Buronan Penjara

Buronan Penjara
Bab 9


__ADS_3

Dia benar-benar masternya pencuri, bahkan yang bersangkutan saja tidak sadar bahwa ada sesuatu yang hilang darinya.


Setelah mendapatkan kunci, Gavin pun merasa senang.


Selangkah lebih dekat menuju kesuksesan.


Namun, inti masalahnya bukan meninggalkan Kawasan C.


Setelah meninggalkan Kawasan C, masih harus melewati dua pintu.


Pintu yang pertama adalah meninggalkan seluruh kawasan tahanan dan tiba di kawasan tempat tinggal para penjaga penjara.


Pintu lainnya adalah untuk meninggalkan seluruh penjara.


Ini adalah satu-satunya cara untuk benar-benar melarikan diri.


Perlahan Gavin menutup matanya, dalam sekejap seluruh tata letak penjara muncul di benaknya.


Inilah gambaran yang dia amati ketika dia baru saja masuk.


Dengan IQ 140, Gavin bukan hanya bisa mengingat semua ini, tetapi juga bisa menampilkan kembali dalam benaknya.


Seluruh penjara memiliki desain yang simetris.


Empat kawasan yang dikelilingi oleh tembok.


Di sebelah kiri adalah Kawasan A dan B, dan di sebelah kanan adalah Kawasan C dan D.


Di persimpangan Kawasan B dan C ada sebuah gerbang.


Sedikit lebih maju ada perpustakaan, ruang rekreasi, kantin dan juga kamar mandi umum.


Bagian tengah adalah lapangan terbuka yang memiliki gedung pusat dan lampu sorot.

__ADS_1


Di luar gedung pusat, ada banyak akses listrik yang seharusnya menjadi pasokan listrik untuk seluruh penjara.


Setelah melewati lapangan terbuka, di samping ada pintu keluar dari sebagian wilayah tahanan.


Setelah melewati bagian ini, kita sampai di pagar pertama.


Di balik pagar, adalah tempat tinggal para penjaga penjara.


Jika maju lagi, kita sudah sampai di pintu keluar penjara.


Ini adalah tata letak seluruh penjara.


Di pintu keluar penjara, ada empat penjaga yang bertugas.


Di atas pagar juga ada empat orang.


Sedangkan di dalam pagar juga diatur seperti ini.


Di sana juga ada empat orang.


Dengan kata lain jika dia ingin melarikan diri, dia harus menghadapi setidaknya 20 penjaga, belum lagi para penjaga penjara di sudut yang tidak teramati olehnya tadi.


Tidak hanya itu, semua koridor terpantau rapat dengan kamera pengawas yang terhubung langsung ke ruang jaga dan pusat komando petugas penangkapan.


Gavin mengangkat alisnya dan membuka matanya.


Sekarang, peta 3D dari seluruh penjara sudah muncul di benaknya.


Yang harus dipikirkan adalah......


Bagaimana caranya.... kabur!


Kunci sudah ada di tangannya. Yang harus di hadapi sekarang adalah bagaimana caranya keluar dari pagar pertama, pagar kedua dan menghindari kamera pengawas.

__ADS_1


Gavin kembali menutup matanya dan mulai berpikir.


IQ 140 memberinya beberapa kali lebih cepat berpikir atau bahkan sepuluh kali lebih cepat dari orang biasa.


Hanya dalam beberapa menit, Gavin kembali membuka matanya.


"Menarik. Jika aku tidak salah ingat, malam ini Kota Buchville akan ada badai petir pertama di tahun ini kan?"


"Ya, selama badai petir, biarkan semua orang melihat apa yang disebut buronan yang sebenarnya...."


Gavin berbaring di tempat tidur dengan tenang sambil menunggu malam tiba.


Sementara Gavin sedang menunggu.


Di luar pagar pertama, Gedung Komando.


"Baiklah para pemirsa tersayang, sekarang semua buronan telah dimasukkan ke dalam penjara."


"Tapi selama proses ini, telah terjadi sesuatu yang menarik. Seorang buronan mencoba melarikan diri dari pagar tepat sebelum memasuki penjara. Untungnya, penjaga penjara kami menangkap dia kembali tepat waktu."


Catrine tersenyum di depan kamera.


Ruang siaran langsung juga sangat ramai.


"Gila! Begitu sombong?"


"Hahaha, lucu sekali, dasar orang aneh!"


"Keren!"


Catrine yang melihat konten di ruang siaran langsung juga tersenyum. Dia lalu mengarahkan kamera ke lima petugas penangkapan.


"Kita semua juga tahu bahwa diantara 100 buronan kali ini, ada Master Pembobol Penjara. Kalau begitu coba kalian semua tebak, kapan Master Pembobol Penjara akan muncul di daftar perburuan petugas penangkapan?"

__ADS_1


__ADS_2