BULAN SABITA

BULAN SABITA
60


__ADS_3

karna Jungsi begitu menyukai olahan jagung dan sering berkreasi makan makanan jagung sedangkan kirsten dan Bulan lebih suka ke minuman choco panas


beberapa hari berlalu, ketika apa yang dilakukan Kai ternyata dilakukan juga oleh hoseok..


tapi Kai berniat akan mendatangi Bulan, sedangkan hoseok tidak berani bertemu hanya melihat akun medsos Bulan tapi sayang ia juga di unfollow


dua hari kemudian Kai kembali


ia menuju kantor Bulan


"hari ini Bulan ada?" tanya Kai


"jadwal kosong pak tidak akan keluar kantor, bentar saya hubungi dulu" kata admin


admin pun menelfon Bulan tapi sayang, ketika Bulan tau yang datang Kai, Bulan meminta oada admin agar ia mengatakan jika Bulan sedang mempersiapkan meeting dalam kantor


"pak, maaf, boss sedang mempersiap kan untuk rapat dalam kantor" kata admin


Kai sedikit curiga jika Bulan menghindarinya, karna ia tau jika tulisan di laptop milik admin, hari ini free meeting


Kai pun pergi..


selang seminggu berlalu setelah Kai datangi kantor Bulan tapi di tolak


ia tak lagi kembali, ia berharap bisa bertemu Bulan entah kapan di waktu yang tak disengaja


ketika ada waktu senggang, Bulan menyempatkan waktu bersama kedua temannya, sookgi dan Choisong sering mengajaknya jalan..


ya memang Choi dan Gi tidak perna meminta di traktir, atau merusuhi Bulan untuk berbelanja tapi mereka membuat Bulan lupa segalanya..


pertemanan High Friend membuat Bulan banyak membuang waktu bersama keluarga nya..


bahkan Bulan tidak tau jika beberapa hari terakhir ini ayah nya, Kirsten, sering sakit sakitan..


"Bulan sibuk sama teman temannya lagi?" tanya Kirsten


"iya pa, biarin dah pa, masih anak muda kan butuh pergaulan" jawab Jungsi


"iya tapi papa sering sakit ma, papa pengen sisa sisa hidup papa bareng kalian" kata Kirsten


"jangan bicara yang tidak tidak dulu"


inilah alasan ayah Kirsten mengapa sering meminta anaknya mengajaknya jalan, libur kerja dirumah saja seharian, karna ini, karna ia merasa sering sakit dan merasa tubuhnya tidak bertahan lama hidup dibumi


seketika, malam nya..


Bulan baru datang..


"kamu dari mana?" tanya Kirsten


"pa, belum tidur ini malam?"


"kamu dari mana Bulan, masak kerja sampai malam?"


"Bulan main sama temen Bulan pa, maaf ya"


memang tidak ada yang berubah dari Bulan, sikap nya masih menghormati ayah ibunya meski berteman dengan teman teman yang memberikan pengaruh buruk untuk nya


"papa tidur ya, besok lagi kita bicara, papa tidur ya" ajak Bulan


Bulan mengantarkan Kirsten untuk tidur

__ADS_1


situasi berpindah ke dorm bangtan, dimana tiba tiba hoseok ingin sekali pergi ke rumah Bulan meskipun nanti ia akan diusir oleh Bulan..


ia mencoba melupakan itu, untuk menghargai Niyeon...


saat bangtan menyusun beberapa acara mereka, mulai dari latihan, show, talkshow mereka selesaikan tiap harinya...


masuk hari weekend, bangtan menyusun acara untuk membuat api unggun malam


"gimana kita buat api unggun hyung, seperti Villa waktu kita diajak oleh teman Bulan, yang bilang suka sama bangtan itu" kata namjoon


"ahh Neo Neo itu kan? nah masuk nih mengisi weekend dengan itu, suhu malam selalu dangat dingin" kata Kwan


tapi pas dihari nya tiba, hoseok bersiap siap sudah rapi


"wih rapi banget, cuma di belakang dorm ini" ledek jimin


"aku akan pergi kerumah Bulan" kata hoseok


seketika Jimin yang bersama Jungkook sama sama diam


"hyung ngapain?"


"gak ngapain, pengen aja"


keduanya saling tatap, jimin dan Jungkook saling tatap


setelah hoseok pergi


jungkook dan jimin berkumpul dengan yang lain di belakang dorm..


"hoseok kemana?" tanya namjoon


"oh hyung, dia pamit pergi ke rumah Bulan tadi" kata Jimin


"iya hyung, tadi ini, papasan pas kita mau kesini"


"emm"


perasaan hoseok yang semakin hari semakin meninggi membuatnya tidak bisa menahan untuk pergi kerumah Bulan ia pun pergi..


tapi member bangtan lainnya bingung, apa ada sesuatu hal yang tak mereka ketahui? atau apa sudah ada titik terang dari hubungan keduanya tapi Niyeon?


setelah sampai, hoseok berjalan perlahan mendekati pintu utama rumah Bulan lalu mengetuknya


Jungsi yang membukakan, Jungsi mengajak hoseok untuk masuk


"hoseok, ayo masuk" ajak jungsi


"oh iya ya bi makasih"


"iya"


hoseok duduk tak lama kirsten datang..


"kamu hoseok, ada apa?" tanya kirsten


"iya paman, saya hanya ingin datang kebetulan dijalan saya tadi bawa ini, buat paman bibi sama Bulan"


"Bulan nya belum pulang kerja hoseok, gak ngerti ini udah sore juga"


"ya gakpapa, Bulan kan sudah besar paman, dia bisa jaga diri"

__ADS_1


"iya sih, kamu bantu saya jaga dia ya"


"ahh.. saya? tapi?"


"kumohon"


"hoseok usahakan paman, bibi.."


mengobrol kecil..


Kirsten menyayangkan kandasnya hubungan Bulan dengan hoseok, Hoseok pun menjelaskan yang terjadi sejak awal sampai sekarang mereka tidak lagi bersama, hoseok meminta maaf karna itu termasuk kesalahannya


"jika waktu itu saya tidak pergi, mungkin sekarang kita masih sama" kata hoseok


"tidak apa apa, pengalaman sangat dibutuhkan, untuk hubungan selanjutnya, eh tapi kamu sudah ada pacar setelah Bulan?" tanya Kirsten


hoseok hanya diam, ia bingung menjawab bohong atau bagaimana karna yang sebenarnya memang sudah ada Niyeon menggantikan Bulan


"tidak ada pacar kok paman" jawab hoseok


akhirnya ia menjawab bohong


"saya minta tolong, dia sekarang berteman sama teman yang memang tidak ajarkan dia melawan kami orangtua nya tapi dia sering pulang kerja malam, main sama teman larut malam"


Kirsten menceritakan tentang anaknya yang akhir akhir ini sering berubah pergaulan


ditambah ketika hoseok tau jika tubuh Kirsten sering merasakan sakit membuat hoseok kuatir dan sering datang ke rumah Bulan untuk mengecek kondisi Kirsten..


dan hal inilah yang membuat Kirsten yakin tentang hoseok lelaki pas untuk menjaga anaknya


hingga seringnya kedatangan hoseok kerumah Bulan membuat Bulan mengetahui itu ketika tak sengaja Bulan pulang lebih awal


"hoseok?" sapa Bulan


"Bulan, ka.. kamu sudah pulang?"


"sudah, tidak ada lagi pekerjaan ya pulang, kamu ngapain?"


"aku.. emm maaf Bulan, aku sering datang melihat papamu, dia sedang sakit apa kamu tau?"


"tau lah, kan aku yang serumah"


tak lama kirsten keluar..


"dia datang untuk papa jadi jangan bersikap jutek" kata kirsten


Bulan pun masuk kamarnya


malamnya..


"sudah pulang?" tanya Bulan


"sudah"


hingga di weekend tiba, Bulan pergi bersama temannya dari siang, hingga larut malam..


itu membuat kirsten kuatir lantas menghubungi hoseok untuk mencari kan anaknya..


tanpa keberatan, hoseok membantu dan langsung pergi mencari Bulan


ketika disusuri dari kantor..

__ADS_1


kata satpam jaga mendengar pergi ke itaewon


hoseok kesana


__ADS_2