BULAN SABITA

BULAN SABITA
48


__ADS_3

semua mengatakan tidak mengingat apapun di Villa itu


"di waktu nyalakan api unggun, kami pernah mengatakan, kami akan berurutan menghabiskan waktu week end kita bersama sama dan bergantian yang mentraktir, bagian traktiran terakhir Bulan mengatakan ia akan mengundang makan makan dirumahnya, kalian tau? undangan itu adalah undangan pernikahan Bulan dengan Kai" kata ryu


"kamu bicara apa? waktu itu Bulan masih denganku" kata hoseok


"oh iya, waktu itu masih dengan mu tapi mulai kamu pergi tidak berkabar, aku pastikan untuk dihari terakhir week end kita lakukan dirumah Bulan itu adalah acara sekaligus pernikahan Bulan dengan Kai" kata ryu


ryu pun berjalan pergi, merasa tak terima, seokjin menanyakan kejelasan dari hoseok


"lalu bagaimana?" tanya seokjin


"Bulan bahagia, biarkan dia bahagia"


"kamu relakan?"


"ya, karna jika bersama ku, aku tidak bisa menyakiti member lain yang juga menyukai gadis yang sama" kata hoseok


seketika member lain mendesak agar hoseok mengejar Bulan, mereka sudah rela jika Bulan bersama hoseok


terutama ketiga member line maknae, mereka rela jika Bulan bersama hoseok


beberapa hari berlalu, dengan memikirkan berulang ulang..


hoseok pun mantab dengan pilihannya, yaitu kembali pada Bulan, ia berpikir Bulan masih mencintainya


hoseok mengatakan itu pada bangtan dan bangtan bersedia membantunya


mereka merencanakan akan pergi kerumah Bulan


sesampainya..


"bangtan?" sapa Bulan


"hai, kita datang mau tagih janji" kata seokjin


"ahh? ayo masuk, langsung ke taman belakang" ajak Bulan


member lainnya pun masuk


tapi mereka kaget ketika tau dibelakang rumah Bulan sudah ada semua member exo


"mereka juga disini?" tanya namjoon


"iya, ayo kumpul, sana, ini makan" kata Bulan


semua member bangtan merasa kikuk


mereka bingung melakukan apa disana, meskipun Bulan sangat welcome, tapi bertemu dengan member lain membuat mereka juga jadi canggung


Bulan terlihat bahagia bercerita tentang perkembangan hubungannya dengan Kai didepan member yang lain, bahkan terlihat Bulan jauh lebih dekat dengan exo kali ini ketimbang dengan bangtan


"kalian diam saja, ayo gabung cerita beberapa hal pada kalian" kata Bulan


"ahhh aku dengar jimin bangtan dekat dengan idol grup" jawab suho


"ahh bukan, hanya teman" jawab jimin malu


"oh ya?" tanya Bulan


"taehyung juga kan" kata suho


jimin sedang banyak berita dekat dengan girlgrup berinisial S sedangkan taehyung juga dekat dengan idol girl grup berinisial J


bangtan terlihat mulai sedikit terbuka dengan exo..


kecuali hoseok...


beberapa hari berlalu..

__ADS_1


hoseok sengaja datang kerumah Bulan


setelah sampai, Bulan menyambutnya


"hoseok?" sapa Bulan


lalu Bulan mengajaknya masuk dan menyuguhkan makanan ringan sembari menunggu masakan dari jungsi


"ada apa?" tanya Bulan


"ada yang mau aku katakan" kata hoseok


"iya, ada apa hoseok?" tanya Bulan


"aku masih sayang sama kamu"


seketika Bulan terpatung, ia terdiam dan menatap tajam kedua mata hoseok


Bulan membenarkan jika hoseok tulus mengatakan itu terlihat dari matanya


setelah hoseok mengatakan itu, Bulan memeluknya..


Bulan memeluk hoseok tapi ia meminta maaf pada hoseok


"maaf, aku telah memberikan semua hati ku untuk Kai" kata Bulan


seketika hoseok terdiam..


Bulan melepaskan pelukannya


"kita akan terus bersama, menjadi teman, aku berjanji aku akan mengantarkan kamu sampai bertemu jodohmu begitu juga dengan bangtan, aku akan terus bersama kalian sampai nanti akhirnya kita punya kehidupan kita masing masing" jawab Bulan


Bulan meminta maaf, ia terus menyentuh pipi hoseok untuk meminta maaf


"aku pamit" kata hoseok


hoseok pun berjalan pergi, sampai diluar, hoseok pas berpapasan dengan Kai, yang ternyata Kai juga baru datang


terlihat Bulan menunduk, membelakangi mobilnya, Kai memeluk dan mengajak Bulan masuk


"chagi, sudah ya jangan nangis, ada apa? apa yang terjadi?" tanya Kai


Bulan mengatakan niat kedatangan hoseok untuk kembali bersama Bulan


"aku lihat ketulusan itu dimatanya, tapi dia datang terlambat, aku sudah berbulan bulan menunggunya tapi ia tak ada datang" kata Bulan


"kamu masih mencintainya?" tanya Kai


"justru itu aku menangis, aku melukai hatinya karna aku sudah tidak lagi mencintainya, aku katakan jujur kepadanya kalau aku sudah berikan semua hatiku untuk kamu" kata Bulan


Bulan semakin menangis, dan Kai memeluk Bulan menenangkannya..


"aku memang mendapatkan mu sangat mudah, tapi aku tidak akan pernah melepaskan cintamu juga dengan muda seperti yang dilakukan hoseok, bahkan kesalahan besarmu aku bisa menerima itu" kata Kai


Kai memeluk Bulan sambil berkata, ia begitu sangat mencintai gadis pertama kalinya dengan sangat tulus dan begitu besar..


"aku tidak mau memaksa kan jika kamu masih ada rasa sama dia" kata Kai


"chagi, jangan bicara itu" kata Bulan


Kai menghibur Bulan dengan mengajaknya jalan


"malam ini jalan?" ajak Kai


"kemana?"


"kemana saja kamu mau"


"mau" kata Bulan

__ADS_1


keduanya menikmati malam bersama berdua


berjalan menyusuri seoul diwaktu malam


"chagi" sapa Kai


"ya"


Kai berhenti dari langkah nya mendekati arah Bulan


"kenapa menerima ku? bukannya dengan hoseok kamu masih begitu lama untuk mengerti saling cinta?" tanya Kai


"tolong jangan bahas yang sudah kutinggalkan, bahas kita" kata Bulan


"iya, yasudah, aku tanya lagi deh, lainnya, kenapa mau menerima ku dengan perkenalan singkat kita?" tanya Kai


"aku ingin melupakan semua dalam hidupku dan berharap kamu bisa membantuku soal itu" kata Bulan


"Chagi" sapa Kai lagi


"ya?"


"kamu tau betapa bersyukurnya aku kenal kamu? aku cinta sama kamu" kata Kai


Bulan menatap tajam kedua mata Kai


ia melihat Kai jauh jauh lebih serius dari hoseok


mereka pun pulang hingga tengah malam dan masih mengobrol di ruang tamu rumah Bulan


disambut oleh ayah ibu Bulan


"kalian baru pulang?" tanya Jungsi


"iya, mama belum tidur?"


"sudah, tapi belum tenang anak gadis mama belum pulang"


"ada Kai bi, yang bersedia menjadi pengawal setia" kata Kai


"haha benar ya, berjanjilah apapun itu alasannya jangan tinggalkan anak saya" kata kirsten


"pa" bisik Bulan malu


"siap paman" jawab Kai


Bulan pun senang melihat Kai begitu dekat dengan ayah ibunya..


"yasudah kami tidur lagi, kalau makan, panasi dulu makanan nya" kata jungsi


"ya ma"


beberapa hal mereka mengobrol berdua..


sedang mengobrol.. tiba tiba Kai membahas tentang berciuman


"apa kamu pernah berciuman?" tanya Kai menatap dalam dalam wajah Bulan


"aku..."


"pernah kan?" tanya nya lagi


"belum pernah" jawab Bulan sedikit gugup


"ayolah, aku ingin tau bagaimana rasanya" kata Kai


"ahh? apa kamu tidak pernah?"


"sama sekali" kata Kai

__ADS_1


Bulan menundukkan kepalanya, ia malu


__ADS_2