BULAN SABITA

BULAN SABITA
22


__ADS_3

hoseok dan bangtan


tapi ia tak mau berkelanjutan, ia langsung mendorong hoseok dan masuk mobil lalu pergi..


sepulang dari agenci, Bulan mengurus beberapa pekerjaannya di kantor nya..


tak lama yung datang, memeluk dan mencium pipi Bulan


"sibuk sayang?" sapa yung


"emm, iya, kamu sudah makan?" tanya Bulan


"sudah tadi, aku yang harus nya tanya, sudah belum"


"belum sih"


"kebiasaan" kata yung


"hehe"


yung pergi dari sana dan mencarikan makan untuk Bulan


setelah sampai dengan bungkusan makanan


"makan dulu, sini, aku siapin" kata yung


"ya"


saat duduk disamping yung


"kamu kenapa mau menjadi pacarku?" tanya Bulan


"aku suka sama kamu, sejak awal, ada apa tanya itu?"


"aku tidak pantas denganmu, kamu siapa aku siapa, kita gak sederajat sebenarnya, aku gak tau balas kebaikan kamu yang begitu banyak ini dengan apa"


"terima aku, tetaplah bersama ku, sudah, itu" kata yung


Bulan dan yung pun makan bersama, Bulan tersenyum menatap arah yung


lelaki paling bisa mengerti dia sejauh ini


sejak awal dekat, yung memanglah orang yang gak sulit dalam beberapa hal


ketika sedang menyapa beberapa pelamar kerja


seperti sebelumnya


dimana pelamar ada 20 orang tapi yang diterima nya tak lebih dari 5 orang karna apa? karna hanya beberapa saja yang bisa melewati beberapa ketahanan fisik dan psikis yang telah di tentukan Bulan


"selektif, karna pekerjaan susah didapat, lalu kamu masuk tepat ini dengan sangat mudah dan bergaji besar jangan harap itu ada disini" kata Bulan pada beberapa karyawan yang telah mulai bekerja


semua diam, sampai Bulan mengatakan


"apa ada pertanyaan"


baru beberapa karyawan boleh bertanya


"bu, teman saya dua kali masuk tapi tidak lolos, apa saya boleh membantunya?" tanya salah satunya


"apa alasanmu membantunya?"


"dia baik, dia sering membantu saya"


"pacarmu?"

__ADS_1


"bukan?"


"bantu saja, apa yang bisa kamu bantu, berikan masukanmu padanya. karna pada dasarnya saya yang menentukan" kata Bulan


skip


tiba dihari, dimana bangtan dan Bulan akan bertemu kembali..


bangtan datang, bersama beberapa kru dari bangtan, dan memberikan bangtan skrip


bangtan dan semua kru mempelajari skrip dari salah satu karyawan Bulan yang mengurus bagian ini


tak lama seseorang datang meminta bertemu Bulan..


"bu, ada yang mau bertemu"


"siapa?"


"pihak kepolisian"


"oh ya suruh masuk"


sebelumnya, Bulan memang sudah berjanjian akan bertemu dengan beberapa polisi untuk membicarakan beberapa hal


setelah masuk dan menyapa Bulan


polisi memberikan rasa bangga nya kepada Bulan karna sudah menjadi direktur besar..


"silahkan pak" sapa Bulan


"ya"


dan polisi menjelaskan kedatangan mereka, mereka menjelaskan beberapa hal yang terjadi selama Bulan didalam penjara


mereka menjelaskan jika selama dipenjara, setiap seminggu sekali dan rutin, seseorang lelaki datang, meminta polisi mengantarkannya untuk melihat Bulan


"siapa pak namanya?"


"hoseok"


"hoseok?"


"ya, hoseok sering datang dan meminta bertemu tidak boleh sampai ibu tau takut dia diusir, dia hanya bilang jika dia melihat saja cukup"


setelah mengobrol banyak..


polisi pamit, Bulan diam dan hanya menatap arah jauh (melamun)


tadinya gak berniat turun tangan dengan syuting bangtan karna pasti bertemu mereka


karna Bulan hanya memanfaatkan kepopularitasan bangtan untuk mempromosikan resort nya


tak lama Bulan turun, memperhatikan jalannya syuting sendiri..


setelah syuting berakhir, Bulan meminta untuk beberapa karyawannya menyiapkan makan untuk semua kru dan bangtan


Bulan berjalan pergi


saat akan pergi mengikuti Bulan


hoseok membatalkan niatnya menyapa Bulan


ia melihat kwan mendekati Bulan dan mengobrol bersama entah apa yang mereka obrolkan, setelah kwan selesai, hoseok kembali berniat mendekati Bulan


"Bulan" sapa hoseok

__ADS_1


Bulan membalikkan badan, hoseok berjalan mendekatinya


"terima kasih sudah menawarkan job" kata hoseok


"saya juga berterima kasih sudah menerimanya"


heseok menatap kearah Bulan dengan tatajam tajam nya lagi, kali ini, Bulan benar benar menatap kembali kedua mata hoseok


ia kembali lagi teringat kebersamaannya bersama hoseok


bagaimana hoseok memberikan ciuman pertamanya dan mengambil ciuman pertama darinya


hati keras itu kembali luluh, kembali mencair dari bekunya


"aku gak bisa berkata lain, aku hanya ingin mengatakan aku rindu sama kamu, maafkan aku (menunduk) jika aku pernah membuatmu marah dan kesal" kata hoseok


Bulan hanya menatap hoseok


"aku hanya ingin mengatakan apa yang belum sempat ku katakan selain rindu, kalau aku sebenarnya suka sama kamu" kata hoseok


"kamu tau bagaimana aku di dalam penjara? aku kelaparan, makanku hanya sedikit karna tidak enak, waktu tu terbuang hoseok, ya aku sadar, semua salah ku, salah ku membenci kalian dimasa lalu, lalu kalian menjebakku untuk bekerjasama, harusnya aku sadar, aku disana dijebak untuk dimasukkan kepenjara" kata Bulan


"Bulan, aku bersungguh sungguh itu bukan niat dariku atau niat bangtan kami hanya ingin membuatmu berubah, Bulan, aku serius sayang sama kamu, aku suka sama kamu" ucap hoseok


hoseok adalah member paling lemah bagi member lain karna apa, ia selalu menangis mendapatkan masalah


melihat hoseok menangis, Bulan menyentuh pipi hoseok dan menghapus air mata hoseok dengan tangannya


seketika hoseok menatap Bulan..


Bulan langsung memeluknya dan mengatakan ia tau perasaan hoseok padanya


"aku tau perasaanmu padaku" kata Bulan


"sejak kapan?"


"sejak polisi menjelaskan pada ku kamu sering datang ke tempatku setiap seminggu sekali untuk melihatku tanpa aku ketahui" kata Bulan


hoseok pun menerima pelukan Bulan dan mengatakan tanpa henti jika ia begitu cinta pada Bulan


hoseok melepaskan pelukannya dan mendekati wajah Bulan, ia mencoba mencium bibir Bulan, dan ia tidak mendapatkan penolakan dari Bulan


mereka berciuman disana..


tanpa mereka tau, namjoon melihat itu...


"hoseok, dia.. mencintai Bulan sejak awal? hem"


namjoon tersenyum smirk lalu berjalan pergi..


yaaaa, namjoon berniat menemui Bulan tapi didului hoseok, ia pun hanya memerhatikan keduanya bicara


bahkan ketika keduanya berciuman, namjoon masih disana hanya saja ia membalikkan badan nya agar tak melihat itu


"kamu menerima ciuman karna kamu juga mencintaiku?" tanya hoseok


Bulan langsung memalingkan wajah nya dari tatapan hoseok


"aku berpacaran dengan presdir yung" kata Bulan


hoseok seketika melepaskan tangannya dari lengan Bulan, ia kaget karna ia tau siapa presdir yung


"presdir yung? berpacaran? bukankah kamu pacar anaknya?" tanya hoseok


"anaknya.. membuangku ketika aku terjatuh, athan pergi bersama gadis lain didepan mataku, yang dibawanya adalah sunliem, teman dekat ku yang sudah kuanggap sahabat dan kakak untukku" kata Bulan

__ADS_1


"lalu apa ada rencana kamu mendekati ayahnya?"


"awalnya ada, untuk membalas dendam ku pada athan" jawab Bulan


__ADS_2