BULAN SABITA

BULAN SABITA
45


__ADS_3

membuat Kai seketika meminta agar suho tidak menatap Bulan terlalu lama


"jangan kelamaan kalau cuma melihat, takut matamu iritasi" kata Kai pada suho


seketika suho membuang muka tak lagi menatap Bulan


beberapa hari kembali berlalu, dimana Bulan mulai dekat dan menyatu dengan exo


Bulan pun akhirnya benar benar menyudahi bisnis nya di RyuBu..


yaa Ryubu berakhir


Bulan meminta Kirsten untuk menikmati masa tua nya dan Bulan menjadi tulang punggung kedua orang tuanya


ia yang bekerja menggantikan ayahnya


menjadi pengusaha muda di bisnis ayahnya, dan menjadi pacar idol terkenal, bukankah hal sangat dibanggakan semua wanita didunia?


suatu hari, ketika Bulan menyapa exo di dorm mereka dengan membawakan choco panas yang sering ia buat


semua member suka dengan buatan Bulan


bahkan ketika salah satu member mencoba menyentuh Bulan. .


"Bulan, makasih, ini enak banget" kata sehun


"iya kak" jawab Bulan


saat Sehun akan menyentuh tangan Bulan, seketika Kai menampis tangan Sehun


"jangan sentuh" kata Kai


"iya deh lupa aku" kata sehun


cara Kai sangat jauh berbeda dengan hoseok, tapi membuat Bulan benar benar mantap berpacaran dengan Kai justru karna cara itulah, cara yang berbeda


Kai benar benar tidak mau jika pacarnya disentuh atau bahkan di pandang dalam dalam oleh lelaki lain


Kai bahkan akan menutupi wajah Bulan dengan jaketnya, ketika Bulan merayu nya didepan banyak orang agar tidak terlihat lelaki lain saat Bulan bersikap imut


mereka menjalani kebersamaan


saat makan malam dirumahnya..


Bulan menyapa kirsten dan jungsi


mereka menikmati makan malam bertiga


"gimana pekerjaan mu?" tanya kirsten


"lancar pa"


"papa sudah serahkan semuanya, bertanggung jawablah" kata Kirsten


"pasti pa"


"soal Kai, kamu sudah berpacaran dengannya?" tanya jungsi


"iya ma, kan sudah kuceritakan" kata Bulan


"iya, mama setuju saja, dia jauh lebih baik dari hoseok"


"maa, jangan bandingkan orang kebiasaan" kata kirsten


Bulan menunduk dan menyadari ucapan jungsi benar


kenapa ayah ibu Bulan menyukai Kai..


karna sejak berpacaran dengan Kai, kurang lebih seminggu..


Kai sering datang kerumah

__ADS_1


meskipun tidak ada Bulan, Kai tetap datang dan menyapa ayah ibu Bulan sekedar mengobrol


Kai asik juga diajak mengobrol dengan kedua orang tua Bulan, berbeda ketika hoseok kerumah tak ada Bulan, ia akan pergi dan berpamitan untuk mencari Bulan


waktu berlalu..


ketika Bulan tidak pergi ke kantor karna ayahnya sakit


Kai tidak bisa datang tapi Kai sudah berkali kali mengatakan maaf kepada ayah Bulan melalui telfon karna kesibukannya


saat sedang bersantai, tiba tiba..


ada yang datang..


jungsi melihat dari balik jendela


"siapa ma?" tanya kirsten


"mobil hitam, siapa ya?" tanya jungsi


Bulan melirik dan langsung mengenali mobil itu milik ibu seokjin


Bulan dan kedua orang tuanya menyambut kedatangan ibu seokjin tersebut


"aduh bu, suami saya sedang sakit ini, jadi maaf ya" kata Jungsi


"iya gak apa kok, saya datang menanyakan kabar, saya rindu anak saya satu ini"


jungsi dan kirsten tau jika ibu seokjin telah anggap Bulan anak ketiga mereka dan keduanya tidak keberatan karna keduanya juga mengenal jika keluarga seokjin orang terpandang


"bibi datang kakak akan menikah" kata ibu seokjin


"kakak? oh iya, astaga, iya terakhir aku tau, kakak post tentang prewed" kata Bulan


"kamu datang, sama kalian juga datang"


"waah sangat berterimakasih, kami akan datang bu" jawab jungsi


Bulan mengatakan jika ia akan pergi ke nikahan dari kakak seokjin bangtan..


"aku antar ya" kata Kai


"aku sama papa mama"


"ya gakpapa, aku akan jadi supir handal"


"tapi"


"Chagiya..."


"iya udah deh"


hari itu tiba..


dimana ketika Bulan akan datang bersama ayah ibunya ke pernikahan kakak dari seokjin


Kai menawarkan bantuan untuk diantar


ayah ibu Bulan tadinya tidak enak, tapi Bulan memaksa mereka


"ayo ma, kita udah bicara kok kamaren" kata Bulan


"bener nih"


"iya"


akhirnya Bulan dan ayah ibunya pergi ke nikahan kakak seokjin dengan mobil Kai


"paman, didepan saja" ajak Kai


"oh biarkan sudah, saya dibelakang sama amma nya Bulan"

__ADS_1


"ehh paman, jangan lah, justru biar Bulan sama bibi dibelakang"


"iya pa, didepan saja" kata Bulan


Kirsten duduk di samping Kai, Bulan bersama ibunya dibelakang


sesampainya, ayah ibu Bulan turun


"aku disini aja ya" kata Kai


"gakpapa kamu tinggal saja"


"jangan, biar dah aku disini"


"iya sudah"


Bulan turun..


bersama ibunya berjalan masuk, disambut ayah seokjin


setelah masuk dan menyaksikan pernikahan kakak seokjin


Bulan melihat seokjin menjadi pembawa acaranya


"Bulan, terimakasih sudah datang, pak bu terimakasih" ucap ibu seokjin


"iya bu" jawab jungsi


Bulan hanya memperhatikan dari tempatnya duduk tapi ternyata seokjin menotice nya


"terimakasih untuk yang sudah hadir penuhi undangan kami, mungkin waktu kalian tidak senggang tapi tetap lah menikmati acara" kata seokjin


papa seokjin membisikkan pada seokjin jika Bulan datang bersama keluarganya


"terimakasih juga atas kehadiran nya untuk bibi jungsi, paman Kirsten dan Bulan" kata seokjin


ketiga nya langsung berdiri dan menundukkan kepala tanda menerima sambutan dari seokjin dan menyapa tamu undangan


tak disangka, beberapa orang disana menyangka jika gadis yang bersama keluarganya, yang di notice seokjin tadi menduga kekasih seokjin karna terlalu dekat dengan ibu seokjin


saat menikmati acara..


dua member lainnya dari bangtan datang yaitu namjoon dan hoseok


tapi namjoon menyadari di parkiran ada sebuah mobil yang sering ia lihat di pakai salah satu member exo


"hoseok, apa itu mobil milik salah satu member exo?" tanya namjoon


"oh, itu, oh iya ya, siapa yang jadi tamu undangan?" tanya hoseok


keduanya menyangka jika pemilik mobil itu satu dari semua undangan tapi mereka bingung jika tamu, tamu dari siapa?


karna seokjin tidak dekat dengan member exo manapun apalagi kakak seokjin, dan ayah ibu seokjin juga semakin tidak mungkin kenal


mereka pun masuk ke gedung acara, tanpa keduanya menyadari jika ada Bulan didalam


saat sedang menikmati acara..


Bulan yang mengobrol dengan ibu seokjin, tak lama disapa juga oleh kakak seokjin


"aaah adik perempuanku, kau datang juga" kata kakak seokjin


"Bulan, aku sudah resmi jadi kakakmu juga loh" jawab istri dari kakak seokjin


kedua pengantin menggodai Bulan karna datang ke nikahan mereka


tak lama ayah seokjin bersama dengan seokjin datang menyapa Bulan juga


"Bulan" sapa ayah seokjin


"iya pa" jawab Bulan

__ADS_1


btw, Bulan memanggil papa dan mama kepada ayah ibu seokjin dan memanggil kakak seokjin dan seokjin dengan panggilan oppa "kakak lakilaki dalam keluarga" bahkan didepan orangtuanya


__ADS_2