BULAN SABITA

BULAN SABITA
54


__ADS_3

apartemen yang sedang dibicarakan tentang kedatangan yoongi, hoseok dan Bulan


"selamat pagi, apa ada yang bisa kami bantu?" tanya resepsionis


"emm, berita beredar tentang apartemen ini, tentang dua member bangtan dan seorang gadis datang kesini bersamaan apa benar?"


"oh benar pak, terjadwal pada Bulan kemaren"


"berapa lama cek in?"


"sekitar 4 jam"


"baik terimakasih"


ketika Kai pergi


salah satu karyawan yang baru datang menyadari itu Kai exo


"eh, Kai exo tadi kan, ada apa dia?" tanya karyawan satu


"oh iya kah? astaga pantes saja, tadi kesini nanya tuh, berita viral pacar dia kesini sama dua member bangtan"


"astaga, kasihan ya"


"iya, tega kali pacar dia, tapi cantik sih kemaren aku lihat si Bulan itu"


"iya sih, bukan wanita biasa loh, bisnis women, kerja kantoran"


Kai menuju tempat salah satu media berita terbesar


"selamat pagi pak Kai" sapa salah satu karyawan disana


"pagi, bisa bertemu atasan kalian?"


"bisa, silahkan"


Kai pun bertemu dengan pemimpin gedung berita itu


menanyakan siapa yang memberikan informasi


dan pemimpin disana memberi tahu siapa


"Dong hyung.." ucap Kai


Kai mulai mencari tau tentang Dong hyun


ia pun tak sulit mendapatkan Dong hyun


Kai mengetuk pintu rumah Dong hyun tapi yang membukakan adik Dong hyun


"cari siapa?" tanya adik dong hyun


"dong hyun"


"saya adiknya, Dong Jun" kata adiknya


"saya perlu dengan dong hyun"


tak lama dong hyun datang


"Kai" sapa dong hyun kaget


"berapa besar keuntangan mu dari sebarkan berita itu?" tanya Kai


"banyak"


"apa kamu tau beberapa hukum bertindak?"


"tau, tapi saksi ku lengkap, aku berani mengatakan itu karna semua membenarkan aku dan berita kusebarkan itu"


"hapus semua berita itu" kata Kai

__ADS_1


"sorry semua sudah kusebar dan uang sudah masuk kantong ku, lagi pula semua berita sudah tersebar"


Kai memberitahu lagi kepada dong hyun agar tidak melakukan kedua kalinya, Kai memberikan ancaman pada dong hyun jika melakukannya lagi


esoknya, Kai menuju tempat kerja Bulan


Kai berdiri di lobi tempat kerja Bulan..


tak lama Bulan datang dan begitu senang Kai telah datang dihadapan nya


Bulan berlari kearah Kai dan menyapa nya dengan sangat imut dan menggemaskan, hal yang paling tidak bisa dilihat oleh Kai ketika Bulan bersikap begitu imut


"chagi, kita makan? aku lapar" ajak Bulan


Kai mengikuti perginya Bulan


sesampainya di resto dekat dengan kantor kerja Bulan


"ayo masuk" ajak Bulan dengan nada seperti biasa, nada manja


"berita diluar sana benar?" tanya Kai


Bulan menatap wajah Kai yang serius


"maaf" kata Bulan


"apa yang kamu lakukan?" tanya Kai


"aku bersama mereka hanya mengobrol, waktu itu aku ada masalah dengan temanku"


Bulan menjelaskan pada Kai yang terjadi sejak awal sampai bertemu di apartemen itu dengan hoseok dan bertiga dengan yoongi juga


"aku kerja, lebih giat, lebih keras, meninggalkan mu demi mendapatkan mu selamanya dalam pernikahan, bukan meninggalkan mu untuk bersenang senang, ini yang kamu lakukan tanpa ku?" tanya Kai


Bulan pun memeluk Kai meminta maaf, ia tau ia salah, ia juga akan memperbaiki nama Kai dipublik


"aku akan bantu kamu perbaiki nama Kai" kata Bulan


"bukan masalah nama baik Bulan, aku rela melakukan apapun tapi aku mendengar semua berita itu kecewa" kata Kai


Bulan tidak mau


ia tidak mau ditinggal oleh Kai karna begitu cinta


ketika mengejar Kai, Bulan hampir saja tertabrak mobil karna tidak fokus pada jalan tapi pada Kai


seseorang dari dalam mobil mengatai Bulan dengan kata kasar dan hinaan


"dasar gila, jangan mati didepan mobilku" teriak pengendara mobil itu


"maaf maaf maaf" kata Bulan menunduk


Kai menarik Bulan kepinggiran jalan


"apa yang kamu lakukan, jangan kejar aku. kita hidup masing masing" ucap Kai


"chagi, jangan tinggalin aku, aku gak mau pisah" kata Bulan


Kai menatap Bulan tajam


"lalu apa mau kamu?" tanya Kai


"jangan pergi" ucap Bulan sambil memeluk Kai


"kenapa kamu melakukan semua ini?" tanya Kai


"aku cinta sama kamu chagi" jawab Bulan


Kai membalikkan badannya dan merasa bingung dengan sikap Bulan dengan keras kepalanya tapi menunjukkan dengan sikap lembut..


Kai melanjutkan jalannya tapi Bulan terus mengikutinya

__ADS_1


"ngapain kamu?" tanya Kai


"aku pergi kemana kamu pergi" kata Bulan


Bulan benar benar terus mengikuti kemana pun Kai pergi


bahkan setiap berganti hari, Bulan akan datang untuk Kai sebelum Kai beraktifitas sampai Kai selesai


dan itu dilakukan Bulan di tiap harinya..


kesal dengan yang dilakukan Bulan..


Kai bertanya mengapa Bulan sekekeh itu


"Bulan, kenapa sih? biarkan aku sendiri" kata Kai


"aku gak mau kamu merasa sepi sendiri" jawab Bulan


seketika Kai melirik kedua mata Bulan dengan tajam


ia paham apa yang dikatakan Bulan adalah yang sering dikatakannya pada Bulan


sampai akhirnya Kai benar benar mengatakan untuk Bulan pergi saja


"kamu bisa dapat orang lain jauh lebih baik dariku" kata Kai


"semua orang banyak yang jauh lebih baik darimu tapi aku tidak mau"


"Bulan, please tinggalkan aku sendiri" kata Kai


Bulan pun menatap kedua mata Kai dengan berkaca kaca


Kai benar benar merasakan suasana hati Bulan


Bulan membuang muka nya, mundur beberapa langkah lalu membalikkan badannya..


"jika aku pergi, aku tidak akan pernah kembali" kata Bulan


ia pun melanjutkan jalannya..


Kai berfikir ulang tentang bagaimana Bulan beberapa hari kemaren sering tak mau jauh dari Kai


ia juga teringat bagaimana Bulan berpisah dengan hoseok bangtan dan sama sekali tidak mau kembali tapi Kai akan takut jika suatu nanti Bulan datang bersama lelaki lain didepan matanya seperti Bulan membawa nya didepan hoseok


Bulan pun pulang, kerumahnya..


esoknya, Bulan berpamitan pada sekertarisnya untuk tidak masuk


paginya..


"Bulan udah berangkat?" tanya Kirsten


"iya pa, mama gak kelihatan dia keluar"


Kirsten melihat dikamar Bulan, anaknya masih diatas ranjang dengan baju tidur dan sangat berantakan


"kamu gak kerja?" tanya Kirsten


"lagi capek pikiran pa"


"ada masalah?"


Bulan hanya diam, Kirsten langsung tau apa yang dirasakan anaknya ketika ia melihat Bulan terus menyentuh cincin dari Kai


"dengan Kai masalahmu?" tanya Kirsten


"hemm"


"sudah biasa, hubungan pasti akan ada masalah masalah kecil"


"kalau ini akan berakhir deh pa, sama seperti aku dengan hoseok"

__ADS_1


"ahh anak muda, berganti ganti pasangan memang sering, untuk memantapkan keyakinan, karna menikah bukan perkara sehari dua hari" kata kirsten


Kirsten menarik tangan Bulan untuk turun makan pagi


__ADS_2