
"Sialan. Aku bahkan tercengang melihatnya! Pemikiran seperti apa ini? Berpura-pura menjadi petugas pemburu untuk menipu petugas penangkapan dan yang paling penting adalah mereka bahkan tidak mengenalinya?"
"Hebat sekali! Dewa Gavin pasti telah menduga bahwa petugas penangkapan dan petugas pemburu tidak saling mengenal saat pertemuan pertama kali, jadi dia langsung menyamar?"
"Benar. Setiap petugas penangkapan mengepalai 20 petugas pemburu. Mereka tidak mungkin akrab di hari pertama.
"Ini sangat mengagumkan! Hidup Dewa Gavin!"
Di ruang siaran langsung, banyak orang terkejut dan tercengang.
Gavin tentu saja tidak tahu tentang ini.
Dia sedang mengikuti di balakang Jarvis dan menyelidiki seluruh penjara secara acak saat ini.
Bahkan pergi ke kawasan C lagi.
"Sialan! Kamu ingin mencungkil pintu penjara? Lapor Departemen Komando, lapor Departemen Komando, lapor Departemen Komando, seseorang mencoba membobol penjara!"
Gavin datang ke penjara tersangka Master Pembobol Penjara semula dan langsung melaporkan.
Seorang buronan yang duduk di atas kasur dengan wajah jujur langsung tercengang.
Bagaimana orang itu bisa tahu?
Akhirnya beberapa menit kemudian, buronan itu nekat mencoba membuka jendela dan langsung masuk ke ruang hitam yang gelap sendirian.
Ruang siaran langsung penuh dengan tawa.
"Dewa Gavin pintar sekali, seorang buronan berubah menjadi petugas pemburu dan menangkap buronan lainnya, hebat sekali bukan!"
"Luar biasa! Luar biasa sekali! Dewa Gavin adalah idolaku mulai sekarang."
__ADS_1
"Aaaaaa, aku sangat menyukai buronan dengan IQ tinggi seperti Dewa Gavin."
"Hahahahahahahaha, lucu sekali."
"Saudara di atas, apakah kamu sudah mengenakan Guardian Angel."
"Aku sudah membawa pedang, tidak perlu menggunakan Guardian Angel."
Seluruh ruang siaran langsung penuh dengan tawa.
Siapa sangka buronan yang menyamar sebagai petugas pemburu, bukan hanya tidak tertangkap basah.
Tetapi juga menangkap buronan lain yang mencoba membobol penjara?
Betapa traumanya si buronan itu.
Di ruang kerja listrik.
"Tidak ada seorangpun di dalam sana."
"Oh, ayo kita pergi ke sana. Ketua Jarvis menyuruh kita kembali ke tim."
"Baik."
Gavin mengikuti petugas pemburu itu dan berjalan menuju lantai bawah Gedung Komando.
Matanya sedikit menyipit.
Saat ini lah yang terpenting.
Setelah mencari di dalam pagar, mereka pasti akan mencari di luar pagar.
__ADS_1
Semuanya berlangsung hampir sesuai dengan dugaan Gavin. Wajah Jarvis di lantai bawah Gedung Komando sangat muram.
Tidak ada sama sekali.
Tidak ada sehelai rambut pun yang di temukan di seluruh penjara.
Orang itu benar-benar sudah kabur.
Keempat petugas penangkapan lainnya juga berdiri di lantai bawah dengan ekspresi yang berubah.
Semua orang tidak menyangka bahwa mereka benar-benar tidak dapat menemukan buronan itu.
Apa yang harus dilakukan?
Kelima petugas penangkapan itu saling memandang. Akhirnya Andra yang paling bijaksana berbicara.
"Menurut pendapat ku, sebaiknya tinggalkan beberapa orang di sini, sedangkan yang lainnya keluar untuk mencari saja. Bagaimana?"
"Boleh. Aku harus menemukan orang itu."
Jarvis yang pertama mengangguk.
Tempramen aslinya buruk.
Buronan pertama bisa-bisanya muncul di daftar perburuannya.
Jika dia tidak menangkapnya kembali, dia akan malu.
Yang lain juga mengangguk ketika mereka mendengar ini.
"Oke, kalau begitu kita akan tinggalkan 20 orang untuk berjaga, sedangkan 80 orang lainnya di bawa keluar."
__ADS_1
Delapan puluh petugas pemburu segera berkumpul dan dibagi menjadi beberapa tim.