
setelah di dalam lobi, bangtan melihat Bulan yang jalan bersama seorang lelaki
"apa dia anak dari presdir di tempat ini?" bisik Hoseok
"bisa saja"
malamnya, karna sift sudah berganti, tentu bangtan tidak bisa menemukan Bulan, setelah lepas jam kerja Bulan
jungkook dan seokjin keluar dan mencari makan untuk mereka malam ini
setelah kembali ke hotel dan menikmati makan bersama
tak lama seseorang mengetuk pintu kamar mereka
namjoon pun yang membukakan, kebetulan bersama Hoseok
"cari siapa?" tanya namjoon
"saya Sunliem" kata Sunliem
"iya, apa kamu pekerja disini? ada urusan apa?"
"bisa bawa saya masuk berbicara didalam?"
"emm urusan apa dulu?"
"Bulan"
"Bulan?"
akhirnya keduanya mengizinkan masuk
didalam Sunliem menjelaskan siapa dia dan hubungannya dengan Bulan
"apakah kalian tau siapa yang membuat tim IT kalian menemukan Bulan karna saya?" tanya Sunliem
"ah? kamu menemukan?" tanya namjoon bingung
"jadi saya yang menghack dan mengirim pesan kepada kalian melalui akun pribadi Bulan, dan sejak itu Bulan mennghapus akunnya dan membuat baru tapi saya selalu mengirim setiap perubahan akun baru Bulan kepada manager kalian"
"kamu?"
"iya itu saya, saya yang membantu kalian"
"motifasi?"
"saya tidak bisa menceritakan, mengapa saya berteman dengan Bulan tapi saya menjerumuskannya, saya hanya menawarkan bantuan, apa kalian mau?"
akhirnya bangtan dan Sunliem pun bekerja sama..
ternyata Sunliem perlahan membuka diri sendiri dimana ia menunjukkan bukan teman yang baik
ia berteman hanya kedok dan semua permasalahan Bulan dalam akun yang sering terhack ternyata Sunliem
esoknya, bangtan meminta untuk sunliem diam dan rahasiakan ini dulu dari siapapun, memintanya jadi rahasia mereka saja
diresto luar hotel tempatnya bekerja, sunliem mengajukan pada bangtan, berpengaruh dengan bangtan dan Bulan
mereka pun menerima tawaran itu
__ADS_1
"tawaran pertimbangkan saja, saya rasa, kalian harus mengatakan jika kalian tau siapa Bulan, dan dengan ancaman, bawa dia bekerja bersama kalian, lepaskan dia dari pekerjaan disini, karna saya tidak mau melihatnya bekerja disini" kata Sunliem
"lalu?"
"terserah kalian apakan, itu tugas kalian"
tiba dihari terakhir bangtan menginap di hotel itu, namjoon meminta untuk Sunliem bisa membawa Bulan masuk ke salah satu kamar hotel
dan dengan pintar nya, pekerja yang bertugas membersihkam kamar bekas bangtan diminta untuk membersihkan tempat lain, lalu meminta bantuan admin agar Bulan saja yang membersihkan kamar bekas bangtan
"Bulan, kamu yang mengantar bangtan menginap jadi bersihkan juga kamarnya" kata admin
"iya kak"
setelah masuk ke dua kamar dan tidak ada siapa siapa, ia masuk kekamar terakhir, setelah masuk seketika Bulan melihat masih ada bangtan
saat ia akan keluar
"apa kamu tidak akan melakukan pekerjaanmu? apa aku akan melaporkanmu kepada atasanmu" kata jungkook
dengan berat hati, Bulan membalikkan badan dan membersihkan kamar itu
setelah selesai, ia mencoba pergi, ia berjalan ke pintu, tapi pintu dikunci
Bulan membalikkan badan dan meminta kunci itu
"kunci" kata Bulan
"keluar saja" kata jungkook
"pintunya dikunci" kata Bulan
"kalian coba mempermainkan saya?" bentak Bulan
"kamu yang coba mempermainkan kami, saya tau siapa kamu" kata jungkook
seketika Bulan menatap tajam jungkook dan ia kaget, jungkook dan member lain ternyata mengenalinya?
"jungkook, tahan" bisik hoseok
"ini kau? ini kerjaan kau? ini semua kamu berulah dibaliknya? aku tau Bulan Sabita" bentak jungkook
jungkook menunjukkan beberapa bukti penghinaan pada bangtan yang sudah menjadi bukti
semua member bangtan menahan jungkook agar tidak melebihi batas emosionalnya
seketika Bulan terdiam dan kaget
"kunci" kata Bulan tetap meminta kunci
"kuberi kamu pilihan, bekerja di agenci kami dan menjadi staff dengan kami mengurus bangtan, agar kamu tau bagaimana menjadi bangtan dan staff nya, atau aku serahkan semua bukti kepada polisi, karna kamu adalah buronan Bulan" ucap yoongi
seketika Bulan kaget dengan tawaran itu, tawaran dari yoongi juga membuat member lain kaget
"aku butuh uang untuk hidupku, jika aku bekerja untuk kalian tanpa masukan aku akan mati cepat" kata Bulan
"apa kamu tidak berpikir jika kami juga akan mati cepat dengan ini, semua ulah ulahmu?" bentak jungkook lagi
Bulan terdiam lagi, tanpa rasa bersalah, ia meminta kunci itu
__ADS_1
"Bulan, kamu cantik, kenapa tidak dengan sikapmu? apa yang membuatmu benci pada kami? apa kamu ada masalah dengan kami?" tanya yoongi
"kunci" ucap Bulan
"gini, pilih saja, NINE ONE ONE (nomor darurat kepolisian) atau terima kontrak kerja kami, dan kamu selamat dari buronan polisi" kata jungkook
Bulan menatap tajam arah jungkook lagi, lalu melirik arah bangtan dan mengiyakan perjanjian kilat itu
"pintar" jawab yoongi
yoongi pun menulis perjanjian di selembar kertas dan ditanda tangani persatu member bangtan, yoongi tentunya dan Bulan
lalu yoongi memberikan kunci itu untuk Bulan bisa keluar
beberapa hari kemudian, Bulan menghentikan kontrak dan tidak melanjutkannya dengan alasan mendapat pekerjaan lain
mendengar itu sunliem senang, ia merasa bebas tanpa Bulan, menyingkirkan Bulan tanpa membuat Bulan merasa kesal padanya
tapi perkiraannya salah..
jika tanpa Bulan ia bisa jauh lebih dekat dengan Athan, itu salah
"appa, Bulan menghentikan pekerjaannya?" tanya Athan
"ya, dia memilih tidak melanjutkan, karna mungkin dapat pekerjaan yang baru" kata presdir yung
"pa, jadi karna Bulan bukan karyawan sini lagi, aku boleh kan berpacaran dengannya?" tanya athan
seketika presdir yung menatap arah anaknya..
"yaa.. boleh.. boleh.. kalau Bulan mau ya boleh boleh aja" jawab presdir yung
Athan menemui Bulan dan menanyakan kebenarannya dan Bulan mengiyakan
tapi Athan tidak mengatakan perasaannya karna ia pikir ini masih begitu cepat..
esok paginya, Bulan kembali ke rumahnya dan tidak tinggal di kontrakan lagi bersama Sunliem
iya juga berkata pada ayah ibu nya debgan berbohong jika ia memilih bekerja di tempat lain karna lebih baik bekerjanya
saat akan pergi ke tempat kerja
ia makan pagi, lalu sesampainya ditempat agenci itu
ia dengan langkah ragu berjalan menuju tempat itu
"apa kah nanti ada polisi, atau aku hanya dijebak? atau mungkin aaah sudah lah" kata Bulan
Bulan masuk dan menemui satpam meminta nya memberi tahu letak ruangan kwan untuk ia melamar pekerjaan, rupanya satpam tau, yaa bangtan sudah memberi tahu satpam atas nama Bulan akan ada urusan di agenci bersama mereka dan kwan, satpam menyuruh Bulan ke ruangan kerja kwan
setelah sampai
"siang" sapa Bulan
"okeh kalian lanjutin, saya ada perlu" ucap kwan menyapa Bulan
"saya melamar kerja" kata Bulan
sebenarnya kwan tau siapa Bulan, ia bingung mengapa yoongi menyarankan ini padanya
__ADS_1