Buronan Penjara

Buronan Penjara
Bab 33


__ADS_3

Semua orang mengangguk mendengar kata-kata Jarvis.


"Benar! Kita tangkap dulu bocah ini!"


Jarvis pun langsung mulai bertindak.


20 petugas pemburu dan lima kendaraan off-road di mobilisasi menuju Hotel Internasional Buchville!


Jarvis yang duduk di mobil paling depan menyipitkan matanya sambil mengepalkan erat tangannya.


"Gavin Miller, kan? Aku ingin lihat bagaimana kamu bisa lari kali ini!"


Di halaman siaran langsung, orang-orang langsung tegang melihat Jarvis bertindak.


[Mampuslah sudah, posisi Dewa Gavin sudah ketahuan!]


[Sial! Kenapa mereka cepat sekali bertindak? Di halaman siaran langsung Dewa Gavin, kulihat dia baru saja bangun!]


[Hahaha! Kalian setiap hari membanggakan peserta bernama Dewa Gavin ini. Menurutku, dia akan segera tertangkap!]


[Benar. Dia sendirian ingin melawan seluruh kelompok petugas penangkapan? Jangan harap. Lima orang ini adalah orang-orang yang paling hebat di bidangnya masing-masing.]


[Ckckck. Duduk diam dan tunggu pertunjukan dimulai.]


Jam delapan pagi.


Ini adalah waktu di mana kebanyakan orang bangun dari tidur. Namun, di saat ini halaman siaran langsung malah sangat ramai.


Mereka semua menunggu Gavin tertangkap.


Di saat yang bersamaan, di Hotel Internasional Buchville lantai 14.....

__ADS_1


Gavin menguap sambil duduk di atas tempat tidur.


Dia meregangkan tubuhnya sambil melihat Kota Buchville yang mulai hidup kembali.


"Hari ini juga hari yang cerah, aku sepertinya mendengar suara uang dua miliar masuk ke rekeningku."


Gavin tersenyum.


Hadiah awal buronan yang berhasil melarikan diri adalah dua milyar per hari.


Setelah melewati tujuh hari, hadiahnya menjadi empat miliar per hari.


Setelah 15 hari, berlipat ganda lagi.


30 hari, berlipat ganda lagi.


Uang yang bisa di dapatkan terus bertambah, sampai akhirnya mendapatkan 100 miliar!


Memikirkan hadiah ini, Gavin menjadi sangat senang.


[Gila! Kelihatannya Dewa Gavin bermaksud malas-malasan sebentar di tempat tidur!]


[Aduh, aku panik sekali. Jarvis dan yang lainnya sudah setengah jalan ke sana!]


[Cepat lari, Dewa Gavin! Cepat! Kalau tidak melarikan diri sekarang, kamu akan tertangkap!]


[Dewa Gavin sudah bangkit berdiri! Sudah bangun! Apakah dia sedang bersiap-siap untuk melarikan diri?]


Sejumlah besar orang sangat bersemangat melihat Gavin yang baru bangun.


Namun, saat ini Gavin malah berjalan memasuki kamar mandi.

__ADS_1


Kemudian, terdengar suara air mengalir. Di kaca buram muncul lapisan uap yang dihasilkan oleh air panas.


Dia bisa-bisanya mandi!


Semua orang seketika terdiam.


Kurang ajar!


Dia tidak panik, kita yang panik.


Dia bahkan punya kebiasaan baik untuk mandi setelah bangun tidur, benar-benar sulit dipercaya!


[Kalah sudah.....Dewa Gavin kali ini pasti kalah!]


[Mampuslah sudah, Dewa Gavin akan segera di tangkap.]


[Begitu petugas pemburu mendobrak pintu dan masuk, semuanya akan berakhir.]


Para penonton mulai merasa putus asa.


Sedangkan Gavin sama sekali tidak tahu.


Setelah mandi, dia memakai bajunya dan berjalan keluar dari kamar mandi. Lalu, dia bahkan masih bisa mengeringkan rambutnya dengan santai.


"Bagus, sangat tampan."


Gavin bercermin dari kamera dan merasa sangat puas dengan penampilannya.


Setelah semua ini selesai, Gavin akhirnya berjalan keluar dari kamar di bawah tatapan semua orang.


"Aku lumayan lapar, mesti sarapan dahulu."

__ADS_1


Gavin berbicara sendiri sambil berjalan menuju restoran hotel.


Kartu kamar presidential suite nya ini mempunyai kesempatan sarapan gratis sekali.


__ADS_2