BULAN SABITA

BULAN SABITA
37


__ADS_3

"sunliem? cari Bulan?" tanya kirsten


"iya paman, ada?"


"ada"


sunliem berdiri didekat pintu utama rumah Bulan


tak lama Bulan keluar


"sunliem?" sapa Bulan


"kamu mau kerja?" tanya sunliem


"iya"


"yaaah, aku ingin mengobrol"


"loh, ayo ikut ke RyuBu saja"


"boleh"


"boleh lah, RyuBu sedang sepi sejak musim hujan, bentar lagi juga turun hujan, tapi kan tetap berusaha"


"iya bener, iya deh aku mau ikut"


mereka pun pergi


setelah sampai, mereka masuk


"ada apa sunliem?" tanya Bulan


"gak ada, aku bosan"


"loh kamu gak jualan?"


"enggak, kalau sendirian males"


"athan?"


"athan kan beberapa hari ini bantuin papanya"


"ahh, pantesan"


"pantesan?"


"iya, pantesan, pak yung sering bebas jam kerja"


"tapi katanya juga sering memantau kok"


"iya, tapi sering juga ke RyuBu"


tak lama aley dan ryu juga berdatangan . .


mengobrol bersama, ryu mengajak untuk besok membawa pasangan dan makan bersama di RyuBu


"jadi gini Bulan, kan jam jam segini juga sudah turun, besok aku bawa yung deh biar nambah orang, kan nambah ramai nambah enak" kata ryu


"iya gakpapa kamu" kata Bulan

__ADS_1


"kamu juga sunliem dateng saja, ajak deh si athan" kata ryu


"besok? pas banget besok athan bilang masuk dua jam saja" kata sunliem


"nah, ajak kesini"


"iya deh nanti aku suruh dia datang"


"aley, bawa lah juga pacar kamu" kata Bulan


"hehe aku malu"


"malu apa, aku sering lihat di layar ponsel mu, tidak apa bawa saja, kalau perlu kita tutup saja RyuBu tapi kita tetep didalam sini" kata ryu


"jangan, dibuka aja lah" jawab aley


"iya sih, siapa tau kan ada yang dateng pelanggan" jawab sunliem


"iya deh tapi kalian bener bawa pacar ya, terus kamu Bulan?" tanya ryu


"hemm, hoseok dari kemaren sedang padet acara, tiga hari lagi mereka akan terbang ke bangkok" kata Bulan


"yaaah, ya gakapa, kita dateng bawa pacar masing masing jaga sikap kok, hargai kamu" kata sunliem


"hehe iya" jawab Bulan


sorenya, Bulan pulang dijemput ayahnya


sesampainya dirumah ia seperti biasa, mandi air hangat lalu membuat choco panas


malamnya, Bulan mendapat telfon dari hoseok yang berpamitan malam itu ia akan terbang ke irlandia selama tiga hari langsung pergi ke bangkok


Bulan sadar karna ia pernah menjadi bagian pengurus mereka


lalu setelah menelfon, Bulan melewatkan makan malamnya, mengambil bantal, tarik selimut memeluk guling dan tidur


esok paginya..


Bulan bangun dan berangkat..


di RyuBu ternyata sudahada Ryu dan yung, Bulan menyapa dan mengobrol sedikit, tak lama sunliem dan athan datang


terakhir aley, bersama seorang lelaki. tentu pacarnya..


mereka memulai obrolan setelah semua datang...


tak lama hujan benar turun..


mereka hanya diam dan menatap arah luar jendela..


"oh ya, athan, kata sunliem bantu pak yung lagi?" tanya Bulan


"iya, papa kasih aku kerjaan" jawab athan


"nah, harus berusaha baik lagi, jadi lupain jalan jalan dan shoping dan lain lain, lebih berhemat, bukan sok menjadi guru tapi aku mengingatkan hal baik" kata Bulan


"iya Bulan, aku benar benar menjaga itu, kemaren, adalah hal burukku ketika jatuh" kata athan


"sunliem.. makasih masih bersama dia saat dia jatuh, bagaimana juga dia orang yang baik yang pernah dekat denganku" kata Bulan

__ADS_1


"iya Bulan, aku juga minta maaf soal hubungan kalian karna aku jadi pisah juga kan" kata sunliem


"karna jodohnya bukan denganku, dengan sahabatku, aku rela, kamu juga baik sama aku"


"tidak, aku buruk padamu Bulan, soal bangtan"


"sudah lah, kalau gak kamu lakukan itu. mungkin aku gak dapat pelajarannya, juga aku gak akan berubah dan sadar"


"iya, gak akan juga kan kamu ketemu aku" kata Ryu


"haha bener banget" jawab Bulan


semua keterkaitan memang..


jika sunliem tidak mengumpankan Bulan saat itu


mungkin Bulan tidak akan pernah sadar dan berubah, lalu juga tidak bertemu Ryu, lalu Ryu tidak akan bertemu dengan yung, dan yung masih bergelut dengan penuh salah karna mencintai mantan pacar anak nya sendiri


"pasti juga tidak ada aku ditengah kalian" sambar aley


"hahaha iya benar kamu" jawab Ryu


"dan aku juga gak akan bertemu Neo (pacar aley) dan berpacaran" kata aley


"ahh iya, aku ingat, kalian kenal disini kan, waktu itu Neo pelanggan pertama kami" kata Bulan


"nah, bener, sejak tau ada aley kan kamu sering main kesini padahal gak mau beli aksesoris lagi" sambar ryu


ryu dan Bulan terus menggodai Neo


semua keterkaitan memang...


tak lama mereka mengobrol


tiba tiba Bulan membahas lainnya


"oh ya, tapi aku lihat nih, pak yung sama athan, kan sama sama tuh berbisnis, bahkan aku tau jumlah bisnis lebih banyak athan, kenapa bertahan pak yung ya?" tanya Bulan


"iya Bulan, aku memang banyak perusahaan, 80 persen aku berikan pada athan, karna kan aku berjuang juga untuk athan, jadi aku percayakan semuanya" jelas yung


"emm lalu?" tanya Bulan


"ya kalau dia makin lebarkan sayap ya saya salut tapi jatuh saya tidak akan membuang atau makin menjatuhkan, athan masih anak ku, jadi aku masih berhak atas nya"


athan tersipu malu dan speechless


"bahkan hanya ada 20persen sisa perusahaan itu yang memang ku pegang, 10persennya aku kembali kan lagi pada athan, dan aku memilih meneruskan usaha yang sisanya, tapi kalau itu juga gak membantu athan yasudah, saya tidak bisa lagi membantu karna saya hanya sisa 1perusahaan untuk aku hidup dengan ryu" kata yung


"eh tunggu deh. tapi kalian sama loh, sama gini, lebih mementingkan urusan hubungan dan menemani pasangan daripada bekerja, tapi pak, aku lihat anda tidak goyang dan jatuh sedikitpun padahal pak yung menurut saya jauh lebih sering absen bekerja" kata Bulan


"karna... skil, kita memang tidak bekerja dan absen. tapi kita memiliki mata sendiri, kaki dan tangan sendiri didalam kantor, untuk pergerakan, dan saya juga gak serta merta melupakan semua tugas saya, saya masih menatap dan memerhatikan semua aspek" kata yung


"yaa benar, semua memang atas dasar skil dan kecerdasan managemen waktu" kata Bulan


"oh ya, jadi BY resort dibawa kendali athan sekarang?" tanya Bulan


"tidak, dia pegang perusahaan lama milik saya yang saya bangun sama ibunya athan dulu, saya pegang BY resort nya, karna gini Bulan, itu perusahaan sudah kamu dirikan dan kamu terapkan penuh disiplin, sayang kasih ke athan, jadi biar saya yang atur.." kata yung


"ahh, bener sih, waah jadi rindu sama anak anak disana deh"

__ADS_1


__ADS_2