
Di Departemen Komando.
Ekspresi wajah keempat petugas penangkapan itu pun langsung berubah saat mendengar hal ini.
Andra juga mengerutkan alis, "Tidak mungkin, ada petugas pemburu yang berjaga di bawah. Dia pasti belum kabur dan masih berada di dalam gedung ini."
"Frey, kamu pantau dahulu kameranya."
"Baik."
Frey langsung menganggukkan kepala dan mengecek CCTV di seluruh Hotel Internasional Buchville.
Dalam sesaat, ada tujuh puluh lebih CCTV yang terpampang di hadapan semua orang.
Keempat orang tersebut mulai memeriksa.
Namun, beberapa menit kemudian mereka pun berhenti.
Mereka sudah memeriksa sebagian besar CCTV yang berada di koridor dan lainnya, tapi jejak Gavin tidak ditemukan.
Apakah Gavin benar-benar berhasil melarikan diri?
Dan pada saat ini, Hazel pun berkata, "Aku sudah menemukannya, Gavin ada di restoran!"
Kantin?
Semua orang tercengang!
Apakah Gavin ingin menyelinap di dalam restoran?
Mereka semua tercengang saat melihat CCTV tersebut dengan seksama. Ternyata Gavin sedang duduk santai di bawah posisi CCTV restoran tersebut sambil menyantap sarapan nya.
Sarapannya sangat bervariasi.
__ADS_1
Mereka sendiri bahkan masih belum makan, semua orang yang ada di sana pun saling bertatapan.
Andra langsung menelepon, "Gavin masih berada di hotel dan posisinya saat ini ada di restoran lantai tujuh!"
Di restoran?
Jarvis terkejut, dia langsung berjalan menuju elevator sambil memberikan perintah, "Aku akan turun dengan elevator ini, kalian tetap lewat akses darurat saja. Regu Ketiga dan Regu Keempat yang masih di bawah harus menghalangi akses darurat, buronan itu bisa muncul kapan saja!"
"Baik."
"Baik."
Satu per satu suara mereka terdengar dari protofon tersebut.
Jarvis melihat elevator yang terus menuju ke bawah itu sambil tersenyum.
Kali ini, kamu tidak mungkin bisa lolos!
[Sial! Dewa Gavin benar-benar tamat kali ini!]
[Mampus! Kamu akan segera ditangkap!]
[Hebat! Orang yang bernama Gavin ini tidak bisa lari kemana-mana lagi, bukan? Anak itu terlalu sok!]
[Benar! Aku awalnya mengira anak ini memang hebat, ternyata dia hanya berlagak saja. Sudah tahu petugas pemburu datang, tapi dia masih tidak pergi!]
Komentar-komentar netizen membanjiri siaran langsung itu.
Dan disana, Gavin sudah menghabiskan sarapannya.
Dia pun menyeka bibirnya dan menatap ke arah CCTV sambil tersenyum.
Waktu sudah berlalu begitu lama, mungkin mereka sudah menyadari sesuatu, bukan?
__ADS_1
Namun, pada saat ini......
Tiba-tiba elevator di restoran tersebut berbunyi!
Ting-tong!
Gavin menatap ke elevator tersebut.
Bahkan yang lain juga ikut menatap ke sana.
Seseorang dengan postur tubuh yang tegap muncul dari sana, dia berjalan keluar dan mengedarkan tatapan tajam ke seluruh penjuru ruangan.
Sesaat kemudian, tatapannya pun tertuju pada Gavin.
"Petugas Jarvis, kita bertemu lagi!"
Gavin berdiri dan tersenyum.
Saat ini, semua orang yang ada di sana masih menyantap sarapan mereka, hanya ada beberapa orang yang menyadari ada sesuatu yang tidak beres.
Jarvis pun bertindak, dia langsung berlari ke arah Gavin tanpa basa-basi.
Jarvis sangat ingin menangkap anak ini!
Sekarang orangnya ada di hadapanku, mustahil untuk membiarkannya melarikan diri!
Namun, wajah Gavin tetap tersenyum.
Kamu sudah datang?
Saatnya aku untuk mencoba bagaimana kemampuan parkour tingkat S ini.
Melihat Jarvis ingin menangkap nya, Gavin pun langsung melarikan diri dengan lincah seperti seekor kancil, dia berlari ke sisi meja yang satunya lagi.
__ADS_1