membukakan


"kamu" sapa Ryu


Bulan mendekati


"pak" sapa Bulan


"untukmu (menyodorkan pada Bulan)"


"aku?" tanya Bulan bingung

__ADS_1


karna Bulan pikir yung tau ia tidak suka aroma bunga


semua lelaki yang dekat dengan Bulan tau kesukaan Bulan coklat bukan bunga


Ryu yang tadi ke-ge-er-an karna dipikirnya bunga bunga itu untuknya seketika kikuk


"bantu aku berikan pada teman mu yang bernama Ryu supaya ia tidak menolaknya, jika kamu yang memberikan padanya mungkin saja ia tidak menolak, aku malu" kata yung


seketika Ryu membelalak kaget bercampur senang, pikirannya tidak meleset jika itu semua untuknya


tapi Bulan justru tertawa


"apa ada yang lucu?" tanya yung


"yaaaang, apa yang kamu tertawakan?" tanya Ryu malu


"aneh, benar aneh kamu, dia ada didepanmu dan kamu menyuruhku memberikan padanya. berikan sendiri lah"


yung memberikan pada Ryu dengan cara unik..


yaitu dengan menyodorkan bunga itu sambil berkata


"tolong jangan menolaknya" kata yung


tentu banyak alasan Ryu menerima bunga itu selain karna ia suka dengan bunga tapi karna cara yung juga unik


tak lama hoseok datang..


Bulan merangkul lengan hoseok


"kapan kamu kasih aku seromantis itu?" tanya Bulan


"tunggu, kalian" ucap hoseok melirik Ryu dan yung


"iya, pak yung suka sama Ryu" jawab Bulan


"apa kamu merasa kamu tidak seperti itu?" tanya Bulan


"haha iya sama.. eh tunggu kamu tadi bilang apa? aku gak pernah kasih seromantis itu?" tanya hoseok


"iyaa.. iya kan memang, mana buktinya?" tanya Bulan


"ayo ikut" ajak hoseok


hoseok tak ingin kalah dengan yung, karna ia tau pergerakan yung, ini membuatnya lebih bisa nenyiapkan sureprize yang sama untuk membahagiakan Bulan


sesampainya di luar, tepat didepan pintu gerbang bagian dalam sudah ada beberapa member bangtan lainnya dengan masing masing membawa coklat, segala macam coklat ditangan mereka


"ya tuhan" ucap Bulan


"for you" ucap hoseok


seketika Bulan menangis dan memeluk hoseok


ia menangis penuh kebahagiaan, rasa itu membuat aley yang sedari tadi merekord atas permintaan hoseok juga tersentuh ikut menangis bahagia


"makasih" kata Bulan menatap hoseok


"always, apapun membuatmu bahagia" kata hoseok


Bulan kini berada di cinta paling indah selama ia mengenal cinta..


bagaimana tidak, berawal kebencian karna teman Bulan sekolah dulu, berawal dari Layin yang menyukai bangtan terutama hoseok membuat Layin tidak lagi satu frekuensi dengan Bulan yang ketika itu masih hatters mereka


membuat Bulan membenci paling besar kepada 94lines terutama hoseok

__ADS_1


tapi kini, rasa paling bahagia nya ia dapat dari hoseok itu sendiri


Bulan pun membawa masuk coklat keruangannya..


ia berbagi juga dengan dua temannya sekarang yaitu aley dan Ryu


beberapa hari berlalu..


dimana ketika hoseok sedang sama sekali tidak ada jadwal konser atau show dan lainnya..


di kantor pekerjaan juga selesai, hanya mengimout beberapa barang masuk dan keluar saja


karna melihat seharian Ryu ditemani yung bekerja..


Bulan meledek Ryu dan yung dengan media aley


"aley, kamu boleh membawa pacarmu datang dan bekerja bersama kamu atau sekedar menemanimu untuk hari lebih bersemangat" kata Bulan


Ryu dan yung tertawa dengan ledekan itu, mereka sadar Bulan menujukan pada mereka


"benarkah?" tanya aley


"yaap, aku serius" jawab Bulan


Bulan berjalan pergi..


ia pun menemui hoseok di fast resto


mereka makan dan membuat janji weekend ini akan pergi berdua menginap diapartemen milik hoseok


hari itu tiba, dimana Bulan dan hoseok pun pergi berdua..


menuju apartemen hoseok dan tinggal semalaman


lalu malamnya pergi ke hongdae dan mampir ke BY resort


mereka pun bermalam di BY resort disambut baik semua karyawan sudah bak kedatangan ratu besar


esok paginya..


mereka keluar dari kamar mereka untuk jalan pagi..


tapi athan melihat keberadaan Bulan bersama hoseok


athan yang tidak tau dengan kelanjutan cerita ayahnya dengan Bulan bagaimana pun merasa jika Bulan menghianati ayahnya. berniat mengatakan pada ayahnya tentang hal busuk dilakukan Bulan dan hoseok berselingkuh di apartemen ayah nya sendiri bahkan..


ketika memberi tahu ayahnya, yung bersikap biasa saja


yung bahkan meminta untuk anaknya tidak mencampuri urusan orang lain


"paa urusan orang lain gimana Bulan kan pacar mu sekarang" kata athan


"urusi saja urusan mu, jangan orang lain, itu hak Bulan, dan satu pagi athan, papa sama Bulan selesai" kata yung


"papa beneran selesai?" tanya athan


"yap"


mengobrol banyak tentang athan menjelekkan Bulan membuat yung kesal akhirnya mengatakan jika ia sudah selesai dengan Bulan


bahkan yung menceritakan jika ia telah dekat dengan gadis lain..


"siapa?" tanya athan


"urusan papa nanti juga kamu tau" kata yung

__ADS_1


tiba di hari dimana yung mempertemukan Ryu dengan ibudan ayahnya atau nenek kakek athan..


tapi saat tiba bertemu dengan athan, betapa kagetnya athan ayahnya justru jatuh kepelukan gadis yang lebih buruk


__ADS_2