
Hoseok menyangka itu langkah terjauh Bulan untuk menghancur kan lelaki yang menghianatinya.. hoseok tau betul sejak Bulan menampakkan diri dan memberikan sikap buruk pada bangtan, jika Bulan memang hatters, jadi untuk melakukan ini pun ia takkan merasa bersalah
"aku paham, ini konsekuensi ku kenyukai kamu, dengan latar belakang kamu dulunya hatters, melakukan ini pun tidak akan membuatmu merasa bersalah, kumohon hentikan semua nya, pergi bersama ku" kata hoseok
"tapi berjalannya waktu aku terikat penuh dengan yung.. aku benar benar menyukai nya, aku tidak bisa bersama lelaki yang melarangku atau mencoba menghentikanku dalam hal apapun" kata Bulan
"aku tidak melarangmu apapun, selama itu baik" kata hoseok
"tetap kamu masih kan melarangku melakukan semua nya, karna hanya hal baik yang kau bolehkan?" tanya Bulan
"jadi kamu memilih yang membebaskanmu dalam segala hal walaupun itu salah?" tanya hoseok
tiba tiba yung merangkul hoseok
"cara kita mencintai berbeda.. kamu mencintainya dengan cara itu dan saya ini, bukan berarti saya membiarkan Bulan selalu dalam bahaya dan kesalahan, biarkan saja Bulan yang menentukan siapa diantara kita" kata yung
tak lama yoongi pun mendekati ketiganya..
"jika Bulan pergi bersama teman saya untuk meninggalkanmu, apa kamu masih membolehkan Bulan melakukannya?" tanya yoongi
"tentu, saya lelaki, tau kapan harus berbicara dan tau kapan harus membuktikannya" kata yung
Bulan langsung menarik tangan yung dan pergi dari tempat itu
tak lama beberapa member bangtan lainnya mendekati hoseok dan memberikan kekuatan
Bulan membawa pergi yung
tapi ia menghentikan langkah nya ketika akan masuk lift
"kenapa kamu berkata itu?" tanya Bulan
"berkata?"
"didepan hoseok tadi"
"karna memang aku percaya pada kamu, kita bersama karna jodoh, kita berpisah juga jodoh, jodoh yang tidak lagi bersama" kata yung
"tapi.."
"jalani saja dulu hari ini" kata yung
yung mengajak Bulan makan sebelum mengantarkannya pulang.. saat diresto sambil menunggu pesanannya datang, yung terus menatapi Bulan
"kamu masih menyukai hoseok?" tanya yung
"tidak" jawab Bulan
mereka melanjutkan makan dan pergi pulang
sesampainya dirumah..
melihat wajah anaknya kalut
"kenapa?" tanya kirsten
"paa.. aku masih mencintai lelaki lain" kata Bulan
"athan?" tanya kirsten lagi
"bukan, hoseok" kata Bulan
"siapa dia?"
"itu salah satu member bangtan yang pernah kuajak kerumah, dia sering datang kerumah sendirian tanpa member lain" kata Bulan
"oh dia? dia pintar, baik juga, tapi.. ah kenapa kamu masih mencintainya?" tanya kirsten
__ADS_1
"banyak hal yang aku sendiri gak bisa jelaskan pa"
"yung?"
"yung.. itu yang membuatku bingung" kata Bulan
"tidur lah beristirahat, agar nanti bangun, kamu tau apa yang akan kamu ambil keputusan" kata jungsi
paginya Bulan bangun dan bersiap pergi ke resort nya, siangnya ada janji makan bersama bangtan dan kru mereka, Bulan pun mengiyakannya
Bulan datang dan masuk ruangan kerjanya..
tak lama beberapa karyawan datang memberikan beberapa berkas tugas laporan mereka
"Bulan, jangan lupa siang ini kita undangan makan bersama bangtan" kata yung
"siap"
lalu yung datang mengingatkan agar Bulan tak lupa undangan makan bersama bangtan
siangnya..
mereka berdua pergi ke tempat acara makan bersama dengan bangtan dan kru
membicarakan beberapa hal dan melanjutkan makan..
selama makan, yung tau bagaimana hoseok tidak henti menatap arah Bulan
setelah makan, mereka pun pulang, bangtan pergi lebih dulu karna jam mereka acara lagi sudah dekat
"kamu duluan, aku ada urusan" kata yung
"oh iya dah"
lalu Bulan bersama yung menuju tempat kerja Bulan
"bangtan" sapa yung
"pak?" sapa bangtan bersamaan
"bisa kami bicara, apa ada waktu 10 menit?"
"ada, emm ada apa ya pak?" tanya namjoon
"saya mau menanyakan hal pribadi dengan hoseok" kata yung
seolah mengerti, member bangtan lain memberikan kesempatan, tapi yung meminta tidak ada yang pergi dari tempat mereka agar semua tau
"kamu menyukai Bulan?" tanya yung
hoseok melirik arah member lain
"katakan padaku, hal apa yang membuat kalian lebih yakin Bulan pantas bersama hoseok daripada denganku?" tanya yung pada member bangtan lainnya
masing masing member pun mengatakan alasan mereka untuk membantu hoseok
karna mereka tau, hoseok hanya akan diam dan menerima kenyataan dimana ketika ia mencintai tapi ditinggal
yang mengatakan pertama namjoon, karna ia tau betul, jika hoseok dan Bulan saling mencintai saat keduanya saling berciuman didepan mata nya
"karna Bulan dan hoseok saling cinta.." jawab namjoon
"kupikir sama" jawab jawab beberapa member lainnya
"apa pantas, ayah berpacaran dengan mantan kekasih anaknya?" tanya yoongi
disana seketika yung tersadar..
__ADS_1
mereka benar, semua benar..
bukan hal yang pantas jika ayah memacari mantan kekasih dari anak kandungnya
yung mendekati hoseok dan menepuk pundak hoseok
"perjuangkan, aku membantumu, karna cinta harus bersatu" kata yung
seketika hoseok membelalak kaget dan juga senang
beberapa hari berlalu, menyempatkan waktu, yung mendapat beberapa bukti tentang Bulan..
ia mendapatkan masih ada foto nya bersama hoseok dan member bangtan lainnya juga..
sedangkan foto bersama athan sudah terhapus semua diponsel yang sama, kenapa tidak dihapus sekalian bersama hoseok, bukankah sama sama masa lalu?
awal keyakinan yung jika Bulan masih memberikan perasaannya kepada hoseok
lalu, ia juga mendapatkan bukti tentang hoseok yang datang lebih rutin dibandingkan dirinya ketika Bulan di penjara
Bulan bahkan dekat dengan hoseok ketika masih bersama athan, dan hoseok menyukai Bulan sebelum Bulan berpacaran dengan athan
ia bahkan juga mendapatkan bukti Bulan dan hoseok sama sama memberikan ciuman pertama mereka
dan beberapa hal lainnya juga ia dapatkan memperkuat, hoseok pemenang soal hati Bulan
tiba dihari dimana ia yakin ia harus melepas Bulan..
sesampainya, yung masuk ruangan kerja Bulan, menyapa Bulan dan menutup pintunya..
"Bulan" sapa yung
"ya?"
"aku boleh menemanimu kerja?" tanya yung
"boleh, duduklah"
Bulan terus mengerjakan pekerjaannya..
beberapa menit memerhatikan Bulan..
yung ingin membuktikan sekali lagi.. tentang pekerjaan Bulan dimata para karyawan terpilih
ia berpamitan pada Bulan
ia pun pergi, kembali esoknya ia menyamar jadi kurir dan masuk ke resort itu, memerhatikan beberapa karyawan pilihan Bulan
yang didapatkan nya adalah para pekerja yang benar benar hebat, tak hanya pintar tapi juga kuat pertahanan fisik
ketika ia mendekati salah satu karyawan
terlihat karyawan sedikit angkuh
tapi siapa sangka ia begitu sopan pada yung yang menyamar jadi seorang kakek tua menjadi kurir
"permisi, apa kamu tau toilet?" tanya yung
"tau pak, silahkan"
"terima kasih"
"oh ya, bapak ada urusan apa ya?"
"saya kurir"
"kurir? kok jadi kurir pak, seusia bapak kan.."
__ADS_1