Buronan Penjara

Buronan Penjara
Bab 36


__ADS_3

Jarvis pun meleset dan menabrak meja makan tersebut.


Dalam sekejap, semua orang yang ada di sana pun menatap ke arah Jarvis.


"Petugas penangkapan Jarvis, kamu terlalu lelet." kata Gavin sambil tersenyum.


Sekarang otaknya dipenuhi dengan berbagai macam teknik parkour yang profesional.


Ototnya sangat kuat, seakan-akan sudah di latih berkali-kali!


Wajah Jarvis pun berubah pucat, "Hari ini aku harus menangkap mu."


Jarvis menginjak meja itu dan bergerak mendekat ke arah Gavin.


Lalu, Gavin pun merentangkan tangannya dan berkata. "Kalau begitu, ayo kita lihat siapa yang lebih kuat."


Setelah mengatakan hal itu, Gavin pun bergerak menuju ke meja lain.


Gavin naik ke atas meja itu lalu dengan hentakan kaki yang kuat dia pun melompat sangat tinggi, tangannya menggapai rel besi yang menghiasi langit-langit.


Gavin mengayunkan badannya dan melompati tembok setinggi satu meter lebih yang membatasi restoran tersebut.


"Petugas Jarvis, ayo ke sini!"


Gavin yang berada di belakang dinding itu sengaja memprovokasi lawannya.


Saat mendengar perkataan ini, amarah Jarvis pun langsung meluap.


"Kamu......tidak mungkin bisa lolos!"


Setelah mengatakan hal tersebut, dia pun mengitari tembok itu dan mengejar Gavin.

__ADS_1


Semua orang yang menonton siaran langsung itu terperangah.


[Dewa Gavin seperti benar-benar sedang melakukan parkour!]


[Benar! Dewa Gavin sedang melakukan parkour.]


[Wow! Sebagai seorang pecinta parkour, aku bisa melihat kemampuan parkour Dewa Gavin benar-benar sangat menakjubkan, dia mampu melewati rel besi itu satu per satu, hal ini hanya bisa dilakukan oleh orang yang sudah berlatih bertahun-tahun.]


[Dewa Gavin sangat hebat!]


Semua orang sangat terkejut.


Gavin dan Jarvis melakukan pertarungan besar di tengah restoran yang berukuran seratus meter persegi itu.


Tapi Gavin terus menunjukkan kemampuan parkournya. Situasi di restoran itu sangat kacau, tangkapan Jarvis meleset beberapa kali dan bahkan tubuhnya juga sudah terluka.


Semua orang yang melihatnya pun terkejut.


Para petugas pemburu lainnya sudah datang.


Keempat petugas pemburu itu masuk ke dalam restoran.


Dalam sekejap, keriangan di tempat itu pun sirna.


Saat ini ada empat orang petugas pemburu, ditambah Jarvis, totalnya ada lima orang.


Gavin sama sekali tidak bisa melarikan diri dari restoran seratus lebih meter persegi itu.


Di wajah Jarvis terpampang seulas senyuman sinis.


"Aku ingin tahu bagaimana kamu bisa lolos kali ini. Tangkap dia!"

__ADS_1


Keempat petugas pemburu itu langsung menyerbu ke arah Gavin......


Dalam sekejap, empat petugas pemburu datang menghampiri Gavin.


Restoran itu sebenarnya tidak terlalu besar, tapi karena sebelumnya hanya ada Jarvis seorang maka tempat itu terlihat sangat luas.


Namun sekarang, empat petugas pemburu lainnya telah tiba.


Restoran tiba-tiba menjadi ramai.


Melihat para petugas pemburu perlahan mendekat dari lima arah, semua penonton yang berada di halaman siaran langsung menjadi waspada.


Sedangkan Gavin yang berada di tempat kejadian malah terlihat santai.


Dia menatap mereka sambil tersenyum.


"Persiapanmu sangat matang ya, Jarvis."


Kata-kata Gavin membuat Jarvis mendengus dingin.


"Aku ingin lihat bagaimana kamu bisa kabur."


Begitu selesai bicara, Jarvis langsung bergerak.


Sedangkan di belakangnya, empat petugas pemburu lainnya bergegas menuju Gavin.


Melihat hal ini, Gavin menyipitkan matanya dan melihat jalur aman yang ada di belakang.


Bam!


Gavin menginjak meja makan.

__ADS_1


Kualitas fisik yang sangat kuat memberinya kekuatan yang tak bisa di tandingi oleh orang biasa.


__ADS_2