BULAN SABITA

BULAN SABITA
11


__ADS_3

Layin menghasut teman army nya jika gadis itu akan menghancurkan bangtan


akhirnya dua army teman Layin keikut emosi dan juga diikuti army lainnya..


sedangkan Bulan, ketika ia mencoba terus menjelaskan kepada Layin tak ada kepastian dari Layin, pesan pesannya hanya dibaca tanpa dibalas


karna pekerjaan juga sedang menunggunya, Bulan melupakan dulu soal urusan bersama Layin


ketika bersama member bangtan bersantai diruang latihan


Bulan selesai menulis list yang dibutuhkan bangtan untuk show beberapa hari lagi


Bulan duduk disamping namjoon dan namjoon menyapa nya


"apa kalian tidak merasa bahaya memperkerjakan hatters sepertiku?" tanya Bulan


"bahaya apa? kupikir pekerjaan mu begitu baik" kata namjoon


"kami bukan takut, justru penasaran mengapa kamu menjadi hatters" sambar yoongi


"aku tidak ada motivasi lain memutuskan jdi hatters, aku hanya tidak suka saja"


"ya kan ada alasan lain" kata yoongi lagi


Bulan pertama kalinya menjelaskan alasannya menjadi hatters, karna ia iri, dengan perjalanan bangtan yang begitu hebat dan mereka survival melakukan banyak rintangan, alasan utama Bulan mengatakan dirinya hatters karna proses bangtan sendiri


dimana ia tidak pernah merasakan melakukan perubahan yang begitu besar


intinya, Bulan jadi hatters karna jalan kisah bangtan yang dari bukan siapa siapa menjadi grup idol terkenal dan berpengaruh untuk korea


"kami bisa menjadi teman, berbagi dan sharing" kata hoseok


"terimakasih, aku selalu berharap, aku menemukan diriku yang sekarang adalah benar benar jati diriku" kata Bulan


bangtan memang sejak awal yakin, Bulan tidak lah sangat buruk dari dugaan, semua orang berproses menjadi baik dan benar apalagi menjadi besar, itu membuat bangtan menjadi banyak anutan untuk anak muda


ditempat berbeda, ketika setelah pulang kerja, ia dijemput oleh sang pacar, mereka pergi ke hongdae, athan mengajak Bulan jalan karna tau Bulan jarang menghibur dirinya sejak kerja diagenci bangtan


Bulan menceritakan semua hal dihidupnya, ia menceritakan keluarga, ayah ibunya, dan beberapa temannya pada sang pacar begitu pula yang dilakukan athan


"apa kamu bekerja di agenci itu mencukupi uang hari harimu?" tanya athan


"sebenarnya tidak, tapi aku tidak ada pilihan lain"


Bulan mengatakan ia tidak bisa menjelaskan alasannya pindah, ia selalu mengakhiri pertanyaan athan tentang mengapa ia pindah kerja dengan alasan "jika tidak pindah, kita juga tidak akan berpacaran selamanya karna kontrak kerja" kata Bulan


menjadi pengurus idol besar, idol dunia, dengan bayaran idol paling mahal sekalipun, agenci terbesar sekalipun, yang namanya pengurus atau asisten pribadi idol itu, tidak akan mampu mencukupi kebutuhan dengan gaji itu


itu mengapa Bulan bersyukur menjadi kekasih dari athan, dimana tak hanya anak, tapi bapak dari pacarnya pun memberikan banyak perhatian


tak sedikit juga mereka, bapak dan anak, memberikan beberapa barang mahal dan sejumlah uang untuk kebutuhan Bulan lainnya


saat sore hari, Bulan pergi ke dorm, ia menggantikan tugas jungkook bagian loundry, karna jungkook harus berlatiha dengan bangtan


ia pun menyelesaikan cuci jemurnya dan beristirahat..

__ADS_1


saat ke dapur, Bulan melihat seokjin sedang didapur, ia pun menyapa


"mau ku bantu?" tanya Bulan


"boleh, tolong ini, gelas 7, oh 8 deh biar sama kamu"


"wah bener? makasih"


"iya"


ketika seokjin melirik arah Bulan, ia melihat dengan jelas wajah cantik Bulan


"Bulan, kamu cantik dari kapan?" tanya seokjin


"kamu lucu ya tanya itu, ya aku juga mana tau dari mana"


"dari lahir lah pasti"


"haha kamu ya" kata Bulan tertawa kecil


"asli ya, kamu wajah tegang aja cantik apalagi senyum begini"


"mulai kan mode rayuan, udah ayo, bawa"


Bulan membantu seokjin membawakan juice untuk bangtan


seokjin bukan member pertama menyatakan jika Bulan benar benar cantik, yang pertama itu hoseok, tapi ia tidak mengungkapkan, yang pertama mengungkapkan ya namjoon, lalu taehyung dan jungkook sekarang seokjin


beberapa waktu berlalu dimana Bulan yang berjanji akan pergi bersama athan, ia menunggu athan di salah satu toko dekat rumahnya, rumah Bulan dekat dengan pertokoan


"iya, itu seperti nya Bulan, dia lebih cantik dari perkiraan"


"tapi dia kan Bulan kata Layin"


ternyata tiga lelaki itu adalah fans dari bangtan dan teman Layin


saat menunggu athan datang, seseorang menarik Bulan dengan kasar lalu mencoba memukulinya


"cantik sih, sayang sampai lecet, tapi kamu adalah orang membahayakan bagi bangtan, aku menyuruhmu jauhi bangtan" bentak lelaki itu


"apa urusan mu, lepas gak"


karna Bulan tidak memiliki kemampuan apapun, ia pun tidak bisa melawan, dan ia pun terjatuh menahan sakit karna babak belur


karna tak mau athan kuatir, ia pun pulang tanpa menunggu athan dengan alasan, tidak enak badan


athan yang baru sampai mendapat pesan chat langsung kuatir, athan mencoba memghubungi Bulan


"halo" sapa athan


"ya, athan"


"kamu tidak enak badan kenapa, aku kerumah kamu ya?" tanya Athan


"aku baik baik saja, aku butuh istirahat karna kelelahan"

__ADS_1


"kan sudah kubilang, kerja ditempat itu sedikit waktu istirahat, dan sedikit uang masuk"


"tidak apa, maaf ya beb, kamu pulang aja"


setelah menutup telfon, supir taksi menanyakan akan pergi kemana, supir juga basa basi mengapa wajah Bulan luka luka


"kita kemana?"


"alamat ini ya pak"


"iya.. emm kamu kenapa? sedang mendapatkan kekerasan?"


"emm, tadi ada salah paham saja"


"bukan sama pacar? kok pacarnya gak di kasih tau barusan"


"iya pak, saya gak mau dia kuatir"


"emm"


Bulan sampai dirumah dan ayah ibunya kaget dengan wajah Bulan, keduanya mengomel bahkan berniat akan melaporkan kepolisian tapi Bulan melarangnya


setelah mengobati luka di beberapa wajah anaknya


ayah ibu Bulan tidak bisa melakukan apa apa dengan peristiwa anaknya karna permintaan Bulan sendiri


esoknya, Bulan pergi ke kantor sengaja dengan memakai masker penutup wajah, setidaknya menutupi wajah nya yang memar memar


tak lama Bulan ragu masuk ruangan bangtan karna disana sedang penuh member bangtan


ia menulis data list untuk keperluan bangtan nanti


ketika jam makan siang, hoseok menyapa Bulan


kedatangannya membuat Bulan kaget karna hoseok datang tiba tiba


"Bulan, apa kamu sedang sibuk?"


"emm hoseok? aku baru selesai mengerjakan laporan"


"cari makan temani aku, sekalian kita makan diluar"


"tapi"


"udah ayo (menarik tangan Bulan)"


Bulan menahan sakit ketika hoseok menarik tangannya tepat di bekas pukulan


saat sampai di fast resto, resto di lantai utama fast mall yang tak jauh dari agenci bangtan


"kamu mau pesan makan apa?" tanya hoseok


"emm ini aja"


"oh kak, ayam ini, apa ini, ayam goreng tepung ya, dua sama minumnya cola"

__ADS_1


"silahkan di tunggu kak"


__ADS_2