
semua kaget disana, kehadiran Bulan benar benar tidak terprediksi, yoongi mengetahui itu pun merasa lega..
Bulan pun membawa hoseok pergi diikuti oleh member bangtan lain dan beberapa kru dan staff yang harus hadir disana yang sebenarnya mereka juga tak rela
"Bulan..." teriak Niyeon
Bulan menghentikan jalan nya, membalikkan badannya, melirik tajam arah Niyeon
"Bulan hoseok pacarku dan aku hamil dengan nya" kata Niyeon
"Bulshit, jangan bodohi aku, aku tau anak itu anak G" bentak Bulan
"Bulan bicara apa kamu aku gak tau apa apa" jawab G
Bulan terus berjalan tapi lagi lagi Niyeon tanpa henti membentak dan mengancam Bulan jika tidak menurutinya akan ada hal terjadi membuat nama baik bangtan dan agenci akan jatuh
"Bulan" ucap hoseok mendengar ancaman itu
karna melihat hoseok takut, Bulan pun mengatakan dan membuka jika ia juga membawa dua wartawan profesional yang menyamar
"katakan saja, apa yang kamu katakan untuk menjatuhkan bangtan, saya tidak takut, karna media akan tau semua cerita dibalik ini" kata Bulan
dan kedua wartawan tadi yang ia telah tau alur semua hal yang dikatakan oleh Bulan, mereka pun, yaa wartawan berdua tadi itu mendekati arah Bulan
"mereka utusanku, sudah merekam dan sudah mereka pastikan nama baik bangtan maupun agenci dan orang orang bersangkutan akan baik baik saja" kata Bulan
seketika Niyeon terdiam karna ia benar benar kalah tapi
seorang laki laki disalah satu tamu yang hadir, meneriaki nama Bulan dengan sangat keras dan penuh kesal
"Bulaaaaaan" teriaknya
itu adalah Lang..
tapi ekspresi yang ditunjukkan oleh Bulan hanyalah santai
"Lang" kata hoseok
bahkan member bangtan saja kaget..
"kamu kaget melihatku?" tanya Lang
Bulan tersenyum smirk dengan mengatakan
"kau bodoh jika perpikir aku kaget melihatmu ada disini" kata Bulan
"apa maksudmu?" tanya Lang
"Lang.. Lang.. aku sudah terlalu sering mendapatkan teman pengecut yang munafik yang menghianati teman sendiri, terlalu sering jadi jika kamu disini, kamu kenal Niyeon, kamu tau segala cerita ah bukan hal mengejutkan" kata Bulan
"Bulan, aku hanya ingin kamu tau, jika tidak baik bersama hoseok" kata Lang
"dari mana kamu tau?" tanya Bulan
"dia sudah membuat Layin menjadi gila karna suka padanya, dan membuat Layin masuk penjara"
__ADS_1
"itu karna Layin sendiri" bentak Bulan
"Bulan, sungguh, aku begini, melakukan ini, agar kamu tidak dengan lelaki ini, dia gak baik" kata Lang
"aku yang menentukam hidupku" kata Bulan
Bulan menarik tangan hoseok dan membawa semua orang bersangkutan dengan hoseok dan bangtan pun juga pergi dari tempat itu.. Bulan juga memastikan jika dua wartawan lebih selamat dari mereka
sampailah di kantor agenci..
"kalian boleh pulang dan kembali ke kantor masing masing, tidak akan ada yang mengenali kalian tadi, dan soal berita tadi, sebarkan sebanyak mungkin"
"lalu apa kamu meminta upeti?"
"tidak, ambillah sendiri"
tak lama ceo agenci datang, dimana ceo agenci langsung berterima kasih atas yang dilakukan Bulan tadi dan Bulan begitu sangat menerima ucapan terimakasih nya itu
tinggallah Bulan dan hoseok juga member bangtan lainnya saja..
"kalau bukan kamu yang melakukan, pertahankan dirimu tidak akan bertanggung jawab, jadi lelaki jangan lemah" kata Bulan
hoseok memeluk Bulan dan berterimakasih atas yang dilakukan Bulan..
"kurasa, kalian harus mengundangku jalan, makan, atau sekedar berlibur weekend ini atas bantuan baru saja kuberikan" kata Bulan
"ahh serius? kau akan ikut dengan kami ke acara kami di salah satu villa, kami ada bon voyage" kata namjoon
"boleh, weekend kapan?"
"besok"
"besok pagi aku datang jam 10" kata seokjin
(btw jam 10 dikorea sama dengan jam 8 pagi di indonesia)
"hyung, aku juga ikut dong jemput Bulan" kata taehyung
"ya gini, aku juga wajib ikut" kata jimin
"terserah deh kalian mau dateng jemput kerumah siapa aja" kata Bulan
melihat semua member bangtan sedang tertawa karna sibuk siapa yang akan jemput Bulan,
Bulan melirik arah hoseok yang menatap arah nya sambil tersenyum dan Bulan juga memberikan senyumannya
malam nya..
"Bulan, makan yuk" ajak bu Sari
"iya buk, ibu dah duluan"
"eh kamu beres beres mau ngapain?" tanya bu Sari
"Bulan mau pergi besok pagi buk sama teman teman Bulan"
__ADS_1
"waah kemana? lama?"
"hanya habiskan weekend 2 hari saja kok"
"ahh"
"ibuk gakpapa kan sendirian dirumah?"
"iya, gakpapa"
"kalau mau ikut ayo buk"
"ah gak ah, udah bukan umurnya bareng anak muda muda"
"ya gakpapa"
"jangan deh, lagian ibu gak akan ngerti apa yang kalian bicarakan" kata bu Sari
setelah beres beres, ia teringat jika pergi meninggalkan bu Sari, ia harus memberikan ponsel dulu untuk bu Sari agar bisa kontekan
Bulan turun dan makan bersama bu Sari. .
setelah makan, Bulan mengajak bu Sari keluar
setelah membeli beberapa kebutuhan dirumah untuk dua hari kedepan, Bulan mampir ke counter penjual hape untuk membelikan bu sari hape
awalnya menolak tapi dipaksa akhirnya menerima, ia pun membeli hape yang tak terlalu canggih, sampai dirumah, Bulan mengajari bu Sari hape, bu Sari sebenarnya tidak begitu susah belajar tentang hape, jadi tak membuat Bulan susah mengajarinya juga
esok paginya..
Bulan membawa koper berukuran sedang miliknya keluar dan ia letakkan di teras lalu masuk untuk pergi ke kamar mandi karna ia belum bersiap siap..
tak lama..
suara bel bunyi, bu Sari yang mendengar pun berjalan ke pintu membuka kan pintu rumah
"cari siapa?" tanya bu Sari dengan bahasa indonesia yang tak dimengerti bangtan
yang datang adalah bangtan semua member
dan mereka juga kebingungan
"Bulan nya ada?" tanya hoseok yang tentu menggunakan bahasa korea
tak lama Bulan melihat dari lantai dua terlihat ada bangtan, ia pun turun karna tau baik bangtan dan bu Sari pasti sama sama bingung
ia terpaksa turun dengan rambut yang belum kering
(tapi sudah memakai baju nya loh ya, cuma kalau di negara luar terutama korea, rambut basah sedikit membuat malu, mungkin alasannya karna kelihatan baru mandi atau apa entahlah)
"bu Sari, mereka ini teman ku" kata Bulan sambil merangkul bu Sari
"siapa?" tanya namjoon
"masuk dulu, jadi ini bu sari, dia orang indonesia dan sengaja aku bawa kesini, di indonesia hidup sendirian gak ada anak"
__ADS_1
Bulan menjelaskan semuanya pada bangtan dan bangtan paham, mereka juga mengatakan beberapa ucapan yang mereka pernah pelajari di bahasa indonesia
setelah saling kenalan, Bulan dan bangtan pun pergi menuju Villa syuting