
bangtan tidak bisa meninggalkan tempat mereka untuk menyapa Bulan, mereka menunggu beberapa menit karna mereka akan turun untuk persiapan mereka mengisi acara
setelah waktu itu tiba, mereka menyapa Bulan dengan kaku
mereka masih takut dengan kecewa nya Bulan dan akan marah
"Bulan" sapa mereka
"kalian mau mengisi? cepat bersiaplah" kata Bulan
Bulan menyapa semua member dengan memukul perut mereka dengan candaan
"Bulan, apa yang membuatmu datang?" tanya namjoon
"setelah kalian selesai baru kita pergi makan dan bercerita" kata Bulan
dengan penuh semangat bangtan bersiap siap. dan Bulan melihat dari para penonton, setelah selesai, semua bersiap pulang..
Bulan menyapa mereka dan pergi makan..
mereka juga mendengarkan beberapa cerita Bulan, kini mereka merasakan Bulan benar berubah..
"Bulan, kerja dimana?" tanya hoseok
"aku masih cari"
"benar kata pak yung, kamu mencari pekerjaan lagi mulai dari awal lagi"
"iya"
salah satu kru, memberikan boneka putih milik salah satu member bangtan, dan melihat beberapa kru memakai gantungan hiasan entah gantungan tas, kunci atau hape dengan boneka putih yang sama milik seokjin
"mereka memakai boneka seokjin?" tanya Bulan
"yap, jin hyung memberikan semua kru"
"awaaah, emm ada yang mau aku bicarakan, aku akan membuka usaha, terlintas dipikiranku aku akan membuka toko dengan online shopnya juga, yang kujual beberapa barang kalian, mulai Bt21 semua barang yang berkaitan dengan bangtan entah album, foto, hiasan dinding dan lainnya" kata Bulan
"oh ya? wah boleh, boleh banget itu"
setelah mengobrol, Bulan pulang, diantarkan hoseok
hoseok pulang, Bulan masuk dan mengabari kepada Ryu tentang niatnya itu
Ryu setuju, malam nya Ryu datang mendengarkan penjelasan lebih lagi dari Bulan
mendengar anaknya dengan temannya membicarakan bisnis, kirsten pun menawarkan modal
modal sangat besar
"kalian butuh modal pasti, appa akan menyiapkannya" kata kirsten
"appa, pa gak perlu pa, kita mulai dari awal dari bawa"
"jangan, bisnis harus penuh, lagipula appa masuk masa persiapan pemberhentian kerja karna usia (pensiun)"
"papa (memeluk kirsten)"
dengan modal besar dari papa nya, mereka mulai mencari beberapa barang keperluan
"oh ya.. yang, aku sempat berpikir aneh, bukannya kamu masuk penjara karna kasus dengan bangtan" tanya Ryu
"emm, panjang ceritanya yin" kata Bulan
tapi karna desakan penasaran dari Ryu, ia pun menceritakannya
"oh gitu" kata Ryu
"emm"
__ADS_1
"wah berarti kamu kenal dan sering ketemu?"
"emm, oh besok, mereka kosong kata mereka, dan mau ikut kita membeli untuk banyak barang keperluan toko nanti, tempat sudah siapkan sama ayah nanti kita kesana sama bangtan ya"
"boleh"
Ryu tidak begitu heboh ketika akan bertemu dengan bangtan, idol besar di negaranya, karna ia sebelumnya juga dekat beberapa dengan artis besar korea
saat pertemuan tiba, bangtan menyapa Ryu
semua mengatakan wajah Ryu mirip dengan Bulan
dan itu mungkin hanya karna energi mereka sama
semua telah siap, dan toko sudah siap dibuka
minggu depan nya, toko dibuka dengan undangan hanya bangtan dan teman teman dekat Ryu dan Bulan
tentunya kedatangan orangtua dan keluarga mereka
seiring berjalannya waktu, toko dengan nama RyuBu nama singkata Ryu dan Bulan
mereka mulai merintis karier bersama..
namanya pemula, tidak begitu ramai tapi jika di jalankan dengan tulus juga akan berbuah manis..
dimasa sibuk mereka dengan mulainya banyak pengunjung..
Bulan tidak hentinya mendapatkan perhatian dari hoseok
"kamu jangan sibuk kerja terus ya, sempatkan beristirahat"
"iya, aku paham"
"paham itu dilakukan bukan di jawab saja"
"emm dasar ya"
sering melihat kebersamaan Bulan dengan hoseok membuat Ryu harus sering juga merasakan miris karna ia tidak memiliki lelaki yang perhatikannya
suatu ketika, dimana ketika Bulan berada dibalkon paling atas, ia sengaja mendesain untuk bisa menikmati kota dari atas gedung
seperti ajaran kirsten, ayah Bulan, jika melihat kesibukan kota dari atas membuat hati sedikit tenang dan melihat jika masih banyak kesibukan lain yang banyak orang kerjakan jauh lebih susah dari yang dilakukan diri sendiri
bangtan kebetulan ada konser keluar negri, membuat Bulan dan hoseok tidak bertemu beberapa hari belakangan
begitu bangtan pulang kekorea, bangtan menuju RyuBu dan member lainnya menyapa Ryu..
mereka mengobrol hingga hoseok mencari kesekeliling, Ryu menyadari mungkin hoseok mencari Bulan..
ketika hoseok berpamitan pada member lainnya. member lainnya tau kemana hoseok pergi
disaat hoseok pergi, Ryu mengikuti mereka
tapi saat bersamaan yung datang...
"pak" sapa bangtan
"bangtan, kalian disini?"
"ya pak"
"emm, saya juga sudah dengar tentang RyuBu, kurasa ini sangat besar, usaha dibuka Bulan sendiri ya?"
"sama teman nya pak, join barengan" jawab namjoon
"oh, yaaa yaa"
"bapak baru pertama kesini?" sapa seokjin
__ADS_1
"ya, emm kalian lanjutkan saya lihat lantai dua"
"siap pak"
yung berjalan kearah lantai dua sembari melihat lihat semua isi toko itu..
saat melihat ada lagi tangga keatas
ia penasaran, ia pun mengikuti tangga naik itu
setelah sampai diatas sebelumnya menyusuri anak tangga, yung melihat seorang gadis memerhatikan Bulan dan hoseok
berpindah ke arah lantai balkon paling atas..
hoseok mendekati Bulan yang sedang berdiri sambil menikmati aktifitas kota dari atas
"banyak kesenangan ketika kita melihat aktifitas dari atas" kata hoseok seolah paham isi hati Bulan
Bulan hanya tersenyum..
lalu menarik napasnya lagi..
"tuhan membantuku menjadi lebih baik lewat kamu, terimakasih selalu bersama aku" kata Bulan
hoseok mendekati Bulan dan memeluk nya..
mereka tidak sadar selama mengobrol bersama, ada dua orang memerhatikan keduanya saat ini
"pak yung... Ryu..." sapa hoseok yang mengetahui keberadaan mereka
Ryu kaget dan melirik arah sampingnya
ia benar benar tak sadar ada orang disampingnya
hoseok dan Bulan mengajak keduanya mengobrol di sofa lantai balkon itu
"pak yung, perkenalkan, ini Ryu, temanku" kata Bulan
"iya saya tau, dia satu sel denganmu"
"Ryu" sapa Ryu
"Yung"
"salam kenal"
"salam kenal balik"
setelah mengobrol, keduanya pun turun dan mendekati arah member lainnya
Bulan mengatakan jika ia sudah memesan makanan favorite semua member bangtan termasuk makanan favorite yung, Ryu dan Bulan sendiri
mereka pun makan bersama dengan canda tawa, tapi tidak dengan yung yang terus memerhatikan Ryu
ketika makan selesai dan sibuk masing masing kembali..
Ryu dan yung bingung mau melakukan apa dan akhir nya mereka hanya diam..
"apa ada yang salah dariku?" tanya Ryu
"apa kamu mengenal sosok ini?" tanya yung menunjukkan foto masa muda istrinya, ibu dari athan
"tidak" jawab Ryu
"apa kamu sadar wajahmu mirip?"
"iya aku sadar, dia siapa?"
"dia istriku" jawab yung
__ADS_1