BULAN SABITA

BULAN SABITA
68


__ADS_3

"Bulan" sapa hoseok kaget


seketika Bulan yang mendengar hanya diam..


"Bulan, aku.. bisa aku jelaskan" kata hoseok


"Bulan, kenapa datang tiba tiba, apa yang kamu mau lakukan ditempat pacarku" tanya Niyeon


"kamu hamil?" tanya Bulan


"ya" jawab Niyeon


Bulan pun hanya terdiam kaku


"kamu masih sering datang ke dorm ya? bukannya telah berakhir ya kamu dengan hoseok?" kata Niyeon


"jangan sembarangan" bisik hoseok


"kamu dekati hoseok lagi? iya Bulan? astaga iya hoseok aku tau, aku tau kamu masih suka kan? kamu bilang janji gak akan ninggalin aku, kamu dekati aku dan berikan banyak janji manis semua sudah busuk" kata Niyeon


Niyeon terus mengungkit tentang janji yang padahal dibuat oleh Niyeon sendiri meskipun hoseok tidak membuat janjinya tapi salah nya adalah ia mengiyakan janji permintaan dari Niyeon itu


seketika Bulan berlari pergi, meninggalkan dorm..


ia teramat kecewa pada keduanya..


saat jalan, salah satu member exo bernama Lucas melihat keberadaan Bulan, tapi saat akan menyapa Bulan, ia melihat Bulan menangis, yaa ia menangis dipinggir jalan tepat di atas jembatan, Lucas kuatir, ia menelfon pada Kai dan memberitahu lokasinya


dengan cepat Kai pun menuju tempat keberadaan Bulan, kebetulan Kai bersama tiga member Exo lainnya


"mau kemana?" tanya suho, salah satu member exo


tapi Kai tetap mengarahkan mobil nya jauh dari tempat tujuan, dan semua bingung karna Kai mengendarai dengan sangat cepat..


saat sampai, mereka bertemu Lucas, lalu Kai mendekati Bulan


ia menarik Bulan dan memeluk Bulan


"apa yang kamu lakukan disini?" tanya Kai


"Kaaaaai, lepasin aku, jangan sentuh" bentak Bulan


Bulan membalikkan badan, tapi saat akan pergi ia melirik kembali ke arah Kai


"maaf" kata Bulan

__ADS_1


"apa masalah mu? katakan saja" kata Kai


"aku tidak apa apa" kata Bulan


"yakin?"


"selamat, soal terbentuknya SuperM" kata Bulan


"iya, mau aku antar pulang?"


"Kai, cukup kai" bentak Bulan lagi


"Bulan kamu ada apa, mengapa begitu tidak stabil emosimu?" tanya Kai bingung


"aku cuma tidak mau pacarmu atau orang yang lagi dekat denganmu salah paham, seperti Niyeon yng salah paham padaku baru saja aku datang ke dorm bangtan niatku mencarinya bukan mendekati hoseok" kata Bulan


"oh ini alasan mu?" tanya Kai


"Niyeon hamil" kata Bulan


"iya tau" kata Kai


"kamu tau?"


"iya tau"


akhirya Kai menjelaskan tentang ap yang telah ia kumpulkan selama ini tentang Niyeon


tentang hubungan gelap Niyeon dengan G dan tentang hamilnya niyeon bahkan


betapa kagetnya Bulan mendengar fakta paling tepat dari Kai, ternyata yang menghamili Niyeon yang sudah dianggap nya adik adalah pacarnya sendiri


Bulan pun pergi, tak lupa ia berterima kasih atas kebenaran cerita dari Kai, ia sakit hati memang tapi ia terlalu sering mendapatkan Fake Friend, membuatnya sudah kebal pada penusukan dari belakang oleh teman sendiri tapi kenapa harus G. dan kenapa dulu ia menerima G padahal sudah berjanji tidak ada hubungan Bulan dengan seorang yang ada di entertain


ia pun berjalan, kembali sibuk dengan pekerjaannya dikantor.. ia tak mau lagi memperdulikan semua hal dalam hidupnya yang telah terjadi..


diwaktu senggangnya, ia berniat pergi kembali ke indonesia akan menemui bu Sari


skip


diindonesia, ia mencari alamat cafe yang pernah ia datangi dan yang pertama kali membuatnya bertemu dengan bu Sari..


dari dalam cafe, bu Sari melihat kedatangan Bulan dari balik jendela, Bulan melambaikan tangannya dan bu Sari keluar


"kapan datang?" tanya bu Sari

__ADS_1


"kemaren pagi, dan pagi ini aku sengaja datang, bertemu ibu"


"waaah, jadi senang ketemu kamu, ibu merasa bertemu dengan anak sendiri"


"ibu boleh menjadi ibuku, aku akan jadi anak paling sayang padamu" kata Bulan


Bulan pun mulai dekat dengan bu Sari, bahkan ia tak ragu menawarkan bu Sari pindah dan tinggal di korea bersama nya, bu Sari menolak karna takut ia tidak mengerti apa apa dikehidupan korea, apalagi ia tak sama sekali paham bahasa disana, tapi atas keyakinan Bulan lah, ibu Sari akhirnya menerima...


"tapi apa muslim boleh tinggal serumah?" tanya bu Sari


"bu, meskipun kita beda agama, tapi kita sama manusia, dan sama butuh, ibu pengen rasa punya anak, aku juga sama bu, sejak ayah ibu meninggal, sejak itu aku merasa dirumah sendirian" kata Bulan


Bulan pun berhasil membawa pulang bu Sari ke korea


dan mereka pun pergi meninggalkan korea


yakin nya bu Sari juga bukan tidak ada alasan, sejak awal kenal Bulan, Bulan sering mengirimkan orang untuk memberikan beberapa kebutuhan bu Sari bahkan uang..


cerita kembali ke korea, dimana telah sampainya mereka di rumah Bulan, Bulan memberikan kamar yang ada disamping kamar ayah ibunya, dulu bekas kamar adik dari neneknya, yang sudah lama tidak di tempati tapi ibu Bulan sering membersihkan nya setiap minggu


esoknya, Bulan tidak berangkat kerja... yaaa pemilik kantor mah bebas kan mau masuk atau tidak


Bulan tidak masuk untuk menemani ibu barunya mengobrol sambil mengenalkan kisah kisah dalam hidup Bulan tentang rumah ini, tentang kirsten dan jungsi, tentang pekerjaan Bulan dan semua aspek dalam hidupnya


beberapa hari berlalu, Bulan berpamitan pergi kerja, bu Sari tinggal dirumah Bulan tak mau merepotkan Bulan dalam banyak hal, ia memutuskan membersihkan rumah Bulan


semua sisi kamar Bulan, suatu ketika, ia selesai membersihkan seluruh rumah termasuk kamar Bulan, hanya satu kamar yang tak ia bersihkan, yaitu kamar utama milik ayah ibu Bulan


karna Bulan menguncinya dan tak siapapun boleh masuk hanya dirinya


terlalu banyak barang berharga didalamnya juga


Sari yang paham hal itu pun kembali ke kamarnya, ia mandi lalu tidur diatas ranjang, ia pun tertidur lelap karna lelah


tapi dalam mimpinya, ia bertemu dua sosok yang tak ia kenal menampakkan diri didepannya


sore tiba, Bulan yang baru pulang kerja sambil membawa makanan untuk ia makan bersama Sari, ia melihat semua rumah nya telah rapi dan melihat Sari tidur langsung paham pasti kerjaan Sari


ia membiarkan Sari tidur karna kasihan..


lalu Sari terbangun dengan berteriak


"buk, ada apa?" tanya Bulan


"tadi mimpi, ada yang menyentuh tangan saya, cantik kali, dia mirip kamu, bilang kalau aku orang pas untuk berada disini"

__ADS_1


...btw. Bulan dengan bu Sari memakai bahasa indonesia kesehariannya ya gesss.....


__ADS_2