
ucapannya terpotong karna lelaki itu disapa oleh salah satu karyawan lainnya
"oh ya, pak, kenapa jadi kurir, seusia bapak harusnya kan beristirahat, jadi kurir itu sulit pak, pekerjaan anak muda loh" kata karyawan itu
"iya bagaimana lagi"
"mau saya antar?"
"tidak tidak, terimakasih"
kesan didapan yung.. lelaki itu sopan meski terlihat wajah nya begitu sombong
tak sampai disitu, ia juga mencari tau tentang karyawan wanita
ia berpikir jika wanita pasti sedikit banyak akan sama saja saling menjatuhkan atau menjelekkan jika ia tidak suka..
"permisi" sapa yung
"ya, pak?"
"emm saya kurir baru saja antar barang, saya pernah mendengar jika atasan di resort ini galak dan kejam ya?" tanya yung
"emm, bukan galak, apalagi kejam, enggak sama sekali, atasan kami hanya tegas pak, tapi ia tidak pernah marah kok"
"tapi saya lihat wajahnya seperti bos bos pemarah ya"
"oh iya. wajah nya saja pak, aslinya baik, kami telat beberapa kali dimaafkan, dan tidak kasar memang, tapi managemen waktunya sangat kuat" kata karyawan itu
karyawan lain juga dapat pertanyaan yang sama dari yung
dan semua rata rata karyawan ditemui yung sangat menghormati atasan mereka
"saya dari tadi mendengar beberapa karyawan tidak menjelakkan atasan kalian, padahal kan atasan kalian memang berwajah seperti kejam ya" kata yung pada karyawan lainnya lagi
"iya, karna kami sudah terbiasa agar tidak mengumbar kejelekan orang lain, ajaran itu dilakukan sendiri oleh atasan kami pak, ia tidak mengatakan pada orang luar bagaimana kinerja jelek para karyawannya..
ia bahkan membimbing ketika kita salah dan kurang tepat" jelas karywan itu
"wah bangga ya punya atasan seperti itu, saya pikir wajahnya sangat cuek pada orang lain"
"sangat bangga, bisa masuk dan dipilih bekerja disini"
semua karyawan memang sangat menghargai Bulan begitu besar, karna Bulan melakukan itu kepada mereka, ia galak dalam hal disiplin karna ia tegas
Bulan selalu memberikan masukan kepada semua karyawannya
biarkan orang melihat citra mereka buruk tapi hati tetaplah harus baik
kata yang selalilu diucap Bulan
dan kata yang sama pernah didengar oleh yung dari hoseok
karna orang melihat kita buruk tapi hati tetap harus baik
kata kata hoseok pada para fans nya
sama bukan? dalam kata dan makna semua sama..
ketika mencari tau juga tentang beberapa karyawan yang telah berhenti bekerja disana, yung pikir mantan karyawan itu akan menjelekkan Bulan karna tidak lagi bekerja disana
tapi ia salah...
"apa kamu dulu pernah bekerja di BY resort?" tanya yung
"iya, saya pak? bapak siapa?"
"oh, anak saya bekerja disana, bagaimana pekerjaan disana?" tanya yung
__ADS_1
"wah jangan diragukan pak, saya bangga pernah bekerja disana dan mengenal bos besar saya disana" kata lelaki itu
"oh ya?"
hal yang sama didapatkan nya, nyatanya bahkan yang sempat bekerja tapi tidak melanjutkan kontrak ataupun pindah kerja lain lebih besar pertimbangan gaji, mereka masih tidak mengatakan sedikit keburukan Bulan
karna memang Bulan tidak melakukan hal buruk pada mereka
terakhir ketika ia tau tentang Bulan ternyata menerima nya karna Bulan dendam pada athan..
finish, terakhir yung menemui Bulan untuk mengklarifikasi semua hal tentang hubungan mereka
sesampainya, ia masuk dan menyapa Bulan
Bulan menyambut dan mempersilahkan yung duduk
"ada yang bisa kami bantu?" sapa Bulan
"ah Bulan, jangan begitu"
"iyaa haha bercanda, ada apa?"
"Bulan.."
"ya?"
"hoseok masih mencintai kamu, kamu juga?" tanya yung
"kenapa tiba tiba bahas itu?"
"kamu bersama nya saja, jangan denganku, dia baik untukmu"
"kamu kenapa?" tanya Bulan menatap yung
"kamu suka kan sama dia?"
"menikahlah denganku jika benar begitu"
"menikah?" tanya Bulan bingung gelagapan
"iya menikah, secepatnya aku mengurus tapi aku tau kamu tidak mencintai ku" kata yung
"ya aku mau menikah denganmu" kata Bulan
"tidak, aku tau kamu terpaksa"
"kamu kenapa sih?"
"tidak apa, aku hanya ingin nenyelesaikan saja, jika kamu pantas dengan hoseok" kata yung
"tapi.."
"tapi kamu belum selesai mencintaiku dan aku akan membantumu membalas dendam mu pada athan, dia memang lah bersalah"
Bulan terdiam
ia kikuk waktu itu, seperti semua berhenti tiba tiba
"kamu lebih baik bersama dia, dia benar, caraku mencintaimu tidak sempurna, aku mengalah, aku membebaskan mu kembali kepada nya" kata yung
"kamu bicara apa?" tanya Bulan
"aku berpikir juga tidak pantas jika ayah memacari mantan pacar anaknya sendiri, aku melihat kamu masih menyukai hoseok, cinta hoseok besar padamu"
beberapa hari berlalu..
ketika tau niat nya menerima yung karna ingin balas dendam, Bulan pun memutuskan mengundurkan diri..
__ADS_1
ia berhenti dari pekerjaannya di BY resort..
"Bulan, ada yang mau dibicarakan?" tanya yung
"saya datang untuk memberikan surat pengunduran diri saya"
"pengunduran diri (sambil membaca) kamu mau berhenti dari BY resort? kenapa Bulan?"
"maafkan saya pak, bapak benar, saya menerima bapak karna dendam, saya pikir itu salah, jadi saya mau mengembalikan semua ini kepada anda"
"Bulan, kamu bisa kok melanjutkan itu, saya memberikan usaha ini padamu, dan saya pikir semua karyawan mu sudah pas denganmu"
"tidak pak, terimakasih lagi semuanya, terimakasih untuk membantu saya keluar itu cukup, tugas dendam saya selesai, saya sudah cukup melihat athan sakit hati" kata Bulan
Bulan meninggalkan ruangan kerja yung dan berjalan pergi..
ia berjalan menuju rumahnya
diperjalanan, ia banyak melihat aktifitas diluar..
ia menghirup udara segar, ia terlalu sering mengumpat dan menyimpan dendam jadi saat menghirup udara luar terasa segar..
sesampainya dirumah Bulan..
Bulan disambut kirsten, ia mengatakan telah menyelesai kan semua permasalahannya..
"kamu sudah tenang sekarang?" tanya kirsten
"iya pa"
"beristirahatlah" kata kirsten
"iya"
Bulan masuk, tidur, sampai esok paginya
ia bangun dan bersiap siap
"hari ini rapi sekali kemana?" tanya jungsi
"mau cari pekerjaan, doain ma, pa"
"tentu, kami selalu mendoakanmu" kata jungsi
Bulan keluar dari rumah, ia mulai berjalan dan mencari pekerjaan..
ajaran yang selalu ia berikan pada karyawan nya selama ia menjadi presdir di BY resort tentang pekerjaan sulit, mendapatkan pekerjaan enak, santai dan bergaji tinggi itu juga bukan hal muda
itu yang diterapkannya kali ini, ia benar benar merasakannya, dimana ia tau betul atas ucapannya
ketika mulai putus asa pekerjaan tidak juga ia dapatkan..
ditambah hari semakin gelap..
beberapa menit lagi sudah masuk jam malam
ia berjalan, ia mencoba bersabar dan meniatkan melanjutkan esok lagi
tapi..
"Bulan.." sapa seseorang
"ya?"
"apa kamu masih mengingat saya?"
Bulan mencoba mengingatnya lagi tapi ia lupa
__ADS_1