Buronan Penjara

Buronan Penjara
Bab 32


__ADS_3

Hanya saja, meskipun begitu matanya tetap terbuka lebar dan dia menunjuk layar komputer sambil berteriak keras, "Semalam, pada jam sembilan lewat dua belas menit, Gavin Miller muncul di Hotel Internasional Buchville."


Hotel Internasional Buchville?


Orang-orang yang mendengar kata-kata ini pun curiga bahwa mereka salah dengar.


Bagaimana mungkin?


Gavin Miller, seorang buronan yang miskin, mana mungkin bisa tinggal di Hotel Internasional Buchville?


Akan tetapi, Andra malah langsung menerjang ke depan layar komputer dan menatap layar itu dengan kedua matanya yang tajam.


Pada jam sembilan lewat dua belas menit dua puluh detik, seorang pria berpakaian kasual berjalan masuk ke hotel.


Meskipun di rekaman CCTV hanya terlihat salah satu sisi wajahnya saja, tapi Andra tetap bisa mengenalinya.


"Benar, ini dia!"


Hah?


Semua orang pun terkejut.


Benar-benar Gavin Miller?


Mereka pun melihat pria di layar dengan teliti dan berhasil mengenali pria itu.


Pria itu benar-benar adalah Gavin Miller.


Kenyataan ini sang mengejutkan.

__ADS_1


Namun, yang membuat mereka semakin terkejut adalah.....


Gavin bisa-bisanya berhasil chek-in.


Frey berhasil memasuki jaringan hotel hanya dalam waktu tidak sampai semenit.


Informasi yang muncul sangat jelas.


Jam sembilan lewat dua puluh dua menit, seseorang chek-in ke sebuah kamr presidential suite.


Informasi ini membuat para petugas penangkapan terkejut setengah mati.


Seorang buronan bisa-bisanya tinggal di kamar presidential suite di Hotel Internasional Buchville?


Sebelumnya, mereka sama sekali tidak berpikir ada kemungkinan seperti ini. Itu sebabnya mereka baru berhasil mengetahui informasi ini sekarang.


Karena tempat yang mereka selidiki sebelumnya adalah tempat-tempat karaoke atau maksimal motel-motel kecil.


Catherine juga refleks membelalakkan matanya.


Siapapun tidak menyangka....


Dia dan orang-orang ini begadang untuk mencari orang, tapi Gavin malah tidur nyenyak semalaman di kasur presidential suite yang besar dan empuk?


Kemudian, muncul pertanyaan yang sama dipikiran semua orang.


Bagaimana Gavin bisa mendapatkan uang sebanyak ini?


"Selidiki dahulu jalan-jalan yang dia lewati untuk sampai ke sini."

__ADS_1


"Baik."


Frey langsung mencari rekaman CCTV yang ada di luar.


Lalu, dia menyusun jalur yang dilewati Gavin.


Dengan segera, jalur yang dilewati Gavin pun muncul di layar komputer.


Awalnya Gavin muncul di Distrik Eastcoast. Kemudian dia naik taksi ke Distrik Southcoast, lalu berjalan beberapa ratus meter, sampai akhirnya masuk ke dalam Hotel Internasional Buchville.


Alasan mereka tidak bisa menemukan Gavin sebelumnya sangatlah sederhana, yaitu karena wajah Gavin tidak pernah terekam oleh CCTV.


Selain itu, pakaiannya juga berubah-ubah.


Mereka semua tidak menyangka bahwa seorang buronan bisa punya uang.


Adapun cara Gavin berhasil mendapatkan uang, semuanya mengarah pada Jalan Antik Distrik Eastcoast.


Hanya saja......mereka semua tetap tidak mengerti bagaimana caranya dia mendapatkan uang.


Merampok?


Tidak mungkin.


Kalau dia merampok, para polisi pasti sudah dikirim ke sana.


Sedangkan mereka sudah bekerja sama dengan pihak kepolisian.


Kalau buronan melakukan tindakan kriminal, mereka pasti akan langsung mendapatkan informasi.

__ADS_1


Terlebih lagi, pihak acara juga pasti akan mengeluarkan uang untuk menangani masalah ini.


Suasana di Departemen Komando sangat suram. Akhirnya Jarvis yang bersuara, "Jangan pedulikan bagaimana dia mendapatkan uang dahulu, hal yang paling penting adalah menangkapnya. Kalau kita tidak pergi sekarang, Gavin mungkin akan menghilang lagi!"


__ADS_2