Buronan Penjara

Buronan Penjara
Bab 44


__ADS_3

Mata Gavin menyipit ketika mendengar ini.


Penjahat Asli?


Menarik.


"Baik, aku mengerti."


Setelah mengatakan itu, Gavin melihat kamera dan menemukan tombol di atasnya.


"Hei, hei, Gavin jangan...."


Sebelum orang itu selesai berbicara, suaranya tiba-tiba berhenti.


Gavin bukan hanya tidak berbalik dan pergi dari sini....


Dia bahkan menambah kecepatannya.


Di halaman siaran langsung, orang-orang yang melihat adegan ini mulai kebingungan.


[Apa yang Dewa Gavin lakukan? Kenapa dia tidak lari?]


[Dewa Gavin, lari! Penjahat tabrak lari didepan itu terlalu menakutkan! Dia sama sekali tidak menganggap serius nyawa manusia, dia hanya ingin membalas dendam kepada masyarakat.]


[Astaga! Ada orang seperti itu? Brengsek!]


[Gila! Apa yang Dewa Gavin lakukan?]


Orang-orang melihat adegan si kamera semuanya berkeringat.


Tidak ada yang bisa menebak apa yang sedang dilakukan Gavin.


Sementara ditempat kejadian.


Gavin tetap melaju ke depan. Benar saja, di segera mendengar bunyi sirene mobil polisi.


Di kejauhan, beberapa mobil polisi sedang mengejar sebuah mobil hitam dengan cepat.

__ADS_1


Mobil hitam itu sedang melaju dan menabrak seperti orang gila.


Semua mobil terpaksa berhenti.


Bahkan ada juga pejalan kaki yang terluka.


Adegan ini membuat Gavin menyipitkan matanya.


Penjahat, ya?


Sejujurnya, Gavin merasa sangat kesal saat melihat kejadian tabrak lari ini.


Ini berkaitan dengan beberapa pengalaman masa lalunya.


Dan sekarang ketika dia melihat ini lagi, hal-hal yang terkubur di dalam hatinya....


Muncul di benaknya lagi.


Lari?


Mari kita lihat apakah kamu bisa lari hari ini!


Dalam sekejap, mobil balap putih berubah menjadi sebuah bayangan dan melaju ke depan.


Sementara di depan.....


Mobil polisi sedang mengejar mobil hitam itu dengan cepat.


Namun, rute mobil hitam yang tidak teratur dan arus lalulintas yang ramai membuat detektif polisi di dalam mobil merasa kesulitan.


"Ketua, apa yang harus kita lakukan sekarang?"


"Paksa! Paksa dia ke tempat sepi, lalu langsung tembak dia!"


Seorang pria berseragam polisi berteriak dengan marah, matanya penuh dengan urat merah.


Dia sangat marah!

__ADS_1


Orang brengsek di depannya ini mengemudi setelah mengonsumsi narkoba dan telah membunuh beberapa orang.


Jika ini terus berlanjut, konsekuensinya akan sulit di bayangkan.


Ketika para polisi di mobil lain mendengar ini, mereka mulai menjalankan perintah.


Pada saat ini, tiba-tiba sebuah mobil balap putih muncul dibelakang.


Adegan ini menimbulkan sedikit kebingungan.


"Ketua, apakah mobil itu..... milik kita?"


Pria yang mendengar ini tercengang dan melihat ke kaca spion.


Dan ternyata benar, ada sebuah mobil balap putih yang sedang menyusul dengan kecepatan yang sangat cepat.


Dia mengerutkan alis dan segera berbicara melalui alat pengeras suara.


"Orang di belakang, segera pergi dari sini. Sangat berbahaya di sini...."


Namun, sebelum dia selesai berbicara dia melihat mobil balap putih itu melaju dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Kemudian, mobil itu menyalip mobil pria di depan.


Pria itu melihat wajah pemuda di dalam mobil.


Dan pemuda itu adalah Gavin.


Shosh!


Dalam sekejap, mobil balap putih langsung melaju dan hanya menampilkan ekor mobil kepada para polisi.


Adegan ini membuat detektif polisi lainnya bingung.


"Ketua, apa yang harus kita lakukan sekarang?"


"Lakukan rencana sebelumnya."

__ADS_1


Pria itu duduk kembali dan memandang mobil balap putih yang dikendarai Gavin sambil mengerutkan alis.


Apa yang orang ini coba lakukan?


__ADS_2